Married With Pilot

Married With Pilot
Kesempatan emas


__ADS_3

Keiko berguling-guling di atas ranjangnya dengan malas, hari ini seharusnya ia membawa Crystal menemui Anthonino, akan tetapi suaminya justru membatalkan rencananya, ia mengatakan ada urusan mendadak yang harus segera di tangani.


Keiko benar-benar merasa bosan, apalagi saat ia menghubungi Olivia, kakak iparnya juga sedang sibuk di praktik di rumah sakit, di Tokyo ia tidak terlalu ganyak memiliki teman, walaupu memiliki teman, mereka juga mempuntai kesibukan, Keiko enggan mengganggu.


Ia tidak mungkin datang ke tempat tinggal Tiffany dan Jonathan kakaknya, lagi pula ia tidak terlalu sekat dengan Tiffany, tidak sedekat dengan Olivia pastinya.


Setelah lelah berguling-guling di atas ranjangnya Keiko memutuskan untuk duduk dan bermain piano di ruangan khusus yang di desain seperti studio mini di kediaman orang tuanya, memang kediaman mereka tidak sebesar dan seluas mansion milik kakeknya namun rumah itu sangat nyaman. Mungkin karena orang tuanya saling mencintai, terlepas seperti apa pun masa lalu mereka, Keiko yakin, dulu ibu Nameera merampas suami Ibunya Livia, namun kali ini, Keiko bertekad sejarah tidak akan terulang. Tidak akan pernah.


Apa pun perasaan Anthonino kepadanya, ia tidak akan peduli, karena ia merasa nyaman bersama proa itu dan sekarang terlanjur semakin banyak orang lain yang mengetahuinya, ia semakin takut orang lain akan mengatainya bodoh jikka hubungannya bersama Anthonino kembali kandas.


Apalagi jika kedua kakaknya mengetahui skandalnya sekarang yang tiba-tiba menikah, Ya tuhan!!! Keiko benar-benar ingin berubah menjadi casper atau apa pun yang tak bisa di lihat oleh manusia, ia takut menghadapi Derren dan juga Jonathan, kedua kakaknya itu pasti akan memarahinya karena bertindak sangat ceroboh dan bodoh.


Keiko menghela nafasnya pelan dan dalam kemudian ia mengembuskannya perlahan, bagaimana caranya memberitahu keluarganya? Apa seperti dulu? Saat ia kan menikah dengan Philip?


Flash back on.

__ADS_1


Hari itu kedua orang tua Keiko datang ke Universitas Harvard di Cambridge, Massachusetts, Amerika Serikat untuk menghadiri acara wisuda Kenzo yang telah meraih gelar sarjananya.


Keiko juga datang ke sana bersama Philip, karena ia belum sempat mengenalkan Philip kepada orang tuanya padahal mereka telah memiliki rencana untuk menikah, bukan mereka, tepatnya Keiko yang ingin menikah.


“Daddy, Mommy, kami akan menikah, iya kan sayang?” ucap Keiko tiba-tiba padahal Philip baru saja memperkenalkan dirinya pada Naoki dan Livia.


Tampak jelas Philip begitu gugup, apalagi Keiko bergelayut manja di lengannya, itu adalah pertama kali mereka melakukan kontak fisik begitu dekat di depan umum.


Naoki dan Livia mengerutkan keningnya melihat tingkah anak gadisnya, tentu saja mereka berdua terkejut.


“Maaf, Keiko memang senang bercanda seperti itu,” kata Philip dengan sopan disertai tawa ringan.


“Aku tidak bercanda, sayang bukanlah kita akan menikah?” desak Keiko.


“Kei,” Naoki menatap putrinya dengan tatapan menyelidik.

__ADS_1


“Daddy kami serius,” jawab Keiko dengan nada yang meyakinkan.


“Sayang,” Philip merasa tidak nyaman ia merangkul undak Keiko dengan lembut, “ini bukan saatnya aku melamarmu, aku akan datang ke Tokyo untuk melamarmu nanti.”


“Kapan itu?” rengek Keiko.


“Bukankah kita telah sepakat? Setelah ini kita akan pergi ke Tokyo.”


Flash back off


Apa harus mengulangi hal itu? Agar Anthonino melamarnya, ia telah sampai di Tokyo bersama Anthonino. ‘Kesempatan emas ini tidak boleh tersia-siakan,’ gumamnya dalam hati.


TAP JEMPOL KALIAN 😉😉😉


UNTUK FOUND LOVE IN KYOTO AKAN SLOW UPDATE SATU MINGGU SEKALI SAJA 😚😚😚

__ADS_1


MOHON NAKLUM AUTHOR JUGA PUNYA KESIBUKAN LAIN DI DUNIA NYATA 😣 NYAPU, NGEPEL, NYUCI, NGINEM 😄😄😄


__ADS_2