Married With Pilot

Married With Pilot
Innesa


__ADS_3

Sementara itu di Moscow,, Innesa nyaris membanting ponsel yang berada di tangannya. “Dasar anak tidak tahu diuntung,” desisnya.


Dengan langkah kaki panjang wanita itu segera memasuki kamar di mana ayah kandung Anthonino dirawat, pria tua itu terbaring di atas ranjang pasien di dalam ruangan yang telah disulap menjadi layaknya sebuah rumah sakit.


Innesa mendekati panjang di mana suaminya terbaring dan berbisik di telingaku Feliks. “Putramu memang sepertimu ya, sesuka hati dan tidak tahu diri,” bisik Innesa dengan nada suara yang sangat sini, “kau tidak akan kuizinkan mati sebelum kau melihat penderitaan yang sesungguhnya, lihat saja anakmu itu akan menderita, akan kubuat menderita seperti dirimu, kau hidup tetapi seolah mati.”


Innesa ujung jemarinya membelai wajah Feliks, akan kubuat putramu itu mengalami hal seperti dirimu agar kau tahu bagaimana rasanya sakit kehilangan orang yang paling aku cintai,” desis Innesa dengan tatapan mata jahat, menatap pria tua yang tak berdaya dengan tabung oksigen dan berbagai alat medis yang menempel di dada Feliks.

__ADS_1


“Bagaimana rasanya Feliks? Apa balas dendamku terlalu kejam?” Innesa menyeringai jahat, sorot matanya tampak berkobar penuh amarah dan dendam.


Sakit hati yang dirasakan oleh Innesa dikarenakan perbuatan Feliks tidak bisa dibayarkan bahkan oleh apa pun, Felix menghancurkan masa depannya, menghancurkan cinta pertamanya, Innesa tidak pernah mencintai Feliks, Innesa mencintai adik Feliks yang bernama Julius.


Sesungguhnya Feliks tidak tahu jika adiknya itu mencintai Innesa dan Innesa pun demikian. Di masa lalu tanpa perundingan apa pun terlebih dahulu, tiba-tiba saja Feliks datang membuat kesepakatan bersama ayah Innesa untuk kepentingan bisnis ayah Innesa yang berada di ujung kebangkrutan, dengan kata lain ayahnya menjual Innesa kepada Feliks. Ya, kasarnya seperti itu menurut Innesa, karena dalam perjodohan itu Innesa sama sekali tidak dimintai pertanyaan apakah ia bersedia untuk menjadi istri Feliks atau tidak.


Sedangkan perusahaan yang dimiliki oleh Feliks telah berkembang dan memiliki beberapa pesawat terbang, kedua pria itu tidak kaya sejak lahir mereka pekerja keras dan cerdas mereka k sama-sama merintis usaha mereka dengan tangan mereka sendiri dari sejak mereka muda.

__ADS_1


Dan yang paling menyakitkan bagi Innesa adalah, malam pertama setelah pernikahan mereka begitu Feliks memasuki dirinya dan menyadari bahwa Innesa yang baru saja dinikahi bukanlah seorang gadis yang masih suci, Feliks begitu marah kepada Innesa. Pria itu menghentikan permainannya.


“Dasar murahan!” bentaknya, “aku membelimu cukup mahal dari ayahmu tapi ternyata kau hanya barang bekas,” geram Feliks.


Sejak itu Feliks selalu memperlakukannya dengan kasar di atas ranjang, pria itu selalu memasuki tubuhnya dengan posisi dari belakang, ia sama sekali tidak sudi melihat wajah Innesa saat berhubungan badan, dan selalu menyemburkan benihnya di luar tubuh Innesa. Hal itu membuat saja membuat Innesa merasa sangat terhina, apalagi selalu mengancam urutkan keluarga Innesa jika Innesa tidak patuh kepada Feliks.


Semakin lama menjalani rumah tangga yang tidak wajar, tentu saja Innesa merasa muak, siapa yang tidak akan muak menjalani rumah tangga palsu, Feliks selalu membawanya ke berbagai acara pertemuan dan pesta perjamuan. Feliks juga selalu mendandani Indonesia dengan pakaian-pakaian mahal perhiasan mahal dan barang-barang yang tak ternilai harganya tetapi sesungguhnya barang-barang itu bukan diberikan kepada Innesa, ia hanya bisa memilikinya setiap kali menghadiri pesta dan perjamuan. Setelah pesta usai dan mereka kembali ke dalam kamar pribadi mereka semua barang-barang itu harus dikembalikan ke tempat semula dan Innesa tidak boleh menyentuhnya.

__ADS_1


Bertahun-tahun Innesa hanya bisa menyimpan rasa sakit hatinya sendirian, bertahun-tahun ia memendam semuanya dan berusaha menerima apa pun yang Feliks perbuat kepada dirinya asalkan Feliks tidak membangkrutkan bisnis keluarga Innesa.


__ADS_2