
Dalam Islam membahagiakan suami itu penting karena surga istri ada di bawah kaki suaminya. Suami pun juga harus memperlakukan istrinya dengan baik.
Karena hubungan intim suami istri tentu dilandasi dengan niat untuk saling memberi kesenangan pada diri sendiri dan juga pasangan.
Cinta atau pun tidak, yang namanya kewajiban dan tanggung jawab tetap harus dipenuhi dan dijalankan.
Kebahagiaan Istri adalah disaat bisa memenuhi kewajibannya di atas ranjang.
Bagiku yang terpenting bukanlah siapa yang ku nikahi, tapi bagaimana aku membangun pernikahan itu dengan keyakinan dan komitmen.
No matter how busy you are, no matter how far you go, family is your home'. Money and popularity can't afford to be with family.
Vanessa tanpa ragu dan banyak pikir, dia memenuhi permintaan dari suaminya. Syailendra mulai membuka pakaian Vaneesa perlahan hingga tak tersisa selembar pun ditubuhnya.
Ia sangat mengetahui dengan pasti, jika Endra menginginkan hal tersebut karena dalam pengaruh obat, tapi baginya kewajiban sebagai seorang istri tetap harus dipenuhi.
"Ya Allah… semoga hari ini adalah hal yang baik dan permulaan yang baik pula untuk kehidupan keluargaku," batinnya Vanesa.
Baginya ibadah terpanjang dalam hidup adalah ibadah antara suami istri dalam hal memenuhi kewajibannya. Sehingga dia sama sekali tidak menolak keinginan suaminya. Dengan keyakinan yang kuat dan berharap agar keadaan kehidupan rumah tangganya bisa berubah setelah hari ini.
"Lisna! aku sangat mencintaimu sayang, kamu membuat malam ini sangat bahagia," racau Syailendra.
Perkataan yang meluncur dari bibirnya Endra nama panggilannya yang sering dipakai oleh Lisna istri sirinya. Perkataan yang meluncur dari bibir suaminya itu membuat sudut hatinya yang terdalam tergores luka sembilu.
Bagaikan diserang dengan ribuan jarum yang langsung menikam hatinya. Air matanya menetes membasahi pipinya bersamaan dengan perihnya bagian inti terdalamnya. Hancur, sedih, kecewa dan pilu bercampur menjadi satu dalam bagian hati dan perasaannya.
"Ya Allah… sangat sakit mendengar suamiku menyebut nama wanita lain saat kami berhubungan," lirihnya Vanessa.
Ingin berteriak menahan sakit hatinya mendengar perkataan dari suaminya serta sakitnya bagian area intimnya yang terus dihujani oleh Andra tanpa jeda dan berhenti sedikitpun.
"Ya Allah kenapa hati ini lebih sakit dibandingkan dengan sakitnya bagian sensitifku?"
Air matanya semakin menetes membasahi pipinya, tetapi Endra sedikit pun tidak menggubris atau peduli sedikitpun dengan keadaan dari istrinya itu.
__ADS_1
"Hmmmm sayang kenapa malam ini punyamu sangat menggodaku tidak seperti biasanya," ujarnya lagi yang menggoyangkan pinggulnya hingga ke dasar terdalam milik Audrey Vaneesa.
Vanesa sama sekali tidak peduli dengan perkataan dari Endra sedikit pun. Dia sibuk dengan pikirannya sendiri walaupun di bagian sensitifnya terus dihujani oleh miliknya Endra dia hanya berusaha sekuat tenaga untuk menahan betapa sakit dan hancurnya perasaannya saat itu juga.
"Ya Allah sabarkanlah hatiku, dan jangan biarkan hati ini sedih dan berpikiran yang macam-macam, tabahkan dan ikhlaskan hati hambaMu ini yang lemah dan tidak berdaya," Venesa membatin dengan disertai tetesan demi tetes air matanya.
Endra baru kali ini mendapatkan yang pertama kali sedangkan bersama dengan Lisna adalah yang kesekian kalinya. Hanya saja Endra sama sekali tidak bisa membedakan mana yang buka baru dengan yang second. Hingga pagi menjelang subuh baru lah Endra berhenti dan turun dari atas tubuhnya Vanesa.
Sedangkan Vanesa yang baru pertama kali merasakannya sangat tersiksa. Tubuhnya serasa mau remuk dan seketika tenaganya tidak ada sedikitpun lagi. Endra yang telah melaksanakan dan memberikan nafkah lahir batin kepada Vanesa segera tertidur pulas.
Dia sama sekali tidak menghiraukan rintihan kesakitan yang dirasakan oleh Vaneesa. Dia ingin bangkit dari tidurnya karena merasakan gelisah yang tidak enak dibagian bawah perutnya. Tapi, rasa perih yang tak tertahankan tiba-tiba menderanya.
"Kenapa sakit sekali, apa seperti ini memang rasanya jika baru pertama kalinya melakukannya," cicitnya Vanesa dibawah kunkungan tangan kekarnya Syailendra.
Dia berusaha turun dari ranjangnya, tapi gerakannya kembali terhenti saat rasa sakit itu semakin dirasakannya.
"Mungkin besok pagi saja aku bersihkan, lebih baik aku tidur saja," Vanesaa membatin sembari mengelap tetesan air matanya yang tersisa.
"Aku sangat berharap setelah ini, hubunganku dengan Mas Andra mengalami perubahan yang baik kalau bisa aku berharap ya Allah… aku bisa segera hamil sesuai harapan Mama Helma dan Papa Abi," harapnya Vanessa sebelum mengistirahatkan tubuhnya.
Dia menatap wajah suaminya yang sudah tenang dan damai dalam tidurnya. Dia sama sekali tidak memungkiri jika pahatan bentuk wajahnya Endra membuatnya terpesona.
Kebahagiaan Istri adalah disaat bisa memenuhi kewajibannya di atas ranjang.
Seorang suami pun sama akan sangat bahagia dan lega serta plong jika apa yang mengganjal di dalam hati dan pikirannya bisa tersalurkan dengan baik di atas tubuh sang istri tercinta.
Berniat menyenangkan pasangan juga jadi bagian dari adab serta tata cara berhubungan suami istri sesuai Sunnah dan syariat Islam.
Istri yang baik dalam Islam adalah dia yang berniat menyenangkan suaminya dalam segala hal yang dilakukannya, termasuk saat bercinta.
****************
Mohon maaf jika terdapat banyak kesalahan atau typo dalam penulisannya..
__ADS_1
Mampir juga dinovelku yang lain Kakak ceritanya juga bagus tidak kalah dengan Hikayat Cinta Syailendra loh, judulnya ada di bawah ini:
Pelakor Pilihan
Cinta Kedua CEO
Love Story Ocean Seana
Ketika Kesetiaanku Dipertanyakan
Hanya Sekedar Baby Sitter
Kau Hanya Milikku
Kekuatan Cinta
Jangan lupa untuk selalu memberikan dukungannya terhadap Hikayat Cinta Syailendra dengan caranya:
Like Setiap babnya
Rate bintang lima
Favoritkan agar tetap mendapatkan notifikasi
Bagi gift poin atau koinnya.
Makasih banyak all readers…
I love you all..
__ADS_1