Married With Pilot

Married With Pilot
S2. Bukan pelampiasan


__ADS_3

“Kau terlalu akrab dengan Claudia,” ucap Samantha dengan nada ketus setelah mereka bertiga kembali dari supermarket. Claudia, tentu saja telah kembali ke tempat tinggalnya dengan trik licik dari Samantha.


Philip hanya menaikkan sebelah alisnya tanpa menjawab ucapan Samantha yang tampak sangat kesal.


“Lihat, jika aku tidak di sini, ia pasti akan merayuku! Aku yakin itu,” ujarnya dengan ekspresi bersungut-sungut.


“Kau sedang cemburu?” tanya Philip sambil melingkarkan lengannya di pinggang ramping milik Samantha.


Samantha tergagap. “A-aku tidak,” katanya. “Aku hanya takut ia membuatmu dalam kesulitan di masa depan.”


Philip memerangkap cuping telinga Samantha menggunakan kedua bibirnya. “Hhmmm....”


Samantha berusaha menjauhkan tubuhnya dari kungkungan lengan Philip. Beberapa hari tinggal bersama Philip dalam satu atap tanpa sedetik pun terpisah, mereka hanya makan, tidur, bercinta dan menonton acara televisi.


“Philip lepaskan aku,” ucap Samantha. “Aku harus mengeluarkan cucian dari mesin cuci.”

__ADS_1


Philip masih menggoda kulit Samantha dengan kecupan-kecupan kecil di bagian belakang leher Samantha. “Biar aku saja,” bisiknya dengan suara parau.


“Kalau begitu lepaskan aku.” Samantha meronta hingga Philip akhirnya melepaskan kungkungan lengannya.


Pria itu berjalan menuju mesin cuci berada lalu mengeluarkan semua cucian yang telah bersih dan setengah kering, memindahkannya ke dalam keranjang lalu membawanya ke tempat jemuran pakaian. Samantha mengikuti Philip, mereka bekerja sama melakukan pekerjaan sambil bercakap-cakap ringan sambil sesekali tertawa karena gurauan Philip.


Philip bersedekap sambil menyandarkan bahunya di dinding yang berada di balkon unit empat tinggal mereka sementara Samantha berdiri di belakang pagar pembatasan balkon yang terbuat dari besi.


“Aku tidak menyangka jika kita berada di sini,” ucap Samantha sambil menatap bangunan-bangunan yang terhampar di depan matanya.


Samantha tidak menjawab.


“Baiklah, aku tidak akan bertanya lagi hingga waktu kita melakukan pendekatan genap satu bulan,” kata Philip sambil meletakkan dagunya di pundak Samantha.


“Philip, apa kau begitu frustrasi kepada Keiko hingga....” Samantha tidak melanjutkan kalimatnya karena Philip langsung membalik posisi tubuh Samantha menjadi menghadap ke arahnya.

__ADS_1


Pria itu menatap mata Samantha dengan tatapan langsung berfokus ke matanya. “Apa selama ini aku pernah memperlakukanmu sebagai pelampiasanku?”


Samantha merangkai seluruh ingatannya, seingatnya Philip tidak pernah mengeluh tentang Keiko. Semenjak Keiko lepas dari genggamannya pria itu tidak pernah mengungkit-ungkit apa pun. Ia menerima semua yang terjadi dengan lapang dada, menganggap Keiko sahabatnya seperti sedia kala sebelum mereka berdua menjalin hubungan. Akhirnya Samantha menggelengkan kepalanya.


Philip menangkup kedua pipi Samantha menggunakan telapak tangannya. “Keiko sahabat kita, jangan pernah menganggap dirimu hanya pelampiasanku karena aku patah hati dari Keiko. Iya, aku memang memiliki rasa kepada Keiko tapi itu dulu, sekarang perasaanku kepada Keiko hanya sebatas sahabat, tidak lebih. Aku ingin hidup denganmu, menikahimu, aku... entah apa ini tapi aku yakin aku jatuh cinta padamu, entah sejak kapan yang jelas aku tidak bisa hidup tanpa dirimu. Aku memerlukanmu, aku ingin kau mendampingi hidupku, menua bersamamu,” ucapnya panjang lebar.


Bibir Samantha bergetar. Sebuah kalimat yang ingin ia suarakan tidak sampai di bibirnya, ia terpaksa menelan kalimatnya.


“Tidak perlu menjawab sekarang, aku hanya ingin mengungkapkan apa yang ada di dalam benakku.” Philip menyatukan keningnya di kening Samantha. “Kau harus tahu, betapa tersiksanya aku selam kau menghindariku.”


Samantha meraih lengan Philip dengan hati-hati. Perasaannya sangat bahagia karena ia telah tahu apa yang ada di dalam benak Philip sekarang. Meski jantungnya terasa melompat-lompat karena bahagia ia tidak serta Merta merasa lega karena masih ada satu ganjalan lagi di perutnya. Janin yang sedang berkembang dan pasi tidak akan bisa lagi disembunyikan lebih lama lagi. Samantha masih bingung bagaimana cara memberi tahu Philip tentang keberadaan calon buah hati mereka.


TAP JEMPOL KALIAN DAN JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK KOMENTAR ❤


TERIMA KASIH ❤️

__ADS_1


🍒🍒🍒🍒


__ADS_2