Married With Pilot

Married With Pilot
END


__ADS_3

Zacky memasuki tempat tinggal sahabatnya, Anthonino. Tampak sahabatnya itu sedang menonton acara film kartun sambil memangku Stefano yang tampaknya mengerti dengan apa yang ia lihat.


“Uncle Zacky, selamat datang” sapa Keiko dengan suara menirukan anak kecil.


“Terima kasih,” ucap Zacky sambil mendekati di mana Stefano berada.


Anthonino bergeming. “Hi Uncle,” sapanya menirukan suara anak kecil pula.


Zacky menekuk kakinya agar ia bisa sejajar dengan Stefano. “Kau cepat sekali tumbuh besar,” kata Zacky sambil menatap dengan tatapan mengagumi.


“Tentu saja. Mommy memberiku yang terbaik,” kata Anthonino.


“Stefano kau sangat beruntung memiliki Mommy yang cantik dan penyayang,” ucap Zacky sambil menggoda Stefano . Bayi itu tampak riang, ia tersenyum lebar menampakkan gusinya. “Kei, bolehkah aku menggendong Stefano?”


“Tidak,” sahut Anthonino cepat.


Keiko tertawa kecil sambil tangannya meraih remote control televisi lalu menekan tombol volume untuk mengurangi suaranya. “Cuci dulu tanganmu, gendong saja sesuka hatimu setelannya,” jawab Keiko.


Zacky tidak membuang kesempatan, ia segera berlari ke dapur, mencuci tangannya di sana lalu bergegas kembali setelah mengeringkan tangannya.


“Hubby, berikan Stefano pada Zacky,” titah Keiko.


Anthonino tampak memberengut. “Ck, kau terlalu baik pada Zacky, dia itu dokter banyak virus dan bakteri di tubuhnya,” ujarnya.


Keiko menatap suaminya dengan sorot mata memerintah. “Berikan saja,” ucapnya terdengar tegas meski dalam nada lembut membuat Anthonino memberengut.


Zacky menyeringai penuh kemenangan sambil menerima Stefano ke dalam gendongannya dengan hati-hati. Sementara Keiko meninggalkan ruangan itu menuju dapur untuk menginstruksikan kepada para pelayan untuk menyediakan teh dan camilan untuk Zacky suaminya.

__ADS_1


“Awas saja terjadi apa-apa pada Stefano.” Baru saja Stefano berpindah tangan, Anthonino telah menggerutu.


Zacky menggoda Stefano yang tampak mengamati wajah Zacky dengan saksama kemudian ia tertawa riang.


“Kau sudah cocok untuk menjadi seorang ayah,” ejek Anthonino kepada Zacky yang tampak begitu asyik bersama Stefano.


“Jadi kau mengundangku ke sini untuk mengejekku?” protes Zacky.


“Ada yang harus aku bicarakan,” jawab Anthonino. “Kami perlu dokter anak terbaik, aku akan membawa Stefano ke Tokyo Minggu depan. Aku rasa harus membawa dokter anak dalam perjalanan kami nanti.”


Keiko yang kembali memasuki ruangan itu menggelengkan kepalanya saat mendengar apa yang diucapkan oleh suaminya. “Kau berlebihan, itu tidak perlu,” kata Keiko sambil meletakkan bokongnya di sofa.


“Benar kata istrimu, Stefano hanya perlu pemeriksaan sebelum terbang untuk memastikan dia baik-baik saja dan diizinkan untuk menempuh perjalanan jauh, tidak memerlukan membawa dokter anak.” Zacky membenarkan ucapan Keiko.


“Cintaku, dari Domodedovo ke Haneda bukan waktu yang sebentar,” protes Anthonino. Mereka akan menghadiri acara pernikahan Vicky dan Gustavo juga untuk pertama kalinya Stefano akan berkumpul dengan keluarga besar ibunya di Tokyo.


“Suamiku, Stefano memiliki dua orang tua yang akan bergantian menjaganya dan lagi ada Zacky yang akan ikut di pesawat kita, ada tiga orang dewasa bersamanya,” kata Keiko.


Zacky menyeringai. “Apa salahnya? Lagi pula orang tua Keiko yang mengundangku,” jawab Zacky.


“Kalau begitu jangan menumpang di jet kami,” ucap Anthonino.


Zacky menatap Keiko seolah ia meminta pertolongan membuat Keiko terkekeh. “Jangan dengarkan dia,” katanya.


“Kau selalu membelanya,” sungut Anthonino dengan nada tidak terima.


“Omong-omong, bukankah kau memiliki tiga saudara sepupu?” tanya Anthonino tiba-tiba.

__ADS_1


“Kenapa?”


“Kebetulan sekali Zacky mencari pendamping,” jawab Anthonino dengan nada mengejek.


“Ah, benar! Ada Ayumi, Shizuku dan Naomi.” Keiko menjawab pertanyaan suaminya dengan nada bersemangat.


Zacky sama sekali tidak bereaksi dengan percakapan kedua suami istri yang sedang berusaha mencarikan jodoh untuknya.


***


“Di sini, pertama kali kita....”


Keiko membekap mulut suaminya yang hendak mengatakan sesuatu. Wajahnya telah merah merona karena malu mengingat pertama kali ia dan Anthonino nyaris melakukan hubungan badan untuk pertama kalinya di atas pesawat pribadi milik suaminya. Saat itu mereka berada di dalam private jet menuju Tokyo.


“Cabul!” Keiko membulatkan matanya menatap galak ke arah suaminya.


Anthonino dengan gerakan lembut meraih telapak tangan Keiko. “Kau akhirnya menjadi istriku,” katanya. Matanya yang biru seindah samudra tampak berkilat penuh kebahagiaan, bibirnya tak henti-hentinya menyunggingkan senyuman.


“Tuan pilot, bagaimana jika kita ulangi perkenalan kita?”


Dua mingguan kemudian mereka pergi ke London untuk menghadiri acara pernikahan Samantha dan Philip. Mungkin... beberapa bulan lagi atau secepatnya Zacky akan menikah juga. Mungkin.


END


TERIMA KASIH SEMUA YANG TELAH MENDUKUNG SEMUA NOVELKU DI MANGATOON.


UNTUK SELANJUTNYA KALIAN BISA FOLLOW IG AKU @cherryblossom0311 UNTUK INFO NOVEL TERBARU DAN FB : SAKURA HIKARU.

__ADS_1


SAMPAI JUMPA.


🍒🍒🍒🍒


__ADS_2