
...~Happy Reading~...
“Ada apa dengan adik nya?” tanya dokter wanita tersebut membuka suara ketika melihat Langit terdiam menatap nya.
“Di—dia kecelakaan, dan tadi bilang kalau perut nya sakit, lalu pingsan.” Jawab Langit sedikit terbata dengan mata yang masih terus menatap ke arah dokter wanita tersebut.
Sementara dokter wanita itu, segera menyuruh Langit agar meletakkan Jingga di atas brankar ruang UGD. Untuk sesaat, dokter itu menyuruh Langit keluar agar dirinya bisa memeriksa Jingga dengan baik. Melihat keadaan Jingga dengan bibir bengkak dan berdarah serta terdapat sedikit darah di bagian sensitif nya, membuat sang dokter mengerutkan dahi.
‘Apakah ini korban kekerasan sesksual?’ batin nya seraya berfikir dan mengira ngira.
Setelah memastikan bahwa keadaan Jingga stabil, dokter itu kembali keluar dan menemui keluarga pasien.
“Ba—bagaimana keadaan nya?” tanya Langit dengan begitu emas dan paik.
“Dia, siapa anda?” kata dokter itu malah balik bertanya, kini tatapan matanya menatap Langit seolah melihat seorang penjahat.
“Dia istri ku!” jawab Langit datar, “Jadi jawab, bagaimana keadaan nya saat ini?” tanya nya lagi yang mulai risi dan kecewa dengan tatapan mata dokter wanita itu.
__ADS_1
“Apakah kalian korban perjodohan? Maksudku, apakah anda habis memperkosaa nya? Atau anda—“
“Whatt!” pekik Langit tak habis pikir mendengar pernyataan dari dokter, “Dia istri saya, bagaimana bisa saya memperkosa nya!” seru nya dengan penuh emosi.
“maka dari itu saya bertanya, apakah anda habis memaksa nya untuk melayani anda? Melihat dari luka di bibir nya, sudah di pastikan bahwa anda bermain kasar dengan fisik nya,” jelas dokter menghela napas dengan cukup berat, “Saya tidak tahu, bagaimana laki laki se dewasa anda bisa menikahi gadis kecil seperti nya, apalagi sampai tega bermain kasar. Tapi saya ucapkan selamat, karena bayi anda begitu kuat dan masih ingin bertahan di rahim ibunya!” imbuh nya yang begitu menohok hati Langit sehingga membuat emosi Langit semakin terpancing.
“Saya tidak pernah kasar dengan seorang wanita! Jadi jangan sampai, anda dokter perempuan pertama yang akan saya kasarin atau mungkin saya habisi!” ancam Langit dengan mengepalkan tangan nya kuat.
“Satu lagi, mau bagaimana pun saya dulu dan dia menikah. Itu bukan urusan anda, anda cukup kerjakan tugas anda sebagai dokter, sebelum pekerjaan itu lenyap!” imbuh nya, lalu Langit segera pergi dengan perasaan penuh dengan amarah.
Setelah sampai di ruang perawatan Jingga, Langit langsung duduk dan menggenggam tangan istri nya dengan begitu lembut.
“Sayang ... “ panggil Langit dengan lembut sambil mengusap usap rambut kepala Jingga, “Bangunlah, jangan membuat ku khawatir. Maafin Mas,” imbuh nya dan kini ia mencium punggung tangan wanita nya.
Langit masih terus mengingat bagaimana wajah dokter tadi, hingga membuat nya sedikit terpana dan mengingat masa lalu. Namun, dalam sekejap pula dirinya di jatuhkan setelah di terbangkan.
‘Apakah wajah ku terlihat seperti predator? Atau penjahat kelaminn!’ gumam nya dengan begitu kesal ketika mengingat kembali kata kata yang di ucapkan dokter beberapa saat yang lalu, “Dan apa tadi katanya? Selamat, bayiku masih bertahan, ckck apakah bayiku bisa berbicara dan mengatakan bahwa dia betah di rahim Jingga?” cibir nya dengan menghela napas sedikit berat.
__ADS_1
Namun hanya beberapa saat, tiba tiba Langit terdiam. Dahi nya berkerut dengan mata sedikit memicing, seolah dirinya merasa seperti ada yang mengganjal dengan kata kata yang di ucapkan oleh dokter.
‘Bayi ... masih betah di rahim ibu nya. Wait, apakah—“ Langit langsung membulatkan matanya dengan sempurna kala mengingat kembali pernyataan dokter tadi dengan begitu jelas.
“Istri ku hamil!” pekik nya begitu terkejut dan langsung menutup mulut nya dengan tangan.
.
.
...Kira kira bakal tamat di eps berapa nih? ...
...5 lagi gimana menuju ending 🙈🙈...
...Like dan komentar dong, biar Mommy semangat nulis nya dan gak buru buru namatin 🙈🙈🤣 #Mode ngancem ah, sekali kali ✌🏻😎...
...Memang nya kang Kulkas doang yang bisa ngancem, 😎😎😎...
__ADS_1