Married With Pilot

Married With Pilot
Jaga dirimu


__ADS_3

TAP JEMPOL KALIAN TERLEBIH DAHULU SEBELUM MEMBACA PLIS!


🌸🌸🌸🌸🌸


Anthonino duduk di bangku kemudi sebuah Maybach. Ia sedang menunggu Keiko di depan pintu keluar gedung agensi model yang mengontrak istrinya sejak pagi hari hingga waktu merayap hampir mendekati sore, Anthonino melacak keberadaan Keiko dari GPS yang ada di ponsel Keiko. Sebenarnya ia bisa saja memasuki gedung itu untuk menemui istrinya namun mengingat gosip miring yang menerpa rumah tangga mereka Anthonino lebih baik bersabar menunggu di dalam mobil. Ia tidak ingin semakin membuat kekacauan, sudah cukup sejak ia turun dari pesawat orang-orang menatapnya dengan tatapan aneh karena skandal yang di ciptakan Lidya.


Mengingat Lidya rasanya darah Anthonino bergolak, ia ingin mencekik gadis itu hingga mati. Apalagi mengingat orang suruhannya sampai saat ini belum menemukan Lidya, amarahnya semakin menggebu-gebu.


Anthonino terus mengawasi setiap orang yang berlalu lalang di tempat itu, ia tidak melewatkan satu orang pun yang melewati pintu keluar dan berharap istrinya menampakkan batang hidungnya. Berulang kali ia melirik arloji yang melingkar di pergelangan tangan kirinya, berulang kali juga ia memukul kemudi mobilnya untuk melampiaskan kemarahan yang mendera batinnya. Andai jarak New York dan Moscow tidak terbentang jauh rasanya ingin sekali menyeret Lidya dengan tangannya sendiri agar lebih memudahkan ia meyakinkan istrinya.


Tiba-tiba sekerumunan pemburu berita terlihat mengejar pintu keluar. Anthonino yakin, mereka mengejar Keiko. Ia segera membuka pintu mobilnya, melangkahkan kakinya dengan bergegas dan menyeruak di antara pemburu berita yang mengerumuni istrinya, dengan sigap ia merengkuh bahu Keiko melindungi Keiko yang terus langsung menyembunyikan wajahnya di dada Anthonino.


“Kami akan menjawab seluruh pertanyaan yang rekan-rekan ajukan. Tetapi, tidak sekarang. Kami akan membuat pengumuman secepatnya untuk menggelar jumpa pers.” Anthonino berbicara dengan sangat tenang kepada para pemburu berita lalu perlahan berjalan menjauhi para pemburu berita yang di hadang oleh Arima, Sarah dan lelya. Mereka berdua menuju Maybach berwarna hitam yang terparkir tak jauh dari pintu keluar gedung.


Setelah memasangkan seat belt untuk istrinya, Anthonino memasang seat belt untuk dirinya sendiri dan perlahan melajukan mobilnya. Di belakang mobil mereka tampak Arima mengikuti mobil yang di kemudikan oleh Anthonino. Tidak ada percakapan di antara keduanya seolah-olah mereka adalah dua orang asing yang tidak saling mengenal.


Keiko melirik beberapa kali ke arah suaminya, keadaannya tampak lusuh. Rambutnya berantakan, wajahnya tampak kusut dan cekungan di matanya tampak begitu dalam. Ada secercah perasaan iba merayapi perasaan Keiko saat melihat keadaan suaminya, batinnya juga menjerit ingin meneriakkan bahwa ia merindukan Anthonino. Tetapi, di sisi lain hatinya menolak karena otaknya telah terkontaminasi oleh foto-foto yang beredar di internet. Ia tidak bisa menerima kenyataan bahwa suaminya makan malam romantis kemudian bercumbu dengan wanita lain.

__ADS_1


“Turunkan aku di sini,” ucap Keiko memecah keheningan yang terbentang di antara mereka.


“Kita bicara di rumah, oke.” Anthonino tampak serius dengan ucapannya.


“Turunkan aku di sini.” Keiko mengulang kembali ucapannya dengan nada dingin.


“Kita perlu bicara cintaku,” kata Anthonino dengan nada memohon.


Keiko menelan ludahnya yang terasa pahit. “Hentikan mobilnya atau aku melompat,” ancam Keiko. Nadanya terdengar bersungguh-sungguh membuat nyali Anthonino mengerucut, bagaimanapun Keiko adalah kelemahannya. Ia akhirnya mengalah dan perlahan menepikan mobil yang di kemudikannya.


“Dengarkan aku satu kali ini saja,” ucap Anthonino dengan nada memohon.


Keiko menghela napasnya yang terasa begitu berat, ia ingin berbicara dengan suaminya tetapi ia juga memerlukan waktu untuk memadamkan api cemburunya yang sedang berkobar di dadanya. Menyembunyikan rasa rindu, iba, dan kesedihannya ia menatap Anthonino dengan ekspresi sombong dagunya sedikit terangkat kemudian dengan tenang ia berucap, “untuk saat ini bisakah kau membiarkan aku sendiri? Aku perlu waktu untuk berpikir, aku ingin menenangkan diri.”


Menenangkan diri? Tidak bisakah kita menenangkan diri bersama cintaku? Aku takut kau terhasut oleh orang lain jika kau jauh dariku.


Anthonino benar-benar tidak mampu memaksakan kehendaknya, apalagi tatapan Keiko yang tampak berkabut kemarahan. Seumur hidupnya bisa di bilang ia belum pernah merasa takut oleh apa pun. Tetapi gadis polos yang tampak tak berdaya di depannya menjelma menjadi ketakutan dalam diri Anthonino. Ia takut kehilangan Keiko, ia takut menghadapi kemarahan Keiko.

__ADS_1


Akhirnya Anthonino dengan berat hati melepaskan pergelangan tangan Keiko yang ia genggam lalu ia membuka pintu mobil.


“Cintaku.” Anthonino berjalan mengiringi Keiko yang berjalan begitu tenang tak mempedulikan kehadirannya, ia melangkah menuju sebuah BMW yang berhenti tepat di belakang Maybach yang di kemudian oleh Anthonino. Mengacuhkan suaminya seolah-olah Anthonino adalah udara yang tak terlihat.


“Cintaku, kapan kau siap membicarakan masalah kita?” Anthonino masih belum menyerah. Ia terus berusaha mendapatkan kepastian agar istrinya tidak menolaknya.


Keiko tidak mempedulikan apa yang diucapkan Anthonino, ia membuka pintu mobil dan melangkah masuk ke dalam mobil yang dikemudikan oleh Arima, ketika pintu mobil hendak di tutup Anthonino menahan pintu itu. “Cintaku, beri aku kepastian.”


Tanpa menoleh kepada suaminya Keiko menjawab, “kau terlalu banyak berbicara.”


Mendengar jawaban Keiko yang ketus, Anthonino benar-benar tidak bisa memaksakan dirinya lagi. Dengan gerakan lembut ia meraih telapak tangan Keiko kemudian mengecup ujung jemari istrinya. “Jaga dirimu,” ucapnya sambil dengan lembut menutup pintu mobil.


Lelya yang berdiri di sisi lain mobil menatap Anthonino, saat tatapan mata mereka bertemu Lelya mengerdipkan matanya sambil mengangguk kecil seolah memberikan isyarat kepada Anthonino untuk membiarkan Keiko yang masih kacau.


TAP JEMPOL KALIAN DAN TINGGALKAN JEJAK KOMENTAR ❤️ TERIMA KASIH ❤️


🌸🍒

__ADS_1


__ADS_2