Married With Pilot

Married With Pilot
'Daddy'


__ADS_3

“Apa Daddy tahu kita telah menikah?” Keiko membalas tatapan dari mata indah suaminya.


“Sejak awal Daddymu yang luar biasa telah tahu, tetapi Daddymu itu memilih diam dan menunggu kita sendiri yang datang kepadanya,” kata Anthonino menjelaskan kepada Keiko.


“Aku takut—“ Keiko tergagap, ayahnya telah tahu tentu saja ya takut.


“Tidak perlu takut, aku telah menjelaskan semua,” kata Anthonino berusaha menenangkan istrinya.


“Kontrak itu? Kau mengatakan kepada Daddy?” Keiko menatap nanar mata Anthonino.


“Itu bodoh, tentu saja tidak, aku memiliki cara sendiri,” jawab Anthonino dengan sedikit terkekeh.


Keiko mengerjapkan matanya beberapa kali, “menggunakan itu cara licik?”


“Menurutmu?” Anthonino mengangkat kedua alisnya.


“Aku yakin kau menggunakannya,” kata Keiko, wajahnya yang tadinya dibalut dengan ketakutan sekarang ia telah tersenyum.


Tampak wajah Anthonino terlihat lega melihat senyum di wajah Keiko yang kini telah kembali.


Flash back on.


Setelah Jonathan meninggalkan Anthonino di tepi kolam renang, pria itu bergegas kembali ke kamarnya, ia harus segera menemui orang tua Keiko, ia berpikir sejenak sambil memasang kancing di jas yang telah menempel ditubuhnya.


“Aku ingin menikahi putrimu,” kata Anthonino begitu ia duduk di depan Naoki ayah Keiko, mertuanya.


“Bukankah kau telah menikahinya?” Naoki menatap Anthonino dengan tatapan begitu tenang dan datar.

__ADS_1


“Ya secara hukum Rusia,” jawab Anthonino seolah ia tidak pernah melakukan kesalahan apa pun dengan menikahi putri pria di depannya itu tanpa izin.


“Kenapa kau menikahi Keiko tanpa seizin kami?” Naoki masih begitu tenang menghadapi Anthonino.


“Tanpa atau dengan ijin kalian aku tetap akan menikahinya,” jawab Anthonino tak kalah tenang dari Naoki.


Naoki tampak menatap Anthonino dengan tatapan yang menyapu seluruh wajah pria yang telah mengakui menjadi suami dari putri satu-satunya, “Lalu untuk apa kau meminta izinku lagi?”


“Karena sekarang, suka atau tidak suka kita telah menjadi keluarga,” jawab Anthonino dengan nada tegas.


“Apa alasanmu begitu mendadak menikahi Putriku?” Naoki mengangkat sebelah alisnya.


“Aku mencintai putrimu,” jawab Anthonino.


“Sejak kapan?”


“Entahlah, Aku tidak tahu pastinya, Anthonino berhenti sejenak. "Yang jelas saat kami bertemu kembali, aku tidak bisa melepaskannya lagi.”


“Aku sejak lama mengenalnya, tetapi aku rasa istriku tidak mengenaliku, kita pernah bersalaman saat pernikahan Tiffany dan Jonathan, apa kau mengingatku Daddy?” Anthonino tampak dengan sengaja memanggil pria di depannya dengan panggilan 'Daddy.'


Naoki tersenyum di sudut bibirnya, pria itu tidak menjawab pertanyaan Anthonino. “Apa putriku mencintaimu?”


“Aku yakin dia mencintaiku meski ia tidak pernah mengatakannya tetapi jika ia tidak mencintaiku akan kubuat dengan cara apa pun agar ia mencintaiku,” jawab Anthonino dengan nada yang terdengar begitu percaya diri.


“Aku tidak mentoleransi pengkhianatan dan perceraian dalam rumah tangga, apa kau sanggup?”


“Sebaik mungkin aku akan menjaga pernikahan kami,” Anthonino terus menjawab pertanyaan dari ayah mertuanya dengan nada tegas seperti ia sedang melakukan tes wawancara.

__ADS_1


“Putriku itu sedikit berbeda, ia tidak sempurna seperti yang kau lihat di permukaan,” Naoki sedikit memberi tahu bahwa putrinya bukanlah gadis yang sempurna.


“Aku tahu kekurangannya,” Anthonino menjawab dengan nada datar.


“Siapa yang memberitahumu?” tatapan mata Naoki tampak menyelidik.


“Aku mengamati semuanya selama kami bersama,” jawab Anthonino dengan nada tegas.


Naoki menghela nafasnya, hening sejenak menyelimuti kedua pria dewasa itu. “Sebenarnya ini adalah tamparan keras untukku, kami mampu menciptakan teknologi, kami mampu merancang aplikasi dan berbagai alat yang canggih, tetapi putriku bahkan tidak bisa membedakan arah,” nada suara Naoki terdengar seperti sedikit putus asa.


“Aku akan menjadi penunjuk arahnya seumur hidup.”


“Jangan berbicara terlalu banyak, cukup dengan kau menjaga rahasia terbesar keluarga kita, maka putriku aman bersamamu," ucap Naoki yang membuat jantung Anthonino seperti hendak meledak karena merasakan bahagia.


‘Kelurga,' yang berarti menyiratkan ayah mertuanya telah menerimanya sebagai menantu, tentu saja Anthonino bahagia, iya kini memiliki seorang istri dan keluarga baru, keluarga yang hangat, keluarga harmonis, bukan keluarga seperti yang dibina oleh Felix dan Innesa, wanita yang membesarkannya.


“Sekarang siapkan pernikahan mewah untuk putriku,” nada suara Naoki kali ini terdengar begitu hangat, bagi Anthonino ini adalah perintah pertama dari keluarga barunya, tentu saja dia akan menyiapkan pernikahan yang mewah untuk istrinya.


“Aku mengerti, aku akan menggelar pesta mewah, tetapi ingin melamarnya secara resmi terlebih dahulu, secepatnya, aku juga harus bertemu dengan ibu yang telah melahirkan istriku yang luar biasa.”


Naoki mengelus dagunya matanya sedikit menerawang, “Aku rasa bagian menemui ibunya agak sedikit sulit, biar aku yang membujuk ibunya terlebih dulu,” kata Naoki dengan senyum penuh arti di bibirnya.


“Terima kasih,” kata Anthonino.


Flash back Off.


Uwuuuuuuuu ❤️❤️❤️

__ADS_1


Naafkan autor ya yang lama updatenya author lagi sibuk menyiapkan part terbuat crazy up seperti yang kalian inginkan.


Jangan lupa jempolnya ya ❤️❤️❤️❤️


__ADS_2