
Kehadiran Starla dalam hidupnya Sysilendra waktu itu mampu mengobati perlahan-lahan penyakit jiwa dan psikis serta kesedihan dan penyesalan yang diderita oleh Syailendra sendiri.
Kehadiran baby Starla waktu itu seolah sebagai obat pelipur lara hatinya Endra yang harus hidup dalam bayang-bayang penyesalan.
Rendra berdiri lalu berjalan ke arah luar ruangan tersebut. Rendra segera menjalankan sesuai dengan perintah dan petunjuk dari Pak Abimanyu Papa dari orang nomor satu di Perusahaan Global Star Tbk.
Pak Abimanyu berdiri dari duduknya lalu berjalan ke arah jendela tinggi yang terpasang di sudut ruangannya. Jika tirai gorden jendela dibuka akan memperlihatkan hampir keseluruhan kota Jakarta.
"Starla Kejora Syailendra cucuku, kamu akan segera memiliki Mama, semoga rencana Kakek berjalan mulus sesuai dengan yang kita inginkan semua," cicitnya Pak Abimanyu yang tersenyum sumringah.
Sedangkan di luar ruangan, tepatnya masih di sekitar perusahaan Global Star.
Hahaha "Kalau seperti ini cinta lama belum kelar juga, Mas Syailendra akan memperlihatkan sisi lemahnya jika wanita yang di carinya ternyata berada di dekatnya!" lirihnya Rendra yang berjalan ke ruangan Presdirnya.
Berselang beberapa saat kemudian, semua proses telah dilaksanakan sesuai aturan yang sudah ditentukan oleh pihak perusahaan. Vanesa bersyukur karena dia berhasil diterima di Perusahaan Global Star tersebut.
"Alhamdulillah, makasih banyak ya Allah… aku diterima di Perusahaan ini tapi, aku berharap semoga bukan karena Papa jadi aku diterima bekerja di sini," gumamnya Vanesa yang bahagia karena akhirnya bisa mendapatkan pekerjaan sehingga ia tidak perlu lagi repot-repot Ibu angkatnya itu.
Rendra berjalan ke arah Vanesaa yang juga berjalan ke arah pintu keluar. Rendra segera mempercepat langkahnya agar mereka saling berjejeran di jalan tersebut.
Vanessa memperhatikan jam tangan yang melingkar di pergelangannya," ya Allah… Angkasa sudah waktunya pulang, pasti anakku sudah terlalu lama menunggu kedatanganku, sekarang sudah jam 5 sore," cicitnya.
Vanessa semakin menambah kecepatan langkahnya menuju pintu tapi, langkahnya terhenti saat ada interupsi suara seseorang yang pasti dia kenal. Dia refleks menolehkan kepalanya ke arah sumber suara.
Vanessa langsung tersenyum ramah ke orang itu setelah menyadari siapa orangnya. Vanessa menghentikan langkahnya walaupun hatinya sudah khawatir dengan keadaan putranya yang kemungkinannya ia sudah lama sekali menanti kedatangannya dan waktu jam pulangnya Angkasa sudah pulang dari sekolahannya.
"Mas Rendra!" Sapanya Vanesaa.
__ADS_1
Rendra hanya tersenyum menanggapi sapaan dari Vanesaa itu.
Raut wajahnya Vanesaa sudah khawatir dan cemas karena putra sulungnya sama sekali tidak menghubunginya. Padahal dia memiliki hp yang baru sekitar tiga hari yang lalu dia belikan khusus untuk anaknya, karena untuk mempermudah proses komunikasi diantara mereka.
Logikanya Vaneesa kurang merespon sesuatu karena terlalu khawatir dan risau dengan kondisi dari putranya itu. Hal itu kemungkinannya bisa terjadi jika sewaktu-waktu Vanesaa terlambat datang sepulang dari kerja.
"Sepertinya kamu nampak mencemaskan sesuatu," tuturnya Rendra ketika sudah berdiri di samping kanannya Vaneesa.
Vanesaa yang ditegur dan diajak berbicara segera menyahut seruan dari sahabat lamanya itu.
"Anu… anu itu…" raut wajahnya kebingungan karena bingung apa harus jujur atau tidak.
Vanesa tidak ingin jika ada yang mengetahui jika dia memiliki seorang putra dari Endra.
"Aku tidak mungkin mengatakan kepadanya jika aku memiliki seorang putra karena hal itu bisa saja ia sampaikan kepada Mas Endra karena mereka kan sepupu," batinnya Vanesaa.
"Aku sebaiknya berbohong sedikit agar keberadaan Angkasa tidak diketahui oleh Papanya, karena kalau ia tahu aku bisa kehilangan anakku," Vanesaa membatin sembari tangannya saling meremas satu sama lainnya serta wajahnya yang sudah menetes peluh keringat.
****************
Maaf novel ini alurnya maju mundur cantik.. sekarang masih berputar kisah sebelum Audrey Vanessa dan Syailendra berpisah atau cerai.
Mohon maaf jika terdapat banyak kesalahan atau typo dalam penulisannya..
Mampir juga dinovelku yang lain Kakak ceritanya juga bagus tidak kalah dengan Hikayat Cinta Syailendra loh, judulnya ada di bawah ini:
__ADS_1
Pelakor Pilihan
Cinta Kedua CEO
Love Story Ocean Seana
Ketika Kesetiaanku Dipertanyakan
Hanya Sekedar Baby Sitter
Kau Hanya Milikku
Kekuatan Cinta
Jangan lupa untuk selalu memberikan dukungannya terhadap Merebut Hati Mantan Istri dengan caranya:
Like Setiap babnya
Rate bintang lima
Favoritkan agar tetap mendapatkan notifikasi
Bagi gift poin atau koinnya dan klik iklannya juga yah kakak readers...
Makasih banyak all readers…
__ADS_1
I love you all..