My Obsessive Boyfriend

My Obsessive Boyfriend
64. Perubahan Hubungan 6


__ADS_3

Alex memang benar: Levina telah mengetahui segalanya. Tidak mungkin Levina tidak tahu sedangkan dirinyalah yang mengakibatkan kaki Alex terluka. Dia bahkan sampai menyembunyikan sebuah kamera di kamar Alex dengan bantuan seorang perawat.


Meski tahu kalau Alex lah yang terluka, Levina tetap mengendarai mobilnya pergi. Dia tidak bisa menolong Alex karena itu akan membuat dirinya berada dalam masalah. Kemudian Levina mengikuti ambulans yang membawa Alex ke rumah sakit diam-diam.


Levina tidak berani mengangkat kepalanya di depan Alex. Karena itulah dia mematikan ponselnya. Meski begitu, dia masih menyempatkan diri untuk memanfaatkan rasa bersalah Amelia dan luka Alex untuk mengganggu David.


Meski tidak pernah menjenguk Alex secara langsung, mobil putih Levina selalu terparkir di halaman parkir rumah sakit. Dia selalu mengawasi Alex dari sana melalui laptopnya. Setelah mendengar pernyataan Alex yang akan menjual restoran kepada Amelia, Levina langsung menutup laptopnya. Dia tidak lagi peduli pada kesalahannya. Kepeduliannya sepenuhnya diberikan kepada Alex yang mungkin akan melangkahkan kakinya pada jalan yang salah. Dia pun bergegas pergi ke kamar tempat Alex dirawat.


Levina mendobrak pintu itu tanpa mengetuknya atau sepatah kata permisi. Dia sudah tidak menemukan Amelia di sana. Dia hanya menemukan Alex yang tetap tersenyum lebar.


“Akhirnya kau datang. Tidakkah kau tahu kalau aku—“


“Apa maksudmu!” teriak Levina memotong sambutan Alex.


Levina pun berjalan cepat sehingga berada di samping Alex. Alex pun memegang tangan Levina.


“Kau kenapa?” tanya Alex perhatian.

__ADS_1


“Kau yang kenapa!” Levina melempar tangan Alex darinya. “Bukankah sudah kularang untuk menjual restoran! Kenapa tiba-tiba kau malah menjualnya?! Apa rencanamu?! Apa kau sudah tidak mencintaiku?! Apa sekarang kau berniat untuk pergi dari sini dan lenyap dari jangkauanku?!”


“Tentu saja aku sangat ingin pergi dari sini,” sahut Alex dengan tenang.


“KAU—“


Tiba-tiba Alex menarik tangan Levina sehingga perempuan itu langsung terjatuh di atas dadanya. Alex langsung memeluknya.


“Tapi aku tidak berniat untuk lenyap dari jangkauanmu,” bisik Alex dengan nada menggoda.


“Apa maksudmu?!” Levina berusaha bangun dan melepaskan diri dari pelukan Alex, tetapi Alex malah mengeratkan pelukannya. Akhirnya Levina diam.


“Kau masih menyempatkan diri untuk menggodaku setelah memutuskan sesuatu yang sudah kularang.”


“Perempuan yang akan kunikahi itu kau, bukan perempuan sembarangan. Bagaimana mungkin aku bisa berani hidup bersamamu hanya sebagai pemilik sebuah restoran.”


“Apa maksudmu?”

__ADS_1


“Menikahlah denganku agar aku berhak mengurus perusahaan keluargamu sehingga bisa sepadan untuk hidup bersamamu.”


“David ….”


“Menikahkah denganku … segera ….”


“Bagaimana kau bisa mengatakan semua itu dengan tenang setelah apa yang aku lakukan kepadamu?”


“Membuatku jatuh hati kepadamu?”


“Tidak perlu bertindak bodoh. Kau tahu maksudku. Aku juga tahu kalau kau tidak mungkin tidak tahu kalau akulah yang menyebabkan kakimu terluka karena aku menggunakan mobilmu malam itu.”


“Jangan terlalu percaya diri! Bukan kau yang melukai kakiku, tapi aku sendirilah. Aku sengaja menabrakkan kakiku bukan untuk menyelamatkan Amelia darimu.”


“Tapi kenapa kau melakukan itu?”


“Karena aku benar-benar ingin memulai hidup baru yang tenang bersamamu. Aku telah menyelesaikan masalah-masalah yang akan menghambat kehidupan baru kita.”

__ADS_1


Alex telah mengorbankan kakinya untuk mengakhiri masalah-masalah yang telah Levina ciptakan sebelumnya. Namun, itu malah membuat Levina menjadi semakin merasa bersalah. Kenyataannya: Levina telah menciptakan masalah baru kepada David.


***


__ADS_2