Married With Pilot

Married With Pilot
S2. Bayi


__ADS_3

Philip dan Samantha menghabiskan waktu mereka di atas ranjang dengan berbagai posisi dan gaya, mereka melewati siang itu untuk mencurahkan kasih sayang di antara mereka, meski Philip tidak menyatakan cintanya dan Samantha juga masih bungkam tetapi degup jantung yang berpacu cepat sama-sama mereka rasakan.


Besok paginya saat mereka baru saja usai menghabiskan sarapan pagi mereka, Samantha tiba-tiba mengeluhkan bagian perutnya terasa kram dengan tiba-tiba. Philip yang sedang membersihkan peralatan makan segera menghampiri Samantha yang sedang mengelap meja makan. Ia terkejut manakala menyaksikan darah segar merembes dari pangkal paha Samantha, mengalir melewati paha Samantha dan telah berceceran di lantai.


“Sam, kau berdarah!” ucap Philip dengan nada panik.


Ia bergegas mengenakan pakaiannya dan juga membantu memasangkan pakaian yang pantas untuk Samantha yang terus merintih dan memegangi perutnya. Setelah memanggil ambulans, Philip bergegas menggendong Samantha ala bridal style menuju lobi apartemen. Perasaan Philip tentu saja sangat khawatir karena napas wanita di dalam gendongannya melemah, Samantha pingsan.


Seperti mendapatkan Sambaran petir saat mendengar bahwa Samantha ternyata sedang mengandung, dokter juga mengatakan bahwa Samantha terlalu lelah dan pastinya dokter juga menyalahkan Philip karena seharusnya dalam tri semester pertama tidak di perbolehkan untuk terlalu sering berhubungan badan.


Philip duduk di samping ranjang sambil menatap wajah pucat Samantha, beruntungnya janin yang ada di dalam kandungan Samantha bisa di pertahankan. Philip merasa sangat berdosa karena tidak tahu jika Samantha sedang mengandung, ia menyesal telah bercinta dengan Samantha sepanjang waktu selama mereka berada di Dublin.


Andai ia tahu Samantha tengah mengandung buah hatinya, pasti Philip akan memperlakukan Samantha dengan lebih baik lagi, memanjakannya dan tidak memforsir tenaganya setiap saat demi kepuasan.


Ah, alangkah bodohnya.


Setelah beberapa jam Samantha tertidur akhirnya ia membuka matanya. Ia menatap Philip yang berada tepat di depannya.


“Sayang, kau bangun?”


Sayang, pertama kali Philip memanggil seorang wanita dengan panggilan sayang, bahkan kepada Keiko sekalipun ia belum pernah memanggilnya dengan sebutan mesra seperti itu.


Kulit wajah Samantha yang menjadi sedikit merona.

__ADS_1


“Apa masih terasa tidak nyaman?” tanya Philip sambil meraba perut Samantha dengan hati-hati.


Samantha menggelengkan kepalanya.


“Aku telah memesan beberapa makanan untukmu, semua makanan kesukaanmu, kau harus segera pulih agar calon bayi kita tumbuh sehat.” Philip menyapukan bibirnya di kening Samantha kemudian ia bangkit dari kursi lalu melangkah menuju meja di mana ia telah menyiapkan makanan untuk Samantha.


“Kenapa kau tidak memberitahu bahwa kita akan memiliki seorang bayi?” tanya Philip sambil menyendok sup dari mangkuk di tangannya.


Samantha mengerjapkan matanya seolah ia tidak percaya Philip tidak memarahinya. “D-dia bukan anakmu,” ucap Samantha. Ide itu tercetus tiba-tiba.


“Oh,” jawab Philip seakan tidak peduli.


“Kau tidak perlu bertanggung jawab atas bayi yang ada di kandunganku,” ucap Samantha.


Samantha tampak berpikir sejenak, ia mengucapkan nama pria yang bersitegang dengan Philip di London kurang lebih dua yang lalu. Mendengar apa yang di ucapkan Samantha, ekspresi wajah Philip tampak biasa saja. Tidak ada perubahan apa pun.


“Buka mulutmu,” kata Philip sambil mengarahkan sup ke mulut Samantha.


Dengan patuh Samantha menerima suapan demi suapan hingga sup di dalam mangkuk yang Philip pegang habis tak bersisa.


“Setelah kau pulih kita kembali ke London, pernikahan seperti apa yang kau inginkan?” tanya Philip.


Samantha kembali tergagap. Ia tidak percaya jika Philip mengajaknya menikah meski ia telah memberi tahu bahwa janin yang ada di dalam kandungannya bukanlah anaknya.

__ADS_1


“T-tapi, aku mengandung anak pria lain....”


“Terus apa masalahnya?” Philip menaikkan sebelah alisnya.


“Kau... apa kau tidak keberatan?” tanya Samantha dengan nada lirih.


“Kenap harus keberatan?”


Bersambung.


Sorry pendek banget ya. Aku akan menamatkan dalam satu atau dua bab lagi.


Untuk selanjutnya di mangatoon kalian bisa baca NAUHGTY PARIS.


Ini aku kasih jadwal rilis novelku yang akan tayang, semuanya novel pendek2 berkisar 40-50 chapter saja.


1 Juni di @Dre*ame Devil in My Bed season 2 (Judulnya *****n with the Devil)


1 Juli di Watt*pad Alexa dan Kenzo


1 Agustus (ini belum tau mau di mana tapi yang jelas gak di mangatoon juga) Sidney. genrenya Misteri Romance.


Doakan semuanya lancar ya 😉❤

__ADS_1


__ADS_2