Married With Pilot

Married With Pilot
Firasat Philip


__ADS_3

TAP JEMPOL KALIAN TERLEBIH DAHULU SEBELUM MEMBACA PLIS!


Moscow.


“Sarah, tolong kemasi pakaianku. Kita pindah ke apartemen hingga aku mampu berpikir jernih,” ucap Keiko seraya menghapus air matanya yang berlinang di pipinya yang mulus.


“Kei, pikirkan sebelum kau mengambil keputusan ini. Kau sedang emosi.” Lelya sebagai wanita dewasa mencoba memberikan pandangannya.


Keiko terisak, ia duduk di tepi ranjang sambil sebelah tangannya memegangi dadanya yang terasa sangat sakit. Bukan hanya wajahnya yang terasa telah tertampar, tetapi dadanya terasa berlubang setiap kali mengingat foto-foto yang beredar di internet. Suaminya makan malam dengan romantis bersama seorang wanita di New York, suaminya mabuk dan di papah oleh wanita itu keluar dari restoran kemudian suaminya tampak begitu intim mencumbui bibir wanita seusai makan malam romantis di lorong kamar hotel.


“Tidak Lelya, aku tidak mampu menghadapi suamiku. Aku tidak sanggup melihat wajahnya.”

__ADS_1


Bagaimana mungkin ia bisa menatap wajah Anthonino sementara perasaannya begitu dahsyat di dera ketakutan akan kebenaran bahwa suaminya benar-benar berkhianat.


“Tapi Kei, setidaknya beri suamimu kesempatan untuk menjelaskan kepadamu. Aku tidak ingin kejadian Olivia dan Derren berulang.” Lelya mencoba mengingatkan Keiko dengan kejadian Olivia dan Derren kakaknya di mana dulu Olivia dan Derren terlibat dalam sebuah salah paham yang berlarut-larut. Masalah itu disebabkan oleh Merry hingga Olivia meninggalkan Derren selama tiga tahun. Masalah mereka begitu pelik karena di antara keduanya sama-sama tidak ingin saling menjelaskan duduk perkara yang menjerat keduanya. Olivia tidak mau tidak ingin bertemu Derren karena menganggap Derren menghianatinya, sedangkan Derren tidak mengejar Olivia karena beranggapan bahwa Olivia tidak menginginkannya lagi. Mereka berdua terpisah selama tiga tahun dan dalam perpisahan yang memilukan itu ternyata ada seorang Crystal yang hadir di antara mereka.


“Derren kakakku berbeda. Kakakku tidak memiliki wanita di masa lalunya sedangkan suamiku terlalu banyak wanita di masa lalunya. Aku tidak mampu jika harus bertemu dengannya Lelya, dadaku terasa sangat sakit.” Keiko menyeka air matanya dengan sedikit kasar di wajahnya, ia sangat marah kepada dirinya sendiri yang terlalu gegabah menikahi Anthonino.


“Baiklah, jika itu keputusanmu.” Lelya tidak bisa menentang Keiko karena bagaimanapun ia sadar akan posisinya adalah sebatas asisten Keiko bukan orang tuanya.


“Aku hanya ingin menenangkan diriku untuk sementara waktu hingga aku mampu menerima kenyataan ini,” ujar Keiko.


“Aku tidak menginginkan tempat ini, aku sama sekali tidak memerlukan istana jika di dalamnya tak ubahnya neraka. Aku memiliki uang, lebih baik sekarang sewa saja satu buah apartemen hingga kontrak kerjaku selesai di sini, setelah itu aku akan kembali ke London tinggal bersama Granddad.” Tempat terbaik menurut Keiko adalah bersama kekeknya ia bisa memainkan piano bersama pria tua itu sepanjang hari lalu berlari ke taman untuk melihat galeri lukisan milik neneknya. Ia akan menghabiskan hidupnya di sana, jauh dari ketenaran dan kehidupan yang mengharuskan ia terus menjaga citra baik dan sempurna di mata publik.

__ADS_1


Di titik ini Keiko merasa sangat lelah. Lelah menjalani hidup yang terus saja di tuntut untuk terlihat bahagia dan sempurna. Tuntutan itu datang dari dirinya sendiri, ia adalah seorang putri dari keluarga ternama di Jepang, ia adalah seorang cucu dari seorang master yang ternama pula. Sekarang ia adalah istri dari seorang pemilik maskapai penerbangan nomor satu di Rusia, ia menginginkan kesempurnaan di setiap kehidupannya. Tetapi, semua ternyata sangat melelahkan. Ia telah berjasa keras menjadi pianis, ia telah berusaha keras menjadi seorang model agar namanya melejit sebanding dengan nama model yang ternama di dunia. Sekarang ia hanya ingin rumah tangganya tampak sempurna tetapi semuanya bahkan belum genap tiga bulan dari pengumuman pernikahan resmi mereka dan badai telah menerjang rumah tangganya. Ia tidak tahu apakah rumah tangganya akan mampu bertahan atau tidak, yang jelas ia tidak ingin lagi tinggal satu atap dengan pria yang meniduri wanita lain di luar rumah.


Lelya menghela napasnya yang terasa berat kemudian ia menatap Sarah, sesaat keduanya saling bertatapan dengan kebingungan yang teramat dalam tergambar jelas di wajah mereka.


“Lelya, tolong kau katakan kepada kakakku Joe untuk memblokir semua server yang memuat gambar itu. Aku tidak ingin foto-foto itu sampai kepada Daddy. Aku tidak ingin orang tuaku mengkhawatirkan aku,” kata Keiko sambil berjalan memasuki kamar mandi berniat untuk membasuh wajahnya yang tampak mengerikan karena air mata.


Lelya mengangguk, ia mengambil ponselnya dan menjalankan instruksi Keiko sementara Sarah ia masuk ke dalam walk in closet dan mengepak beberapa pakaian Keiko serta keperluan yang lainnya. Dua jam kemudian mereka telah tiba di apartemen yang ditempati oleh Samantha dan Philips tentunya.


Samantha memeluk Keiko yang masih saja terus menangis, sekali Samantha menyapu air matanya sendiri, ia merasa iba karena pernikahan Keiko di terpa badai yang tidak bisa di bilang kecil. Ia juga tidak menyangka jika firasat Philip begitu tajam.


Samantha menatap Philip dengan tatapan seolah ia bertanya, ‘apa yang harus kita lakukan?'

__ADS_1


Sementara Philip, ia hanya menatap kedua gadis yang berpelukan di depannya dengan tatapan lurus.


TAP JEMPOL KALIAN ❤️ DAN JANGAN LUPA JEJAK KOMENTAR ❤️ TERIMA KASIH ❤️


__ADS_2