Merebut Hati Mantan Istri

Merebut Hati Mantan Istri
Bab.145


__ADS_3

Setelah mendengar perkataan dari Danu Cahyono, Audrey Vanessa tanpa sepatah kata pun langsung kabur menuju rumah sakit. Pesta yang awalnya bertujuan untuk mempertemukan Ara, Angkasa, papanya dan juga mamanya malah berubah hancur menjadi duka dan kesedihan karena salah satu cucunya harus di rawat di rumah sakit.


Vanessa lebih duluan sampai di rumah sakit setelah mendengar informasi jika anak keduanya sudah ditemukan. Untungnya ada taksi yang melewati jalan yang dilaluinya.


"Ya Allah… jaga dan lindungilah anakku, jangan biarkan terjadi sesuatu padanya, sudah cukup lama kami berpisah, Mama datang Nak Samudera Satya Mandala" Vanesa semakin panik, khawatir dan ketakutan sekelabat bayangan tentang anaknya langsung terlintas dalam benaknya.


Vanesaa membayar ongkos kepada supir taksi itu dengan uang lebih tanpa mengambil kembaliannya terlebih dahulu sudah main kabur ke dalam UGD RS.


"Mbak kembalian sisa uangnya!" Teriak supir itu.


Vanessa hanya mengangkat tangannya sambil memutar-mutar telapak tangannya dengan langkah kakinya yang terus berlari tanpa henti.


"Alhamdulillah dapat rezeki banyak hari ini, semoga keluarga penumpangku tadi segera sembuh dari penyakitnya dan sehat selalu, amin ya rabbal," ucapnya pria bertopi itu.


Berselang beberapa menit kemudian, Syailendra, Angkasa anak sulungnya,Starla Kejora Aysila Airen, Bu Helma, Pak Abimanyu serta asisten pribadinya Pak Abi adalah Danu, Dion dan Daniel menyusul mereka dan juga pun sudah sampai di lobi rumah sakit. Mereka berjalan tergesa-gesa ke unit gawat darurat tanpa membuang waktu lagi.

__ADS_1


"Aku serahkan padaMu ya Allah atas keselamatan putra keduaku yang sama sekali belum pernah aku lihat sekalipun," lirihnya Endra.


Bu Helma pun terus melafalkan banyak doa untuk keselamatan dan kesembuhan cucu keduanya itu yang baru beberapa jam yang lalu ditemukan keberadaannya setelah beberapa tahun mereka berpisah.


Vanessa nampak dari jauh sudah kelihatan di depan ruangan ugd mondar mandir kesana kemari saking gelisah, panik dan takutnya mengenai kondisi dari putra keduanya itu.


"Vanessa apa yang terjadi pada cucuku?" Tanyanya Bu Helma.


Vanesa yang melihat kedatangan mantan mertuanya itu segera mengarahkan pandangannya ke arah kedatangan beberapa orang yang sama-sama nampak khawatir.


"Putraku Ma, putraku Samudera dia harus menderita di dalam sana," ratapnya Vaneesa dalam tangisannya itu yang menangis tersedu-sedu.


Bu Helma menatap ke arah putra sulungnya Syailendra," kamu harus sabar dan kuat Nak, mari kita doakan yang terbaik untuk cucuku Samudera, semoga operasinya lancar dan berjalan sukses,"


"Amin ya rabbal alamin," ucap semuanya yang hadir di dalam ruangan itu.

__ADS_1


Endra Prasatya yang melihat seorang perawat yang hendak masuk ke dalam ruangan operasi segera ditahan sementara oleh Endra.


"Suster apa yang terjadi pada putraku? Tolong berikan yang terbaik untuk putraku berapapun biayanya saya akan membayar,kalau bisa datangkan dokter handal dan hebat untuk menangani kondisi kesehatannya anakku," pintanya Endra dengan wajahnya yang sangat serius.


"Kami akan melakukan apapun yang terbaik untuk semua pasien yang membutuhkan perawatan dan bantuan tenaga medis," ucapnya perawat itu lalu segera berjalan meninggalkan tempat mereka berdiri.


Beberapa saat kemudian, mereka masing-masing kelelahan menunggu operasinya selesai hingga mereka memutuskan untuk duduk di salah satu kursi tunggu khusus untuk keluarga pasien. Tanpa sengaja Sailedra duduk di sampingnya Audrey Vanessa mantan istrinya itu.


Suara isakan tangisannya Vaneesa sesekali masih sering terdengar dari bibirnya itu. Endra menarik perlahan kepalanya Vanesaa agar segera bersandar di bahunya.


"Menangislah jika kamu ingin menangis tidak perlu ditahan seperti itu," ujarnya Endra.


Vanesa semakin mengeraskan suara tangisannya itu sampai membuat Starla mendekatinya mamanya itu.


"Mama, jangan sedih lagi Ara yakin Abang Sam pasti akan selamat kok," bujuknya Ara sembari menyeka air matanya Vanesa anak berusia sembilan tahun itu.

__ADS_1


__ADS_2