My Obsessive Boyfriend

My Obsessive Boyfriend
38. Untuk Menjagamu 2


__ADS_3

Setelah beberapa saat, David kembali bangun. Dia merasa tidak bisa bersama Amelia malam ini. Dia harus memberikan waktu untuk Amelia.


Pelan-pelan David membuka pintu kamarnya sembari memikirkan alasan jika Amelia bertanya. Akan tetapi, Amelia sudah tidak ada di atas ranjang. David bisa mendengar gemericik air dari kamar mandi. Rupanya Amelia tengah mandi. David tidak berlama-lama di dalam kamar. Sebelum Amelia keluar dari kamar mandi, dia sudah mengambil kunci mobil dan ponselnya.


Sambil berjalan menuju parkiran mobil, David menemukan banyak panggilan tak terjawab dari sekretarisnya. Dia pun menghubungi balik orang itu.


"Ada apa?" tanya David setelah panggilannya terjawab.


"Berikan saja dia uang dan suruh dia pergi. Aku sudah tidak punya urusan dengannya lagi. Lagipula aku sudah mendapatkan Ameliaku lagi."


"Aku akan ke sana sekarang juga. Jadi usir dia sebelum aku sampai di sana."

__ADS_1


David memutuskan panggilannya. Dia mempercepat langkahnya menuju mobil. Kemudian dia pergi ke Laksana Hotel agar Amelia bisa memiliki waktu sendiri.


***


"Apa yang terjadi?" tanya Amelia khawatir.


David menoleh sedikit. "Sebaiknya kau mandi lebih dahulu. Kau bisa masuk angin nanti," kata David. Kemudian dia pergi keluar dari kamar.


Ah, air gerimis itu! Amelia mengira kalau air gerimis itu yang mungkin membuat tubuhnya menjadi tidak bersih, tetapi bukannya air gerimis juga air?


Tanpa banyak berpikir, Amelia pun bangun untuk pergi ke kamar mandi. Dia berusaha mandi dengan benar. Menggosok tubuhnya dengan sangat teliti. Jika dia hanya mandi seperti biasa, tidak akan ada bedanya dengan dirinya yang terguyur air hujan.

__ADS_1


Sama seperti sebelumnya, Amelia datang ke tempat ini tanpa membawa apa pun, kecuali pakaian. Bedanya hari ini dia hanya membawa tasnya. Karena pakaiannya yang basah, Amelia pun keluar dari kamar mandi hanya dengan mengenakan mantel mandi.


Cukup lama Amelia menunggu David di dalam kamar. Akan tetapi, laki-laki itu tak segera kembali. Akhirnya dia memutuskan keluar kamar untuk mencari David. Meski telah mencari di setiap sudut ruangan, Amelia tak menemukan satu pun tanda-tanda keberadaan David. Akhirnya dia kembali ke dalam kamar dan tidur lebih dahulu.


Amelia tidur dengan sangat pulas. Keesokan harinya dia sampai bangun setelah siang mengusir pagi. Kamar David memang nyaman untuk orang sepertinya yang setiap harinya tidur di atas kasur keras.


Meski semalam Amelia tidur sendiri, saat terbangun Amelia terkejut karena tidak menemukan David di sampingnya. Dia meraba tubuhnya. Ternyata dia masih mengenakan mantel mandinya. Itu berarti tidak terjadi apa pun semalam. Lalu ke mana David pergi?


Amelia langsung bangun. Tanpa mencuci mukanya lebih dahulu, dia keluar dari kamar. Dia mengira David benar-benar tidak kembali semalam, tetapi ternyata tidak, David sempat kembali entah semalam atau tadi pagi.


***

__ADS_1


__ADS_2