Merebut Hati Mantan Istri

Merebut Hati Mantan Istri
Bab. 44


__ADS_3

"Forget the about one who coused the pain, Lupakan seseorang yang membuatmu sakit."


Penyesalan tidak dapat mengubah masa lalu, begitu pula kekhawatiran tidak dapat mengubah masa depan.


Kesenangan bermula dari kebersamaan bersama orang-orang terdekat, terutama keluarga.


Fun starts from being together with the closest people, especially family.


Bijaklah dalam bersikap... tindak tanduk Anda baik buruknya pasti akan ada timbal baliknya.


Lisna menghempaskan tangannya Endra dengan sedikit kasar, "Mas Endra, dulu aku memang sangat mencintaimu, tapi setelah kamu bangkrut rasa cintaku padamu perlahan terkikis hingga detik ini sudah tidak tersisa sedikitpun, aku tidak ingin hidup menderita dengan pria seperti kamu lagi!!" Sarkasnya yang berusaha melepaskan pegangan tangannya.


"Apa!!! Jadi seperti ini lah besarnya cintamu padaku haaa!!!" Teriak Endra tepat di depan wajahnya Lisna.


Lisna membalas menatap jengah ke arah suami sirinya itu, "Iya, kalau benar itu adanya, memang kenapa?" Tanyanya yang sudah melipat kedua tangannya di depan dadanya Lisna.


Endra masih berusaha untuk menarik tangannya Lisna agar tidak pergi meninggalkannya,"Lisna hampir empat tahun kita bersama, hanya sebesar inikah rasa cintamu untukku? Ingat gara-gara kamu aku harus menceraikan istri sahku dan gara-gara kamu lah aku terpaksa jadi anak durhaka!!" Jeritnya Endra yang sudah tersulut emosinya.


Lisna hanya tersenyum licik dengan penuh maksud ke arah Endra," satu hal yang perlu kamu tahu, kalau bukan cuma kamu pria yang selama ini ada di dalam hidupku tapi banyak dan bagiku kamu hanya pria persinggahan aku asalkan aku puas menikmati kekayaaanmu selama ini, tapi kamu sudah miskin jadi aku sebaiknya pergi dari hidupmu untuk selamanya!!" Geramnya Lisna.


Bagaikan disambar petir, Endra tersentak terkejut mendengar perkataan dari Lisna yang sama sekali tidak menyangka akan mendengar perkataan dari Lisna sendiri. Ia sama sekali tidak menduga, jika Lisna yang dia sayangi setulus hati, tidak pernah ia bentak dengan perkataan kasar sedikit pun, wanita yang sangat ia cintai sepenuh hati ternyata perempuan brengsek dan nakal yang menjajakan tubuhnya pada kekasihnya yang berada di luar sana.


"Aku tahu apa yang ada di dalam pikiranmu itu, iya aku sudah tidak perawan lagi saat pertama kali melakukannya dan kamu adalah pria yang ketiga dalam hidupku yang sudah mencicipi tubuh ku ini," cerca Lisna yang tersenyum meremehkan Endra sambil menunjuk dadanya suaminya itu.


Dengan mudah dan entengnya Lisna mengucapkan semua perkataan itu dengan lugas tanpa ada beban sedikit pun yang mengatakan dirinya tidak suci lagi di hadapan Endra.


Syailendra mengusap wajahnya dengan gusar dan penuh penyesalan. Dia tidak menyangka selama ini hidup dengan perempuan ular berbisa berkepala dua itu.


"Ya Allah… kenapa semua ini terjadi padaku," cicitnya Endra.

__ADS_1


"Makanya setiap kali kita berhubungan aku selalu menyuruhmu untuk memakai alat kontrasepsi agar aku tidak hamil, dan satu hal lagi, aku tidak pernah mencintaimu dan aku hanya memperalat kamu agar membuat Vanesaa perempuan kampungan dan cupu itu menderita, karena sudah menganggu ketenangan hidupku selama ia hadir di dalam keluargaku sebagai anak angkat," geram Lisna dengan tatapan membunuhnya ia layangkan untuk suaminya itu tanpa perasaan bersalah sedikitpun lagi.


Tangannya Endra yang sedari tadi memegang tangannya Lisna perlahan terlepas dengan sendirinya. Dia tersungkur ke atas lantai saking terkejutnya mendengar kenyataan pahit yang barusan didengarnya itu.


"Karena urusanku di dalam rumah ini sudah tidak ada, jadi aku akan pergi dari sini, tapi aku mohon talak aku, karena aku tidak ingin terikat lagi pernikahan dengan Pria yang miskin dan melarat seperti kamu," ketusnya Lisna dengan senyuman liciknya.


Dengan berat hati Endra mengucap kata talak tiga langsung di depan Lisna, "Baiklah karena itu pilihanmu, mulai detik ini kamu Lisna bukan lagi istrinya Syailendra Arkana Aryasatya Abimanyu untuk selamanya, aku talak tiga kamu," kesalnya Endra dengan penuh penyesalan dan sedih serta kecewa dalam waktu yang bersamaan.


Endra berlutut di hadapan Lisna sambil mengucap kata cerai. Dia tidak ingin untuk kedua kalinya menyebut kata cerai lagi dari bibirnya cukup waktu bersama dengan Vanesa kala itu, tapi Lisna yang memaksanya untuk mengucapkan kata sakral itu.


Lisna dengan enteng melangkahkan kakinya menuju pintu keluar rumah yang satu tahun itu dia tempati selama ini ketika mereka berhubungan. Dia menatap ke arah Endra yang masih setia berlutut di ujung tangga.


Lisna berhenti sesaat," Kamu terlalu naif dan bodoh karena terlalu percaya dengan perkataan aku, hahahaha!!" Teriaknya Lisna sembari tertawa terbahak-bahak melihat wajahnya mantan suami sirinya itu hancur sehancur-hancurnya.


Lisnya belum sempat membuka pintu rumahnya, seorang pria yang masuk nyelonong ke dalam rumahnya.


"Hey Sayang, apa sudah siap untuk pergi dari sini?" Tanyanya sambil menciumi seluruh wajahnya Lisna dengan penuh kemesraan di hadapan Endra.


"Ayo kita pergi dari sini, aku tidak bisa bernafas dengan baik kalau terus berada di rumahnya orang miskin," dengusnya Lisna dengan mengibaskan tangannya di depan hidungnya seakan-akan ada bau busuk yang dia cium.


Bagaikan rekaman kaset kusut, Endra kembali teringat saat dia menceraikan Audrey Vanessa tanpa perasaan hanya karena kesalahpahaman yang dia lakukan. Dia tidak menyangka jika, Vanesaa sama sekali tidak bersalah malahan dia lah yang terlalu bodoh dan naif dengan mudahnya hidup dalam kebohongan Lisna.


...****************...


Maaf novel ini alurnya maju mundur cantik.. sekarang masih berputar kisah sebelum Audrey Vanessa dan Syailendra berpisah atau cerai.


Mohon maaf jika terdapat banyak kesalahan atau typo dalam penulisannya..


Mampir juga dinovelku yang lain Kakak ceritanya juga bagus tidak kalah dengan Hikayat Cinta Syailendra loh, judulnya ada di bawah ini:

__ADS_1



Pelakor Pilihan


Cinta Kedua CEO


Love Story Ocean Seana


Ketika Kesetiaanku Dipertanyakan


Hanya Sekedar Baby Sitter


Kau Hanya Milikku


Kekuatan Cinta



Jangan lupa untuk selalu memberikan dukungannya terhadap Merebut Hati Mantan Istri dengan caranya:


Like Setiap babnya


Rate bintang lima


Favoritkan agar tetap mendapatkan notifikasi


Bagi gift poin atau koinnya dan klik iklannya juga yah kakak readers...


Makasih banyak all readers…

__ADS_1


I love you all..


__ADS_2