Merebut Hati Mantan Istri

Merebut Hati Mantan Istri
Bab. 55


__ADS_3

Ibu Helma yakin jika surat cerai itu bukanlah keinginannya semata dari Vanesa, dia yakin dan sangat tahu karakternya Vaneesa bagaimana yang sangat membenci yang namanya perceraian.


"Ibu yakin ada seseorang yang memanfaatkan keadaan ini, dan bodohnya putra kita tertipu dan terperdaya dengan keburukan dan kebusukan dari istri sirinya sehingga terlalu bego hingga masuk ke dalam perangkap orang itu," ungkap Bu Helma lagi.


Pak Abimanyu menatap intens ke arah istrinya berada, "Kalau bukan Nafeesa terus siapa Bu, apa ini perbuatan dari Lisna yah?" Tanyanya yang menduga jika semua hal itu Lisna lah yang bertanggung jawab dan merencanakan semua ini dengan matang.


Pak Abi kembali merogoh sakunya untuk mengambil hpnya. Dia berniat untuk menghubungi nomor hp mantan menantu sirinya itu. Karena Pak Abi ingin meminta penjelasan dari Lisna langsung. Tapi, langkahnya segera dihentikan oleh Bu Helma.


"Mas, stop tidak usah menelponnya lagi, Ibu tidak ingin berhubungan dengannya lagi sampai kapan pun dan apa pun yang terjadi, kalau perlu blokir nomor hpnya Lisna dari hpnya Mas dan Endra, tidak ada gunanya berhubungan lagi dengan wanita iblis itu," geramnya Ibu Helma.


"Betul yang kamu katakan, semua kemalangan, kesedihan dan kehancuran hidupnya Endra dan pernikahannya dengan Audry Vanesa semuanya gara-gara Lisna si ular betina itu," timpal Pak Abi yang memaki dan menghujat Lisna.


"Setelah semua kejadian ini, Ibu akan tinggal bersama dengan Endra dan akan selektif menjaganya dari semua ancaman dari mana saja, dan Ibu berharap Vanesa suatu saat nanti masih menjadi menantu kita Mas," terangnya dengan panjang lebar yang sudah mulai emosi mengingat kejadian yang menimpa rumah tangga anak sulungnya.


Pak Abimanyu memeluk tubuh istrinya dengan erat. Mereka sama-sama saling menumpahkan kekesalan dan kecewanya terhadap nasib percintaannya Endra yang sangat memprihatinkan.


Sedangkan di belahan dunia lainnya, sebuah rumah sakit khusus untuk ibu hamil. Vanesa dan Ariel memeriksakan kondisi kehamilannya.


"Syukur Alhamdulillah… makasih banyak ya Allah semoga mereka dalam sehat dan lahir dalam keadaan yang sempurna juga," cicitnya Ariel.


Ariel Prayoga tersenyum bahagia melihat layar komputer empat dimensi itu yang memperlihatkan keadaan calon bayinya Vaneesa yang ternyata kembar itu calon anak sambungnya.


Keduanya tidak menduga dan menyangka jika calon bayinya adalah anak kembar, tetapi mereka belum mengetahui jenis kelamin keduanya karena mereka seakan-akan selalu menutupi jati diri mereka.


"Alhamdulillah… apa kira-kira Mas Syailendra akan bahagia seperti yang dirasakan oleh Abang Ariel yah? Padahal Abang Ariel bukanlah ayah biologis dari calon anak-anakku," gumam Vanesa seraya sesekali melirik ke arah Ariel berada yang sedari tadi tersenyum bahagia dan sumringah.


Hingga membuat mereka penasaran dan eksaitik menanti kelahiran dua buah hatinya yang tersisa kurang lebih empat bulan lagi.


"Syukur Alhamdulillah, anak-anak kita sehat dan baik-baik saja sayang," ucapnya dengan memegang kedua tangannya Vanesaa sambil terus memperhatikan layar komputer itu.

__ADS_1


"Iya Mas, aku sangat bahagia dan bersyukur mereka dalam keadaan yang baik-baik saja dan semoga mereka sehat hingga keduanya lahir ke dunia ini," balasnya yang raut wajahnya memancarkan binar kebahagiaan.


"Selamat yah Bu, Anda mengandung bayi kembar," ucap tulus dokter sembari terus meletakan alat untuk mengetahui keadaan dari kedua calon penerus Ariel yang jelas-jelas bukan darah dagingnya.


Setelah dokter melakukan pemeriksaan dengan menggunakan teknologi yang cukup canggih. Dokter pun menuliskan resep obat dan vitamin yang paling terbaik yang ada untuk kedua calon anak mereka.


"Kita harus segera menghubungi Mami sayang dan mengabarkan kepadanya kalau calon anak kita adalah twins," usulnya Ariel seraya tersenyum penuh kebahagiaan.


"Nanti saja Mas, kalau kita sampai di rumah, soalnya aku capek banget," kilahnya Vanesa yang menunjukkan wajah sendu di hadapan suaminya.


Ariel mengelus pelan dan penuh kelembutan di atas puncak perutnya Vanesaa yang sudah mulai membuncit.


"Ya Allah… entah kenapa, perasaanku tidak enak jika mengingat tentang Nyonya Dwi, kenapa perasaanku akhir-akhir ini tidak enak jika mengingat namanya, serasa ada yang mengganjal di hati ini dan firasatku seperti akan ada kejadian yang nantinya akan terjadi." Batinnya Vanesa selalu mengalami kegelisahan dan ketakutan jika berhubungan dengan Mami dari suami keduanya itu.


"Ini resep obat untuk istri Tuan dan tolong dijaga baik kehamilannya ibu, dan jangan lupa untuk selalu mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi serta beberapa obat dan vitamin yang saya sudah dituliskan di dalam kertas itu Tuan," ujarnya dokter kandungan yang nantinya akan selalu menangani kesehatan dari Vanesa hingga melahirkan sesuai dengan rekomendasi dari Nyonya Dwi tentunya.


"Makasih banyak Dok, Kalau begitu kami permisi dulu," ucap Ariel berpamitan kepada dokter kandungan tersebut sambil menggandeng tangannya Vanesa dengan penuh kehati-hatian.


Seandainya bisa, Vanesaa tidak ingin berhubungan lagi dengan Nyonya Dwi Handayani, tapi sangat mustahil dan tidak mungkin bisa terjadi dan dia lakukan selama mereka masih suami istri. Dan dia tidak mungkin juga harus melarang suaminya untuk bertemu dan berinteraksi dengan maminya sendiri itu sangat mustahil dia lakukan.


****************


Maaf novel ini alurnya maju mundur cantik.. sekarang masih berputar kisah sebelum Audrey Vanessa dan Syailendra berpisah atau cerai.


Mohon maaf jika terdapat banyak kesalahan atau typo dalam penulisannya..


Mampir juga dinovelku yang lain Kakak ceritanya juga bagus tidak kalah dengan Hikayat Cinta Syailendra loh, judulnya ada di bawah ini:


__ADS_1


Pelakor Pilihan


Cinta Kedua CEO


Love Story Ocean Seana


Ketika Kesetiaanku Dipertanyakan


Hanya Sekedar Baby Sitter


Kau Hanya Milikku


Kekuatan Cinta


Cinta pertama


Duren I Love You



Jangan lupa untuk selalu memberikan dukungannya terhadap Merebut Hati Mantan Istri dengan caranya:


Like Setiap babnya


Rate bintang lima


Favoritkan agar tetap mendapatkan notifikasi


Bagi gift poin atau koinnya dan klik iklannya juga yah kakak readers...

__ADS_1


Makasih banyak all readers…


I love you all..


__ADS_2