Merebut Hati Mantan Istri

Merebut Hati Mantan Istri
Bab. 70


__ADS_3

Beberapa Maid yang ada di dalam sana melihat usaha yang dilakukan oleh Aril ikut terhanyut dalam kesedihannya. Air mata mereka diam-diam menetes. Mereka ikut ketakutan jika ada hal-hal yang tidak baik terjadi pada Nyonya Muda mereka yang sangat baik dan mereka hormati.


"Ya Allah… jaga dan lindungilah Nyonya Muda dengan calon anak kembarnya,kami sangat khawatir dengan kondisi mereka," batinnya Hatijah.


Pintu kamarnya terbuka lebar dan masuklah dokter beserta Nyonya Dwi Handayani yang sengaja datang mengunjungi mereka hari itu. Dengan raut wajahnya yang ditekuk dan menahan amarahnya.


Beberapa Maid yang ada di dalam sana melihat usaha yang dilakukan oleh Sakti ikut terhanyut dalam kesedihannya. Air mata mereka diam-diam menetes. Mereka ikut ketakutan jika ada hal-hal yang tidak baik terjadi pada Nyonya Muda mereka yang sangat baik dan mereka hormati.


"Kami berharap Nyonya Muda dengan calon anak kembarnya baik-baik saja," gumamnya Aida.


"Semoga saja calon dede bayi kembar dan ibunya selamat dan sehat saja tanpa ada hal yang tidak baik terjadi padanya mereka," batinnya Aminah asisten rumah tangganya yang berasal dari Indonesia.


Pintu kamarnya terbuka lebar dan masuklah dokter beserta Nyonya Dwi Handayani yang sengaja datang mengunjungi mereka hari itu dan sama sekali tidak mengetahui dengan insiden yang menimpa Vanesaa.


"Apa yang terjadi di sini!!! Sepertinya di sini bukan pasar tradisional yang harus berkerumun," sarkas Nyonya Dwi yang tidak menyukai banyaknya orang yang berada di dalam kamar cucunya.


Aril hanya melirik sekilas ke arah Mama sambungnya itu yang baru datang dari Indonesia. Ia tidak ingin berniat untuk menggubris perkataan dari Mami sambungnya tersebut.


Priska segera memerintahkan kepada beberapa maid yang kebetulan berada di sana agar segera pergi meninggalkan ruangan tersebut. Melalui beberapa kode yang diberikan oleh Priska tanpa berbicara sedikit pun.


"Apa yang terjadi dengan anak menantuku?" Tanyanya Nyonya Dwi yang sudah duduk di sampingnya Aril seraya tangannya mengelus rambutnya Vanesaa.


"Sepertinya Istriku pingsan saat mandi," jawabnya Aril yang masih berusaha membangunkan Nafeesa.


Nyonya Dwi menatap ke arah dokter kandungan yang menangani kesehatan Vanesaa selama berada di Berlin, Jerman.


"Tolong minggir sedikit Tuan Muda, saya akan memeriksa kondisi dari Nyonya Muda," tuturnya dokter itu lalu mengeluarkan alat kedokterannya.


"Kamu siapa? Aku tidak ingin ada dokter yang tidak aku kenal memeriksa istriku apalagi menyentuhnya," protes Aril yang tidak menyukai hal tersebut.

__ADS_1


Bu Dwi menatap jengah ke arah Aril sembari berucap, "Aril!! Dia itu adalah adiknya dari dokter yang kemarin memeriksa keadaan calon anak dan istrimu, kamu tidak perlu khawatir dengan semua itu, Mami sudah mengenalnya dengan baik," jelas Nyonya Dwi dengan suara yang cukup tegas agar Aril menerima saran dan masukannya.


"Aril harus menerima saranku itu, jika tidak aku pasti akan kesulitan untuk melakukan semua rencanaku yang sudah aku susun dengan sangat baik dan matang, apa pun yang terjadi Vanesa dan Aril harus tunduk pada keputusanku," Nyonya Dwi membatin sambio berusaha menenangkan Aril yang sudah terlanjur ketakutan dan khawatir dengan kondisi dari istri dan calon anak kembarnya.


"Kalau itu rekomendasi dan sarannya Mami pasti itu yang terbaik untuk istriku dan anak kami nantinya," papar Aril yang tidak mau membantah perkataan dari Mami sambungnya itu.


Aril akhirnya menyerah juga yang awalnya bersekukuh untuk menolak dokter baru tersebut. Aril semakin dibuat sedih melihat istrinya yang sudah lebih satu jam tidak sadarkan diri itu. Ia tidak segan meneteskan air matanya di depan orang lain hanya karena takut kehilangan istrinya tersebut m


"Kamu harus sabar dan kuat sayang, Mami yakin Vanesaa dan calon anakmu baik-baik saja," terangnya Nyonya Dwi yang berusaha menenangkan Aril yang sangat terpuruk melihat kondisi dari istrinya.


Sakti membalas memegang tangan Maminya," aku tidak bisa hidup lagi jika terjadi sesuatu sama Van dan calon anak kembar kami Mi!" jelasnya yang tidak malu dan memikirkan image nya sebagai pemilik dan pimpinan tertinggi di perusahaannya untuk menangis tersedu-sedu di dalam pelukan Maminya.


"Kamu harus yakin dan percaya jika di kembar dan Maminya baik-baik saja," balasnya Nyonya Dwi sambil melirik ke arah Dokter Brinetta.


Dokter Brineta segera menyelesaikan pemeriksaannya di atas tubuhnya Vanesaa," mereka terlalu mudah untuk dibodohi dan dikibuli oleh Maminya sendiri, tapi ini suatu keuntungan yang sangat besar untukku ke depannya," gumamnya dokter Brinet.


"Bagaimana dengan cucu mantu sama calon si kembar dokter?" Tanyanya Nyonya Dwi yang menatap tajam ke arah Dokter kandungan tersebut.


"Alhamdulillah kalau begitu dokter, kami sangat senang dan bahagia dengernya, semoga saja mereka semua sehat hingga lahiran," harap Nyonya Dwi dibarengi dengan senyuman penuh kelicikan.


"Nyonya Dwi pasti sangat senang saat mengetahui informasi jika Nafeesa hamil anak kembar, sehingga dia kembali membuat dan menyusun kembali rencananya, tapi miris juga dengan nasibnya Vanesaa buntuk kedepannya nanti dan aku hanya berharap Vanesaa bisa kuat dan tahan mental dengan berbagai cobaan yang bersumber kesakitan dan masalah dalam hidupnya yang bersumber dari Nyonya Dwi," bathin nya Priska yang sedikit kasihan dan simpati pada nasibnya Vanesaa yang hanya diperalat oleh Nyonya Vanesa saja.


Maaf novel ini alurnya maju mundur cantik.. sekarang masih berputar kisah sebelum Audrey Vanessa dan Syailendra berpisah atau cerai.


Mohon maaf jika terdapat banyak kesalahan atau typo dalam penulisannya..


Mampir juga dinovelku yang lain Kakak ceritanya juga bagus tidak kalah dengan Merebut Hati Mantan Istri loh, judulnya ada di bawah ini:


__ADS_1


Pelakor Pilihan


Cinta Kedua CEO


Love Story Ocean Seana


Ketika Kesetiaanku Dipertanyakan


Hanya Sekedar Baby Sitter


Kau Hanya Milikku


Kekuatan Cinta


Cinta pertama


Duren I Love You



Jangan lupa untuk selalu memberikan dukungannya terhadap Merebut Hati Mantan Istri dengan caranya:


Like Setiap babnya


Rate bintang lima


Favoritkan agar tetap mendapatkan notifikasi


Bagi gift poin atau koinnya dan klik iklannya juga yah kakak readers...

__ADS_1


Makasih banyak all readers…


I love you all..


__ADS_2