
Dia sama sekali tidak ingin melihat wajahnya Vanesa yang sudah sembab penuh dengan air matanya lagi. Awalnya sempat membuat dadanya sedikit bergetar saat melihat kecantikan alami istrinya yang tanpa polesan make up.
Dia melangkahkan kakinya keluar dari kamar Hotel Nusa Dua Bali dengan wajah sangarnya. Sesekali Vanesa menyeka air matanya dan tidak ingin terlihat lemah di hadapan Syailedra.
Tapi langkahnya kembali terhenti lalu melirik kearah Vanesaa dengan berucap, " Tolong jangan pulang ke rumahku lagi dan masalah Ayah dan Ibu itu menjadi urusan dan tanggung jawabku, Kamu tidak perlu merisaukannya."
Vanesa bangkit dari duduknya, ia berusaha mengejar Endra dengan terseok-seok lalu menarik dan memegang tangannya lalu berkata, "Mas semudah itu kah mengucap kata cerai!! aku ingin tertawa mendengar perkataan Mas, memang semua lelaki itu egois, dimana hati nurani Mas saat menikahi Lisna dan membawanya ke rumah? pernahkah Mas pikirkan perasaanku?"
Endra menghempaskan tangannya Vanesaa dengan kasar dengan kilatan matanya penuh amarah. Jakungnya naik turun Endra melangkahkan kakinya dan memegang handle pintu.
"Kamu sudah aku berikan satu kali kesempatan untuk jujur, tapi sama sekali kamu tidak memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya, jadi tolong mulai detik ini jangan pernah berani muncul di depan mataku lagi untuk selamanya dan apa pun yang terjadi, camkan itu baik-baik!!" Geram Syailendra sembari menunjuk ke arah wajahnya Vanesaa.
Buuukkkkkk!!!
Pintu itu tertutup dengan sangat keras membuat Vanesaa tersentak terkejut. Tangisannya semakin menjadi saja, ia meratapi nasibnya yang begitu malang. Vanesa spontan terdiam dan mematung di tempatnya. Hanya air matanya yang mampu melukiskan dan menggambarkan betapa hancur berkeping-keping hati dan perasaannya saat itu juga.
"Ya Allah apa seperti ini kah akhir dari kisah biduk rumah tanggaku yang sudah aku perjuangkan dengan mati-matian, tapi suamiku malah menuduhku yang tidak-tidak," lirihnya Vanesa.
Tetesan air matanya semakin membasahi pipinya hingga berjatuhan membasahi lantai keramik. Vanesa terduduk di atas lantai, matanya sudah memerah, hidungnya pun sudah sembab.
"Aaaaaahhhhhh ini tidak mungkin!!" Jeritnya Vanesa
Vanesa berteriak kencang saking sedih dan hancurnya perasaan dan hatinya saat itu. Hati istri mana yang tidak akan sedih dan kecewa jika diceraikan dan memenuhi kewajibannya sebagai seorang istri diwaktu yang bersamaan. Hatinya bagaikan terkena tikaman seribu pisau yang tajam.
__ADS_1
Hatinya hancur sehancur-hancurnya, seolah tidak ada lagi hari esok untuk kehidupannya. Endra berjalan ke arah Lift dengan terburu-buru. Dia sangat kecewa karena menurutnya Vanesa tidak mau jujur padanya.
Padahal mau suci atau pun tidak lagi dia tidak akan mempermasalahkannya yang penting kejujurannya yang Syailendra butuhkan dari bibir istrinya itu.
Endra berjalan seakan ada yang mengejar dirinya saja dan semakin mempercepat langkahnya hingga tanpa sengaja menyenggol lengan seseorang yang kebetulan berjalan berpapasan dengannya di depan Lift.
Ia segera meminta maaf karena gara-gara dirinya terburu-buru sampai-sampai menabrak tubuh orang itu. Dia pun segera meminta maaf atas kecerobohannya.
"Maaf, Saya sangat meminta maaf karena gara-gara saya terlalu ceroboh hingga menjatuhkan beberapa barang Tuan," ucap Endra yang berusaha meminta maaf dengan tulus.
Pria itu tersenyum tipis ke arah Andra sembari berkata, " Tidak apa-apa Kok, Tuan santai saja hal ini biasa terjadi, ist oke."
Endra kemudian jongkok di hadapan Pria tersebut sambil membantu pria itu memungut barang-barangnya. Pria yang ditabraknya itu berpakaian rapi dan lengkap dan elegan serta dari penampilannya sudah bisa dipastikan dia berasal dari kalangan kaum jetset.
Mohon maaf jika terdapat banyak kesalahan atau typo dalam penulisannya..
Mampir juga dinovelku yang lain Kakak ceritanya juga bagus tidak kalah dengan Hikayat Cinta Syailendra loh, judulnya ada di bawah ini:
Pelakor Pilihan
Cinta Kedua CEO
__ADS_1
Love Story Ocean Seana
Ketika Kesetiaanku Dipertanyakan
Hanya Sekedar Baby Sitter
Kau Hanya Milikku
Kekuatan Cinta
Jangan lupa untuk selalu memberikan dukungannya terhadap Merebut Hati Mantan Istri dengan caranya:
Like Setiap babnya
Rate bintang lima
Favoritkan agar tetap mendapatkan notifikasi
Bagi gift poin atau koinnya.
Makasih banyak all readers…
__ADS_1
I love you all..