Merebut Hati Mantan Istri

Merebut Hati Mantan Istri
Bab. 131


__ADS_3

Syailendra semakin dibuat shock dan terkejut dengan kenyataan yang baru diungkapkan oleh Ara anaknya sendiri.


"Apa!! Angkasa anaknya Mama Vanesa memiliki adik kembar!!" Pekiknya Endra yang mengeraskan suaranya saking kagetnya mendengar penjelasan dan penuturan dari mulut putrinya.


Bu Helma dan suaminya cukup mampu membuatnya terkejut dan saling bertatapan satu sama lainnya.


Setelah mereka menyantap makanan malamnya, Tuan Abimanyu, Bu Helma dan putranya Endra sudah berada di dalam ruangan pribadi Tuan Abi.


"Sepertinya Papa dan Mama sudah mengetahui jika Vanesaa sudah pulang ke Indonesia," ujarnya Syailendra yang menatap intens ke arah kedua orang tuanya.


Pak Abi menghembuskan nafasnya dengan cukup kasar," maafkan papa sebenarnya kami sudah mengetahui hal itu dan juga bertemu dengan Vanesa sekitar dua bulan lebih yang lalu," imbuhnya Pak Abi.


"Maaf Nak, Mama juga sudah mengetahui hal itu tapi, kalau bertemu dengan Vanesa mantan istrimu itu belum pernah, tapi hanya anak kecil yang mirip sekali dengan kamu sewaktu kamu kecil dulu," timpalnya Bu Helma.


Syailendra sedikit kecewa mendengar perkataan dan penjelasan dari kedua orang tuanya," kenapa Mama dan Papa tidak ngomong sama Endra? Kalau masalah Angkasa yang Mama maksud aku ada feeling sih, tapi aku sama sekali tidak menyangka dan menduga jika Angkasa adalah anaknya Vanesa, tapi aku penasaran sebenarnya siapa Angkasa itu," tuturnya Endra dengan raut wajahnya yang keheranan.

__ADS_1


Bu Helma dan suaminya saling bertatapan satu sama lainnya, Pak Abi menatap intens ke arah istrinya itu. Bu Helma hanya menganggukkan kepalanya tanda setuju untuk berkata jujur saja.


"Apa boleh Papa bicara dengan kamu dan meminta sesuatu Endra?" Tanyanya Pak Abi.


Endra menatap penuh tanya ke arah papanya," silahkan Pa! Emangnya mau ngomong apa dan meminta sesuatu?" Tanyanya Endra.


"Sejujurnya Angkasa itu adalah putra kandung kamu, papa mengetahui hal itu karena papa sudah melakukan tes DNA dan hasilnya positif kamu papanya," jelasnya Pak Abimanyu yang membuat Endra melototkan kedua bola matanya.


Syailendra berjalan ke arah papanya itu," Apa Maksud dari semua perkataannya Papa!! Apa benar kalau Angkasa adalah anakku! Darah dagingku sendiri?" Tanyanya Endra dengan menggoyang tangannya Pak Abi.


Syailendra terduduk seketika itu disaat ia mengetahui kenyataan besar itu, air matanya tanpa aba-aba menetes membasahi pipinya. Dia tidak menyangka jika hanya satu kali melalui malam pertamanya dengan Vanessa mantan istri pertamanya itu membuahkan hasil yang cukup maksimal dan menggembirakan.


"Aku punya anak Pa! Aku ternyata memilki memiliki anak laki-laki juga berarti aku memiliki dua anak yah Papa," Ujarnya dengan wajahnya yang penuh rasa bahagia itu yang sangat kelihatan jelasnya.


"Bukan hanya dua Endra, tapi kamu memiliki anak kembar sekaligus tiga orang," sanggahnya pak Abi.

__ADS_1


Endra semakin dibuat tidak percaya ketika papanya berbicara," Apa!!! Tiga Papa?" Pungkasnya Syailedra.


"Iya Nak! Kamu punya anak tiga tapi sayangnya hingga detik ini anak ketiga kamu belum ditemukan keberadaannya, Papa sudah mencari tahu dua hari ini tapi belum juga berhasil, tapi Papa akan mengerahkan seluruh kemampuan dan anak buah terbaik kita untuk mencari anakmu itu," imbuhnya Pak Abi.


"Maafkan kami yah Nak, semua ini kami lakukan karena sebelumnya kami belum menemukan bukti yang sangat akurat dan jelas tentang semua ini, lagian Vanesaa juga tidak tahu jika kami menyelidiki semua ini dan kasihan sekali istrimu itu dulu alasannya dinikahkan dengan Ariel Aryasetio Permana hanya ingin memanipulasi data untuk melancarkan pengambil alihan seluruh harta papanya Ariel kedalam genggaman tangannya Bu Dwi Handayani yang sangat licik itu, kasihan sekali Vanesa karena harus menjadi janda untuk kedua kalinya dalam hidupnya," ungkap Ibu Helma seraya memeluk tubuh putra sulungnya itu.


"Ya Allah… aku sangat bahagia Mama, aku punya anak tiga orang sekaligus, aku akan membantu Papa untuk mencari cucu papa, aku berjanji akan menemukan anakku itu dalam waktu yang singkat," Endra semakin bersemangat untuk mendapatkan kembali Vanesa agar mereka bisa berkumpul dan bersatu dengan keluarga kecilnya.


Pria itu tersenyum bahagia karena telah berhasil mendapatkan informasi yang sangat akurat dan menjalankan tugasnya dengan baik dan hasilnya cukup memuaskan.


"Sebaiknya aku segera menghubungi nomor hpnya Bos Rendra agar dia dapat pujian dan pastinya akan naik jabatan dan gaji yang tinggi dari Tuan Besar Abimanyu," gumamnya lagi lalu meraih hpnya dan tidak menunggu waktu lama ia mengirimkan pesan chat ke nomor hpnya Nendra apa pun yang dia dapatkan di tempat itu.


Pak Abi menepuk pundaknya Endra sambil berkata," Endra! Papa mohon bawa kembali ke dalam rumah ini Vanesaa menantuku, aku ingin berkumpul dengan cucuku Angkasa," pintanya Pak Abi sebelum meninggalkan ruang tengah itu yang dijadikan tempat ngumpul untuk membicarakan hal yang sangat penting.


Nyonya Helma pun menaruh harapan besar kepada putra sulungnya itu untuk menyatukan kembali hubungan pernikahannya yang sudah hancur dan membawa anak menantu kesayangannya dan cucunya kembali kedalam keluarga besarnya.

__ADS_1


__ADS_2