Ketulusan Hati Ailee

Ketulusan Hati Ailee
Cara Membuat Bayi Kembar Sepasang


__ADS_3

Seluruh keluarga besar Erlan dan Maida panik, melihat istri Erlan kesakitan. Daddynya Maida bahkan langsung beranjak dan segera menuju mobil sambil berseru pada sang menantu -Erlan- agar Maida segera dibawa ke mobil. Mommynya Maida pun ikut panik dan mengiringi langkah sang menantu, sampai-sampai wanita yang masih terlihat cantik meskipun sudah banyak memiliki cucu itu lupa berpamitan pada keluarga besar Gilang.


Keluarga Maida yang lain segera menyusul, setelah berpamitan pada Gilang dan Ailee. Keluarga Erlan pun tidak ketinggalan, termasuk kedua kakak Gilang. Menyisakan sepasang orang tua baru tersebut bersama sang oma dan Mama Irna yang tidak tega meninggalkan Gilang dan Ailee sendirian karena ketiga keponakan Gilang juga tidak mau ketinggalan, ikut menyusul ke rumah sakit.


Suasana di rumah sakit bersalin yang terdekat dengan kediaman Gilang itu, langsung riuh. Terutama di depan ruang tunggu tempat Maida tengah menjalani operasi cesar. Ya, Maida memiliki pinggul yang sempit sehingga akan mengalami kesulitan baginya jika memaksakan diri untuk melahirkan secara normal. Berbeda dengan saudari kembarnya yang bisa melahirkan secara normal bayi kembar laki-laki yang kini hampir berusia tiga bulan.


"Jangan spaneng gitu, dong, Pakdhe. Kak Mai dan bayi-bayinya pasti akan baik-baik saja. Oh ya, Pakdhe. Nanti, Iqbal boleh 'kan, urun nama buat anak-anaknya Kak Mai?" Suara adik sepupu Maida itu, mengurai ketegangan semua orang yang berada di sana dan perhatian seluruh keluarga kini tertuju pada pemuda berwajah genteng tersebut.


"Jangan! Nanti kamu kasih nama yang tidak jelas apa artinya. Kamu saja kalau bicara suka tidak jelas gitu, kok, Nang," tolak Daddy Rehan.


"Kami kemarin sudah membahas nama untuk anak-anaknya Kak Mai, Dad," sahut Satria yang memanggil daddynya Maida seperti istri Erlan memanggil sang daddy.


"Oh, ya. Siapa?" sahut Iqbal, bertanya.

__ADS_1


"Awalnya karena kami belum tahu kalau ternyata baby-nya Kak Mai kembar, kami siapkan nama Alkaline. Setelah tahu kalau mereka ternyata kembar, menurut oma buyut Alkaline itu bisa untuk dua nama, Alka dan Aline," terang Satria dan Daddy Rehan mengangguk-anggukkan kepala.


"Bagus juga, Nang. Artinya juga bagus, tapi biar saja Er dan Mai yang memutuskan siapa nama untuk bayi mereka nanti," tutur Daddy Rehan, bijak.


Perbincangan mereka terhenti, ketika pintu ruang operasi dibuka dari dalam. Nampak seorang dokter keluar dan kedua orang tua Erlan, serta kedua orang tua Maida langsung mendekat.


"Bagaimana cucu kami, dok? Apa mereka lahir selamat?" tanya mamanya Erlan, nampak tidak sabar.


"Alhamdulillah, Bu, Pak. Cucu Bapak dan Ibu, kembar sepasang dan keduanya lahir dalam kondisi sehat, sempurna," terang dokter wanita berhijab tersebut.


Erlan menyusul keluar kemudian dan pemuda tampan itu langsung mendapatkan pelukan hangat dari sang mama. Ya, wanita paruh baya tersebut sangat bahagia karena mendapatkan hadiah istimewa dari sang putra. Putra bungsu yang sudah dinantikan sejak lama, kapan akan memberinya cucu dan sekalinya memberi cucu langsung dua.


Kedua mertua mertua Erlan juga memberikan ucapan selamat pada suami dari salah satu putri kembar bungsunya. "Kondisi Mai bagaimana, Bang Er?" tanya sang mommy, nampak khawatir.

__ADS_1


"Alhamdulillah, sudah membaik, Mom. Sepertinya, bisa segera dipindahkan ke ruang perawatan," balas Erlan.


Suami dewasa Maida itu lalu sibuk menerima ucapan selamat dari para saudara. Sementara kedua orang tuanya serta mertua, masuk ke dalam untuk menemani Maida. Wajah pemuda itu nampak sangat bahagia.


"Om Er. Selamat, ya," ucap ketiga keponakannya dengan kompak.


"Baby Alka dan Baby Aline, apa sudah bisa kami lihat, Om?" tanya Kukuh kemudian.


Erlan menghela napas panjang mendengar sang keponakan memanggil kedua bayinya demikian. Namun, sedetik kemudian pemuda yang murah senyum itu tertawa lebar. Hal itu membuat ketiga keponakannya, menatap Erlan dengan tatapan heran.


"Ada apa, sih, Om?" tanya Reno.


"Oke, om setuju dengan nama itu. Setelah ini, om akan buat lagi kembar sepasang dan akan om kasih nama Eve dan Redy." Erlan tergelak sendiri setelah mengatakan demikian. Dia teringat dengan merk sebuah batu baterai, Eveready.

__ADS_1


"Om-Om. Emang, cara membuat bayi kembar sepasang, bagaimana?" Pertanyaan Kukuh, seketika menghentikan tawa Erlan. Pemuda itu lalu menyugar kasar rambutnya dan berlalu meninggalkan ketiga keponakan tanpa memberikan jawaban.


☕☕☕ bersambung ... ☕☕☕


__ADS_2