Married With Pilot

Married With Pilot
Memperebutkan Nino 2


__ADS_3

VOTE DENGAN POIN NOVEL INI, DENGAN KOIN JUGA BOLEH.


HANYA MINTA UPDATE TAPI SAYANG POIN BUAT VOTE!


🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


Kiko memutar bola matanya tidak senang. Ia memiringkan kepalanya menatap suaminya yang duduk di sampingnya kemudian ia berkata, “tidak. Yang akan menikah adalah aku dan kau, bukan Mommy.”


“Astaga Keiko sangat kekanakan,” ucap Livia, ia juga memutar bola matanya tampak kesal.


“Sepertinya Mommy yang lebih kekanakan, kau selalu cemburu jika aku mendekati Daddy sekarang kau mendekati suamiku.”


Anthonino hampir tak mampu menahan tawanya karena merasa dua wanita sedang memperebutkan dirinya dan konyolnya kedua wanita itu adalah ibu mertua dan istrinya.


“Di Tokyo ada sebuah Gereja katedral tidak sebesar di London atau di Moscow, tetapi kita bisa melakukan pemberkatan di sana seperti Jonathan dan Tiffany.” Livia memberitahu Anthonino.


“Baik Mommy. Tidak masalah.” jawab Anthonino.


“Untuk resepsi kalian tenang saja, hotel milik keluarga Tjiptadjaja kalian tinggal pilih, gunakan sesuka hati.”


Livia menutup majalah di tangannya, matanya tertuju kepada Anthonino dan putrinya kemudian wanita itu berucap, “Kei, gaun pengantin kau banyak memiliki kenalan perancang terkenal serahkan saja pada Lelya dan Sarah. Kalian jangan terlalu lelah.”


Keiko tampak tidak berminat dengan semua ucapan ibunya, ia justru tampak memutar bola matanya tanpa menanggapi perkataan ibunya.


“Oh ya Kei, kalian bersantai lah sambil menunggu Daddy kalian kembali. Atau ajak suamimu beristirahat di kamarmu. Mommy akan memerintahkan pelayan untuk memasak semua makanan kesukaan kalian. Oh iya Nino, Mommy belum tahu apa makanan kesukaanmu, apa yang ini kau makan malam ini?” Livia bangkit dari duduknya.


Antonio tersenyum simpul. Kemudian menjawab, “aku makan apa saja yang disukai oleh istriku.”


“Baiklah,” kata Livia, “Kei, apa yang ingin kamu makan untuk makan malam ini?”


“Terserah Mama saja.” Keiko masih tampak cemberut.


Setelah ibunya meninggal kan ruang keluarga di mana mereka bertiga duduk, Keiko membawa suaminya menuju ke dalam kamarnya. Kamar yang dulu ia tempati sebelum ia tinggal di London.


“Jadi ini kamarmu?” Anthonino memeluk pinggang istrinya dari belakang.


Keiko yang mengangguk.


“Kau seperti anak kecil,” Anthonino menggoda Keiko karena kamar itu di desain memang lebih cocok untuk Crystal.

__ADS_1


“Aku meninggalkan kamar ini saat usiaku tujuh belas tahun. Aku pindah ke London, rasanya telah lama tidak menempati kamar ini, mungkin dalam setahun hanya beberapa kali. Aku tidak pernah memikirkan untuk mengganti desain dan barang-barang di sini.”


“Ternyata kau berpikir efisien juga ya.”


“Terkadang,” jawab Keiko sambil membalikkan badannya menghadap suaminya lengan Keiko melingkar di pinggang Anthonino dengan alami dan tampak begitu intim. “Ngomong-ngomong apa yang kau lakukan kepada Mommy? Dia tiba-tiba bersikap manis kepadamu. Kau pasti telah menyuapnya. Apakah aku benar?” kiko menatap suaminya dengan tatapan galak.


Anthonino menaikkan kedua alisnya bibirnya menyaringnya jahil.


“Katakan padaku apa yang kau lakukan kepada Mommy.” Keiko semakin menata semakin menatap Anthonino dengan tatapan tajam.


“Menurutmu?”


“Tidak. Aku tidak ingin menebak, aku sedang malas berpikir.”


“Kau benar, aku menyuap Mommy.”


“Sudah kuduga,” Keiko tersenyum lebar. “Dia sangat matre,” ucap keiko mengatasi ibunya sendiri.


Anthonino hanya menyeringai mendengar istrinya mengatasi ibunya sendiri. “Beri nilai kepada suamimu,” pinta Anthonino.


“Kau sungguh licik, Jadi barang apa yang kau berikan kepada Mommy?”


“Hanya satu buah tas Chanel, parfum dan jam tangan.”


“Tentu saja.”


Kiko menggelengkan kepalanya bagaimanapun ia tahu ibunya itu adalah wanita matre, gila pujian dan tentu saja barang-barang itu meluluhkan hatinya. Keiko yakin di masa lalu ayahnya merayu ibunya itu dengan cara seperti itu cara seperti Anthonino mendapatkan hati ibunya.


“Kau benar-benar perayu ulung.”


“Aku tidak aku tidak perlu merayumu,” kata antonim membela diri.


“Mamang kau tidak merayuku, tetapi kau sering mengatakan kata-kata manis kepadaku,” ucap Keiko, wajahnya tampak merona merah.


“Kau pantas mendapatkan kata-kata manis dan perlakuan manis cintaku. Kau adalah wanita yang sangat spesial di dalam hidupku.” Anthonino mulai mengeluarkan kata-kata manisnya.


“Kau benar-benar mulutmu ma-“


Anthonino mencumbu bibir istrinya, ciumannya begitu halus dan lembut. Keiko membuka sedikit bibirnya menerima ciuman lembut suaminya. Membiarkan lidah Anthonino menjelajah lidahnya, tenggelam dalam ciuman memabukkan yang membuat jiwa kedua insan tersebut mulai terbakar gairah.

__ADS_1


Namun, ciuman mereka terhenti manakala pintu kamar Keiko terbuka. Crystal, gadis kecil itu menyembulkan kepalanya di pintu yang terbuka.


“Aunty Keiko,” sapa kristal dengan suara imut.


Keiko segera mendorong dada Anthonino menggunakan kedua telapak tangannya, ia diam-diam menggigit bibirnya yang basah karena ciuman Anthonino.


“Crystal,” sapa Keiko. “Aunty tidak melihatmu datang, Apa kau datang bersama Papamu?” Keiko menghambat menghampiri Crystal.


“Mama mengantarkanku Mama ada di bawah,” jawab Crystal.


Anthonino juga mendekati gadis kecil itu, kemudian iya sedikit menekuk kakinya agar menyesuaikan tinggi badan Crystal.


“Apa kabarmu cantik?” Anthonino mengusap rambut di kepala Crystal.


“Uncle Nino, aku merindukanmu.” Crystal ucapkan matanya beberapa kali bulu matanya yang panjang-panjang tampak begitu indah seperti kupu-kupu yang mengepakkan sayapnya.


“Oh gadis yang manis, uncle juga merindukanmu.”


“Uncle Nino. Bagaimana jika kita bermain piano?” Tatapan Crystal tampak begitu mengharap.


“Bermain piano?”


Crystal mengangguk.


“Baiklah di mana kita bisa bermain piano?”


Keiko mendengus karena kedua orang di depannya sama sekali tidak mempedulikan keberadaannya, seperti itulah dirinya. Sejak kecil Crystal tidak tertarik dengan Keiko, kecuali gadis kecil itu terpaksa dan ada maunya.


VOTE DENGAN POIN NOVEL INI, DENGAN KOIN JUGA BOLEH.


JANGAN HANYA MINTA UPDATE TAPI SAYANG POIN BUAT VOTE!


TAP JEMPOL KALIAN ❤️


JANGAN LUPA JEJAK KOMENTAR ❤️❤️❤️


RATE BINTANG LIMA ⭐⭐⭐⭐⭐


TERIMA KASIH ❤️❤️❤️

__ADS_1


FYI : RAMAIKAN JUGA KARYAKU LAURA.


GRUP CHAT NT UDAH AKU BUKA KEMBALI BUAT RUMPI DAN MULUNG POIN, SILAKAN DI RAMAIKAN 🙏🙏


__ADS_2