Merebut Hati Mantan Istri

Merebut Hati Mantan Istri
Bab. 17


__ADS_3

"Papa!!" Teriak Ara saat melihat Papanya yang berdiri di samping pintu ruangan kelasnya.


Ara keluar paling belakang karena dia yang paling lama menulis. Dia sangat pelan dan lambat jika menulis. Andra menolehkan kepalanya ke arah kedatangan putri tunggalnya.


Dia tersenyum menyambut anaknya itu yang tersenyum penuh bahagia. Nafasnya Ara ngos-ngosan saking kencangnya dia berlari. Ara melihat siapa orang yang berdiri di samping kiri papanya.


"Abang Angkasa!" cicitnya Ara.


Starla yang baru menyadari jika anak kecil yang bersama dengan papanya adalah sahabat barunya yang selalu menemaninya ke manapun seharian ini perginya.


"Sayang, apa kamu mengenalnya?" Tanyanya Syailendra yang menatap ke arah anaknya.


"Iya Papa, kakak Angkasa ini teman kelasnya Ara kebetulan ia teman satu mejanya dengan Ara," jelasnya Ara dengan panjang lebar.


Audrey Venesa sudah ingin masuk ke dalam untuk mencari putranya, tetapi hpnya tiba-tiba berdering sehingga langkahnya terpaksa terhenti.


Dia kemudian mencari tempat yang sedikit aman dan tidak bising dari suara anak-anak sekolahan yang saling berlomba untuk pulang ke rumahnya masing-masing.


"Kak Angkasa kok celana sama bajunya kotor sekali? Apa yang terjadi padamu kakak?" Tanyanya Ara yang mulai dalam mode keponya.


Daffa segera membersihkan pakaian dan celana pendek merahnya itu yang terkena noda tanah dan debu.


"Ohh tidak apa-apa kok Ara, aku tidak sengaja tadi terjatuh mungkin karena tidak terlalu berhati-hati jadi jatuh deh," jelasnya Angkasa dengan senyum tipisnya.


Senyuman Angkasa mampu menggetarkan hati dan perasaannya Sysilendra. Dia seolah-olah melihat senyuman papanya di dalam senyuman bocah itu sahabat dari putri semata wayangnya.


"Senyuman itu mirip sekali dengan senyumannya Papa, tapi kok bisa sangat mirip padahal kami tidak ada hubungan apa pun dengan bocah itu," Syailendra termenung dengan keheranan melihat senyum milik Angkasa.

__ADS_1


"Angkasa jalan duluan yah Uncle, kebetulan Maminya sudah menunggu kepulangannya Angkasa di depan pintu utama masuk sekolah uncle Syai," terangnya Angkasa disertai dengan seulas senyumannya.


"Hati-hati dan maaf yah tadi Uncle tidak sengaja menabrakmu," tuturnya Syailendra yang meminta maaf kepada Angkasa.


Karena kesalahannya lah Angkasa harus terjatuh dan mengalami luka kecil. Ia berjalan meninggalkan mereka yang masih berdiri mematung menatap kepergian Angkasa dari depan mereka. Keduanya berjalan ke arah parkiran mobil untuk segera pulang ke rumahnya.


Syailendra berjalan tetapi pikirannya masih tertuju pada sosok anak laki-laki yang baru saja ditemuinya itu. Ia serasa dejavu jika menatap anak laki-laki itu.


"Kenapa hati ini merasakan ada getaran yang aneh jika melihat senyuman dan wajahnya, aku merasa bentuk wajahnya mengingatkan aku dengan seseorng yang sangat aku rindukan, tapi masalahnya siapa orangnya," batin Sysilendra yang penuh dengan pertanyaan yang muncul dari dalam kepalanya itu.


Ara berjalan dengan sumringah yang selalu memperlihatkan senyuman termanisnya kepada semua orang yang berpapasan dengannya.


"Menurutnya papa, kakak Angkasaa itu anak yang baik enggak?" Tanyanya Ara yang berjalan sembari memegangi tangan kanan Papanya itu.


Andra sedikit tersentak terkejut saat Ara menegurnya dan mengajaknya berbicara. Dia melirik sekilas ke arah putrinya sebelum menjawab pertanyaan dari Ara.


Syailendra membuka pintu yang berada di dekat tempat duduknya Ara lalu segera menggendong tubuh putrinya ke dalam mobilnya. Setelah memasang setbelt barulah dia menutup pintu lalu berlari kecil ke arah pintu mobil yang ada di sebelah kanan.


Mobil mereka sudah meninggalkan halaman sekolah Pertiwi menuju rumahnya. Syailendra terlebih dahulu sebelum kembali ke perusahaannya untuk melanjutkan pekerjaannya yang sudah hampir tiga jam tertunda.


****************


Mohon maaf jika terdapat banyak kesalahan atau typo dalam penulisannya..


Mampir juga dinovelku yang lain Kakak ceritanya juga bagus tidak kalah dengan Hikayat Cinta Syailendra loh, judulnya ada di bawah ini:


__ADS_1


Pelakor Pilihan


Cinta Kedua CEO


Love Story Ocean Seana


Ketika Kesetiaanku Dipertanyakan


Hanya Sekedar Baby Sitter


Kau Hanya Milikku


Kekuatan Cinta



Jangan lupa untuk selalu memberikan dukungannya terhadap Hikayat Cinta Syailendra dengan caranya:


Like Setiap babnya


Rate bintang lima


Favoritkan agar tetap mendapatkan notifikasi


Bagi gift poin atau koinnya.


Makasih banyak all readers…

__ADS_1


I love you all..


__ADS_2