Married With Pilot

Married With Pilot
Keiko tertipu


__ADS_3

‘Cinta? Pasti suaminya sedang bersandiwara lagi,’ batin Keiko.


Anthonino mencium bibir Keiko dengan lembut dan hati-hati, jemari tangannya meraih jemari Keiko, pelan namun pasti sesuatu yang dingin melingkar di jemari Keiko membuat Keiko sedikit terkesiap.


Ia melirik jemari tangannya setelah ciuman mereka terlepas dan melihat cincin yang melingkar di jari tangannya, “bagaimana? Apa kau menyukainya?” Anthonino meraih telapak tangan Keiko, ujung ibu jarinya menyentuh berlian besar yang bertengger di cincin yang melingkar di jemari manis Keiko.


“Aku menyukainya, sangat indah.”


“Cintaku, sekarang kau harus pasangkan cincinku.”


Keiko menelan ludahnya, ia juga mengerjapkan matanya.


Anthonino meletakkan sebuah ke dalam telapak tangan Keiko, perlahan Keiko memasukkan cincin ke dalam jemari Anthonino. Sekarang di jemari mereka berdua telah melingkar sebuah cincin, entah cincin pernikahan atau pertunangan yang pasti menurut Keiko mereka seperti pasangan nyata.


“Selamat sayang,” itu suara Naoki ayah Keiko.


“Dad—daddy,” Keikp tergagap, bagaimana jika ayahnya tahu cerita yang sebenarnya? Bagaimana jika ayahnya marah? Bagaimana menghadapinya? Bagaimana jika ayahnya menanyainya? Ketakutan Keiko hampir membuatnya ingin melarikan diri dari depan ayahnya.


“Selamat hime-sama,” ucap Naoki sambil menghampiri putrinya yang langsung memeluk pinggangnya, “Moscow tidak terlalu jauh, Daddy dan Mommy baru beberapa kalindatang ke sana, di masa depan kami akan lebih sering kesana untuk cucu kami,” lanjutnya seraya tangannya membelai rambut putri satu-satunya.


“Daddy, aku menyayangimu,” ucap Keiko dengan suara yang terdengar bergetar.

__ADS_1


“Aku juga menyayangimu hime-sama.” Naoki mengeratkan pelukannya, ia juga menciumi pucuk kepala Keiko dengan penuh kasih sayang, “Nino, kupasrahkan putriku satu-satunya kepadamu.”


“Aku akan menjaganya dengan baik,” jawab Anthonino dengan nada sangat sopan.


Keiko melepaskan pelukannya dari tubuh ayahnya ia dengan ragu-ragu mendekati Livia ibunya yang berdiri di samping Naoki, “Mommy,” gumam Keiko, sejujurnya ia lebih takut kepada ibunya ini di bandingkan kepada ayahnya.


“Sebenarnya Mommy tidak bisa menerima, tetapi mau bagaimana lagi, semua telah terjadi,” wajah Livia yang tampak masam membuat nyali Keiko semakin mengerucut, ia ingin melompat dan bersembunyi dari tatapan dingin ibunya.


‘Astaga, wanita ini memang menakutkan, pantas saja Daddy selalu mengalah ketimbang berdebat dengan Mommy,’ batin Keiko.


Ia segera melepaskan pelukannya dan berdiri di sisi Anthonino, untunglah Anthonino seolah mengerti ketakutannya, pria itu segera melingkarkan lengannya di pinggang Keiko, Keiko beenar-benar merasa lamaran ini sangat menegangkan, ini adalah lamaran terkonyol, sangat menakutkan. Ia memang menginginkan Anthonino melamarnya, namun ia tidak menduga lamaran ini justru sangat mendebarkan, menegangkan dan nyaris membuat paru-parunya seperti tersumbat, ia ingin menangkap pergelangan tangan suaminya dan membawanya berlari meninggalkan tempat itu.


Apalagi melihat Livia ibunya yang sama sekali tidak berbicara kepada Anthonino, wanita itu memandang wajah menantunya dengan tatapan dingin bahkan menyiratkan permusuhan yang membuat Keiko semakin merasa Frustrasi.


“Selamat Kei,” Derren yang berada di belakang Olivia memberikan selamat, lengan kekarnya begitu posesif melingkar di pinggang istrinya.


“Kau tidak ingin memelukku Kei?” tanya Jonathan dengan gaya tengil miliknya.


“Nii-chan,” gumam Keiko, ia berjalan mendekat kepada Jonathan kakaknya.


“Selamat hime-sama, tidak apa-apa, Daddy bisa membereskan Mommy,” Jonathan berbisik lirih di telinga Keiko.

__ADS_1


Keiko hanya menganggukkan kepalanya, setidaknya kata-kata kakaknya dapat sedikit mengurangi keresahannya.


“Nino,” kata Jonathan, “bagaimanapun kau lebih tua dariku tetapi tetap saja aku kakak iparmu,” kata Jonathan dengan nada sedikit bercanda seolah sedang mencairkan suasana kaku yang menyelimuti mereka semua.


Anthonino tersenyum seraya meraih kembali pinggang Keiko dan merapatkan ke tubuhnya.


“Kau harus membahagiakan adikku bagaimanapun caranya, ia adalah tuan putri di keluarga kami,” Jonathan menepuk pundak Anthonino.


“Kei, selamat, akhirnya kau menikahi sepupuku,” Tiffany memberikan selamat kepada Keiko yang sontak membuat Keiko menegang.


“Se—sepupu?” gumam Keiko.


Uwuuuuuuu...


Kira-kira bagaimana reaksi Keiko setelah tahu Anthonino dalah sepupu Tiffany?


Apakah Keiko akan merasa kalau dirinya telah tertipu?


JANGAN LUPA TAP JEMPOL KALIAN ❤️❤️❤️


VOTE JIKA SAYANG AUTHOR ❤️❤️❤️

__ADS_1


TERIMA KASIH ❤️❤️❤️❤️


__ADS_2