Merebut Hati Mantan Istri

Merebut Hati Mantan Istri
Bab. 61


__ADS_3

"Kita baringkan Tuan Muda Aril di atas sini, biarkan saja dia berbaring sambil menunggu kedatangan Nona Cristin," terangnya Robert dengan seringai liciknya.


Tanpa berfikir panjang Cristina segera memutar mobilnya yang awalnya sudah ingin kembali ke rumahnya. Ia secepatnya menyusul ke kafe saat mendengar kabar dari anak buahnya jika pria yang selama ini dia inginkan berada di dalam ruangan pribadinya sedang tidak sadarkan diri.


"Aku harus segera ke sana, dan menjalankan rencana ku untuk menjebaknya dan dia pasti akan menikahi ku nanti," ujarnya dengan menambah kecepatan mobilnya dengan wajahnya yang kegirangan.


Masih Flashback On…


Kisah Pernikahan Audrey Vanessa dengan suaminya Ariel yang sudah meninggal dunia.


Cristin tertawa terbahak-bahak setelah sekian lama akhirnya apa yang ingin dia lakukan mendapat jalan yang lebar dan terbuka.


"Setelah sekian lama aku menunggu kesempatan ini, akhirnya waktu berpihak juga padaku, padahal dari dulu aku merencanakannya tapi selalu gagal, aku tidak akan menyia-nyiakan kesempatan emas ini," tekadnya Cristina yang sedari tadi tersenyum penuh kemenangan.


Sejak pertemuannya dengan Aril sekitar kurang lebih dua tahun lalu, dari mulai pertemuan pertamanya itu Cristina sudah mulai jatuh cinta dan terobsesi kepada Aril. Ditambah lagi setelah ia, mengetahui jika Ariel adalah pewaris tunggal di keluarga Besar Permana.


"Aku tidak akan biarkan kamu lolos kali dari tanganku, tunggu saja aku akan buktikan siapa diriku yang sebenarnya, aku akan membuat Aril bbertekuk lutut di bawahku dengan pesona kecantikanku," gumamnya yang sangat yakin jika hari ini akan berhasil dengan rencana yang akan dia kerjakan.


Setelah mesin mobilnya mati, tanpa menunggu lama dan membuang waktu Cristina segera masuk ke dalam ruangan pribadinya tempat dimana Aril sudah terbaring dan tertidur.


Kondisi Aril waktu itu sangat kelelahan karena berpikir dengan kondisi rumah tangganya dan juga penyakitnya. Saat itu penyakit yang diidapnya selama ini sedikit kambuh sehingga membuat kondisinya harus tidak sadarkan diri.


"Apa semuanya sudah kamu jalankan sesuai arahanku?" Tanyanya Cristin saat bertemu dengan anak buahnya yang sudah diutus untuk mengatur dan menjalankan rencananya.


"Semua sudah diatur Bos sesuai perintah dan petunjuk dari Bos, sisanya hanya menjalankannya saja," Jawabnya Robert yang dengan seringai liciknya.


"Good, aku akan memberikan bonus besar untukmu, ini sebagai uang muka dari hasil pekerjaan kamu," ucapnya sambil mengambil sebuah amplop putih dari dalam clutch bagnya.


Roberto dan antek-anteknya tersenyum antusias, "Thanks Bos, dan selamat bersenang-senang," ujarnya dengan penuh kegirangan lalu meninggalkan bos-nya di dalam ruangan itu.


"Aku akan bersenang-senang malam ini juga di atas tubuhnya Aril yang seksi dan sispack itu," ujarnya Cristy setelah menutup rapat pintu ruangan pribadinya.


Cristina tanpa menunggu lama ia segera mengunci rapat pintu itu, lalu menyiapkan perlengkapan yang dia butuhkan seperti kamera dan alat perekam. Dia pasang dan simpan di tempat yang paling bagus posisinya, agar semua yang dia lakukan bisa terekspos dan terekam dengan baik.


"Tubuhnya Aril sungguh menggoda, sayangnya ia tertidur, jika tidak aku pasti akan berteriak kenikmatan, hussshhh!! Kenapa juga harus pingsan segala disaat penting seperti ini," cercanya Cristina.

__ADS_1


Cristina membuka seluruh pakaiannya hingga dia sudah polos tanpa sehelai benang pun di tubuhnya, begitu pun dengan tubuh Aril yang juga sudah tidak memakai pakaian selain celana boxernya saja.


"Mari kita bersenang-senang sayang!" Teriaknya Cristina saat merayap di atas tubuhnya Aril yang terlelap dalam tidurnya.


Cristina melakukan berbagai pose dan gaya yang menandakan bahwa dirinya seperti seseorang yang sedang bercumbu mesra. Dia sangat pintar dan lihai melakukan hal itu.


"Kamu akan segera punya seorang Daddy sayang, jadi bantu moms untuk menjalankan rencana ini dengan sebaiknya," cicitnya sambil mengelus perutnya yang masih datar itu.


Sedangkan di tempat lain, tepatnya di dalam kamar mandi. Setelah merasa semua kesedihan, kekesalan, kejengkelan dan rasa frustasinya hilang menguap terbawa dinginnya air di dalam bathtub. Vanesa segera bangkit dengan berpegang pada ujung bathtubnya.


"Aaaahhhhhh!!! Mas Aril maafkan aku!!!" Jeritnya Vanesaa di dalam kamar mandi.


Berulang kali Vanesaamengucap istighfar berulang-ulang, dan betapa kecewanya pada dirinya sendiri yang telah melakukan sesuatu yang seperti seakan-akan bukan keinginannya sendiri.


"Astaghfirullah, maafkan aku ya Allah… aku mungkin terlalu egois dan keras kepala menuntut hakku pada Mas Aril," cicitnya Vanesaa dengan raut wajahnya yang penuh penyesalan.


Saat ini dia sedih bukan lagi karena gara-gara Aril yang tidak lagi memenuhi keinginannya, tapi karena sedih dan kecewa sangat dengan sikapnya yang membuatnya kebingungan.


"Ya Allah… kenapa diriku seperti ini, kenapa aku meminta hakku pada Mas Sakti, dengan terus memaksanya?" Cicitnya yang sudah memakai jubah mandinya.


"Maafkan aku Mas yang sudah membuatmu marah, pasti Mas Arili sangat marah padaku setelah ini," sesalnya dengan wajahnya yang menyiratkan kesedihan yang teramat.


Vanesa segera berganti pakaian, lalu berjalan menuju kembali ke atas ranjangnya dengan tertatih.


"Kenapa semakin hari perutku semakin membesar saja dan berat badanku sulit aku gerakkan lagi, seolah-olah aku hamil tiga bayi saja kalau seperti ini terus," terangnya dengan perlahan mendudukkan tubuhnya di atas ranjang lalu mulai mengambil beberapa perlengkapan make up-nya.


Setiap hari, Vanesa semakin merasakan dirinya kesusahan untuk bergerak dan beraktifitas seperti biasanya. Ia kadang mengeluh karena merasa hanya hamil dua anak saja bukan lebih.


****************


Maaf novel ini alurnya maju mundur cantik.. sekarang masih berputar kisah sebelum Audrey Vanessa dan Syailendra berpisah atau cerai.


Mohon maaf jika terdapat banyak kesalahan atau typo dalam penulisannya..


Mampir juga dinovelku yang lain Kakak ceritanya juga bagus tidak kalah dengan Hikayat Cinta Syailendra loh, judulnya ada di bawah ini:

__ADS_1



Pelakor Pilihan


Cinta Kedua CEO


Love Story Ocean Seana


Ketika Kesetiaanku Dipertanyakan


Hanya Sekedar Baby Sitter


Kau Hanya Milikku


Kekuatan Cinta


Cinta pertama


Duren I Love You



Jangan lupa untuk selalu memberikan dukungannya terhadap Merebut Hati Mantan Istri dengan caranya:


Like Setiap babnya


Rate bintang lima


Favoritkan agar tetap mendapatkan notifikasi


Bagi gift poin atau koinnya dan klik iklannya juga yah kakak readers...


Makasih banyak all readers…


I love you all..

__ADS_1


__ADS_2