
Kediaman Adiguna
Pagi itu kluarga Adiguna melaksanakan sarapan bersama,namun anak sulung nya nyatanya tidak ikut sarapan bersama.
"Pagi pah,pagi mah"ucap ke dua gadis cantik tak lain adek dari Raditya.
"Pagi sayang,..
Kecupan kasih sayang kala pagi kumpul di meja makan,selalu anak-anak berikan kepada kedua orang tua nya.
"Kakak mana mah?kok nggak ikut sarapan??
Tanya cindy kepada ibu clau.
"Masih di kamar mungkin.
"Bik,bibik??
"Iya nyonya.
"Tolong panggilan kan Raditya ya bik..
"Waktunya sarapan pagi.
"Iya nyonya.
Sang bibik atau tak lain adalah pembantunya bergegas naik ke lantai dua untuk membangunkan sang tuan muda nya.
tok tok tok
"Tuan.....Waktunya sarapan tuan muda!
Panggilan si bibik tidak mendapat kan sahutan s
Ama sekali,kemudian bibik pun turun kembali.
"Maaf nyah sepertinya Aden tidak ada di kamar nya,mungkin semalam tidak pulang nyonya.
"Ya sudah bik,boleh tinggal kan Kami.
"Baik nyonya.
"Dasar tu anak, kebiasaan kalau nggak pulang nggak pernah kasih kabar.
"Biarin aja lah ma,lagian Radit kan sudah dewasa,dia tau mana yang terbaik buat dirinya sendiri.Timpql sang ayah.
"Kebiasaan itu kakak,makanya pah mah,suruh nikah aja biar dia ada yang urusin,Kakak kan sudah gede,nanti keburu tua hahaha
Ucap salah satu anak perempuan Adiguna.
"Bener tuh mah,kakak kan dah dewasa dah waktunya menikah,Ucap Mikha.
"Bener juga ya pah kata anak anak gadis kita.
"Perlu di pertimbangkan lah,nanti kalau Radit pulang bisa kita bicarakan.Memang sudah waktunya anak lelaki satu-satu nya kita menikah mah.
*****
Restorant Apartemen.
Raditya dan Tania berada di restoran apartemen untuk mencari makanan untuk mengisi perut nya yang kosong.
__ADS_1
Seorang pelayan menghampiri keduanya untuk menawarkan menu makanan yang tersedia,.
"Mbak pesan spageti sama jus mangga ya.
"Kamu mau pesan apa??Tanya Raditya kepada Tania.
"Sama in jlaja deh mbak.
"Baik,di tunggu sebentar ya mbak,mas.
Kemudian sang pelayan restoran pun berlalu.
Ke dua sejoli itu sesaat saling diam dan tanpa ekspresi,kemudian Raditya memulai percakapan dan membuyarkan kesunyian.
"Bukan mau ikut campur,tapi sebetul nya mereka itu siapa??
"Eemm maksud bapak??
"Ya preman preman yang membawa mu kemaren??
"Ohh itu,itu mantan aku pak,sambil malu-malu mengucapkan,.
Saya pernah dekat sama salah satu di antara mereka pak.
"Ohh.
Eemmm.... Pak!,Saya ber trimakasih sama bapak karena bapak sudah berulang kali menolong saya ,kalau nggak ada bapak nggak tau lagi saya akan seperti apa .
"Hemm.
Jawaban yang sedikit singkat,membuat Tania tidak berani melanjut kan kata kata nya.
Tak lama kemudian pesenam mereka pun datang,dan mereka berdua segera menyantap nya.
Setelah makan kemudian Raditya pun bergegas dari tempat dan menuju ke lobi di mana bobol Raditya terparkir,lalu mereka ber dua pun naik mobil dan meninggalkan tempat tersebut.
"Saya antar pulang sekarang,takut nya orang tuamu mencari mu,dan untuk besok tetap berangkat bekerja,
"Saya tidak punya orang tua pak.
"Oh maaf saya salah bicara,
Pantas aja tadi ketika saya membicarakan orang tua mu,kamu marah sekali.
"Nggak papa pak maaf kan saya juga yang sudah tidak sopan.
"Hem..
"Maaf pak antar aja di alamat jln ss.
Raditya pun mengerut kan dahi nya??
"Bukan nya dulu kamu tinggal di jalan xx.
"Saya sudah pindah pak.
"Ok baik lah ..
Tanpa bertanya yang lebih mendalam akan masalah yang di alami Tania ,karena bagaimana pun itu bukan hak Raditya.
Selama beberapa menit kemudia Raditya pun sampai pada alamt yang ia tuju,dengan terheran-heran,nyatanya bukan daerah tempat 0erumahan mewah namun hanya beberapa rumah warga dan tempat kost.
__ADS_1
Trimakasih pak sudah menolong saya dan maaf sudah merepotkan.
Tania pun turun dari mobil.
sebelum berlalu Raditya pun masih memberikan sedikit pertanyaan.
"Serius tinggal di sekitaran sini??
"Iya pak,maaf saya permisi.
Kemudia mobil Raditya pun berlalu dan Tania pun kembali ke kosan nya dan ber istirahat.
Dalam perjalanan Raditya sekilas mengingat akan perempuan yang beberapa kali ia tolong,Sebuah ketidak sengajaan menjadi kebetulan Raditya bertemu dengan Tania,mengingat akan kejadian kejadian yang telah Tania lalui membuat Raditya kembali merasa iba,ada rasa ingin melindungi,namun Raditya mengelak nya,.
"Dia bukan siapa-siapa,ketemu pun baru beberapa kali,ah masa bodoh lah.
*****
Tiada terasa sorepun kini menjelang Tania terbangun dari istirahat nya,di mana dia mengingat akan sahabat nya salam,ketika mau menghubungi ia baru ingat kalau sejak pagi Tania tidah memainkan ponsel nya.
Tania pun bergegas membersihkan badan bersiap lalu pergi menuju rumah teman nya ya itu Melly.
Tania pun menyetop taxi di ujung jalan,
Sesampai nya di rumah Melly, Melly pun kaget akan kehadiran sang sahabat,dan tak lupa juga di situ ada kekasih Melly.
Taniaaaa
Melly pun menghambur dan memeluk sahabat nya dengan sedikit isakan,melihat sang sahabat baik-baik saja.
"Kamu bikin aku panik tau..,baru aja aku membicarakan akan kasus yang menipa kita,langka selanjut nya bagai mana,eeh malah dah nongol duluan.
Santai aja,aku tidak apa-apa.
Melly pun berlalu menuju kamar nya mengambil tans dan hp milik sang sahabat.
Terus kemana kamu salam??
Di bawa kemana kamu sama si brengsek itu??
"Aku nggak tau kejadiannya seperti apa Mel,yang aku ingat aku berteriak minta tolong,kemudian mulutku di ikat dan aku di pukul sampai pingsan,dan aku juga nggak tau,tiba tiba bangun sudah ada di apartemen bos aku.
"Hah bos kamu siapa?,memang nya kamu sudah punya bos?
"Dia CEO di mana tempat kerja aku yang sekarang.
"Watt???kok bisa?
Yaa aku nggak tau,dia juga yang nyelametin aku waktu di klub,Sama di caffe sama Anna yang waktu itu aku pernah cerita.
Wow,menarik sekali ceritanya.
Kok bisa ya,secara tidak kebetulan kamu di selamatkan sama itu orang??, berkali kali lagi.
"Hemm tau lah..
"Mungkin dia di ditakdir kan sebagai penyelamat kamu kali..
"Ahh nggak lah,ada ada aja.
"Cie cie haha ha.
__ADS_1
apaan sih.