Langit Jingga

Langit Jingga
Bintang untuk Angkasa


__ADS_3

...~Happy Reading~...


“Selamat pagi, Ayah, Bunda.” Sapa seorang gadis berambut ekor kuda itu langsung mencium pipi kedua orang tuanya, lalu duduk di sebelah sang adik, “Pagi ganteng,” imbuh nya seraya mencubit gemas pipi kedua adik nya.


“Kakak, sakitt!” rengek anak laki laki yang masih mengenakan seragam putih biru itu dengan kesal, lantaran sang kakak yang sangat hobi untuk mencubit pipi nya.


“Kakak gemes banget sama kamu. Lihatin itu pipi udah kaya squishy,” kata sang kakak terkekeh.


“Sudah sudah, Bintang, dimana Angkasa?” tanya sang bunda seraya menuangkan sarapan untuk suami nya.


“Bun, Bintang udah lelah, beneran deh. Bintang nyerah kalau harus ngebanguninn manusia satu itu lagi. Gak mau pokoknya,” kata gadis itu langsung memanyunkan bibir nya kesal dan segera menggigit roti yang sudah di buatkan oleh sang bunda.


Angkasa Gaharu, di antara anak anak Langit dan jingga lainnya, hanya dia yang paling sulit untuk di atur, menurut Langit dan Jingga. Sangat berbeda dengan Sky, Akasa apalagi Bintang, semuanya sangat penurut. Walaupun kelakuan Bintang sebenarnya di luar sana masih sama seperti Angkasa.


Namun, setidaknya, Bintang anak yang rajin dan suka bangun pagi. Sementara Angkasa? Tidak perlu di tanya, bahkan anak itu sudah menjadi langganan guru BK di sekolah nya. Beruntung, itu adalah sekolah milik ayah nya sendiri, bagaimana bila sekolah lain? Sudah pasti Angkasa langsung di DO sejak bulan pertama masuk sekolah.

__ADS_1


Bunda Jingga hanya bisa menghela napas nya berat, rasanya ia juga sudah lelah untuk membangunkan anak keduanya tersebut.


“Mas, kamu yang bangunin deh,” kata bunda langsung menyengir lebar menatap wajah sang ayah, “Cuma kamu yang dia takutin. Buruan Mas, udah siang ini, bentar lagi telat mereka,” imbuh sang bunda, lalu dengan santai nya, Bunda malah duduk di sebelah Bintang dan memulai sarapan.


Sementara itu, Langit hanya bisa mendengus dan menghela napas nya berat.


“Sabar ya, Ayah,” bisik Bintang terkekeh kecil kepada snag ayah.


Baru saja Langit hendak beranjak dari duduk nya. Tiba tiba ia mendengar suara gedubrakan dari lantai dua. Mmebuat semua yang sedang menikmati sarapan seketika langsung mengerutkan dahi dan menatap ke arah tangga.


“Satu,” gumam Bintang menghitung dengan jarinya.


“Ti—“ belum sempat Akasa menghitung angka tiga, tiba tiba Angkasa sudah tiba terlihat menuruni tangga dengan langkah terburu buru.


“Kakak kenapa gak bangunin sih! Kemarin kan, gue bilang kalau pagi ini ada janji penting! Ajhhh gimana sih, jadi orang gak bisa di andelin banget!” seru nya dengan nada ketus, lalu ia segera berpamitan kepada orang tuanya dengan tampang menahan kesal.

__ADS_1


“Angkasa, kamu gak mau sarapan dulu?” tanya bunda Jingga mengerutkan dahi nya, melihat penampilan sang putra.


“Angkasa udah telat Bunda. Gara gara anak bunda tuh! Katanya kemarin mau bangunin, dasar pembohong!” cetus Angkasa melirik sinis kepada kakak nya.


“Heh, kamu aja yang kebo. Susah di bangunin, makanya punya kuping jangan di sumpel terus pake earphone, budek kan lo!” seru Bintang sudah mulai keluar sifat nya bila sudah bersama sang adik, “Kebanyakan ps mulu sih kalau malem!”


“Berisik lo!” cetus Angkasa yang tiba tiba langsung merampas roti di tangan Bintang dan langsung berlari pergi.


“Woy, itu punya gue! Angkasaaa!” teriak Bintang dengan kesal, “Tuh kan, Ayah sama bunda lihat sendiri, kelakuan anak itu!” kata Bintang langsung memanyunkan bibir nya kesal.


Ayah dan bunda tidak bisa berkomentar, keduanya hanya bisa saling menatap dan menggelengkan kepalanya. Entah mengapa, sejak memasuki sekolah SMA kini, Angkasa lebih banyak berubah. Dia lebih sering bertengkar dan berdebat dengan Bintang, padahal dulu anak laki laki nya itu lebih banyak mengalah.


“Sudahlah, Bintang berangkat dulu ya Ayah, Bunda,” ujar Bintang segera berpamitan kepada ayah bunda nya, lalu ia juga dengan usil mengecup pipi kedua adik kembar nya.


“Kakak!” seru keduanya bersamaan dan langsung mengusap pipi nya, membuat Bintang langsung terkekeh dan berlari keluar.

__ADS_1


... To be continue... ...


Holaaa... siapa aja nih yang udah nunggu kamar untuk Angkasa? anak pak Langit yang paling ganteng 🤭 Eh adeknya juga ganteng sih, tapi yang ini paling tengil deh 🙈🤣 Yuk mampir, cek profil Mommy dan silahkan masuk ke kamar Bintang untuk Angkasa 😍😍😍🥰🥰🥰


__ADS_2