Pelabuhan Terakhir

Pelabuhan Terakhir
eps 30


__ADS_3

Beberapa hari telah ber lalu semenjak kejadian tempo lalu kini Tania sedikit menghindar pada bos nya,ia memilih menyibuk kan diri,jikalau memang tidak lah mendesak Tania enggan memulai pembicaraan terlebih dahulu,Tania sedikit tau diri karna akan posisi nya saat ini memang sangatlah tidak memungkin kan,memungkin kan akan sesuatu hal yang bakalan terjadi dan Tania tak ingin rasa sakit atau kecewa untuk yang ke sekian kali nya.


Di sisi lain Raditya yang tidak tahan akan sikap Tania yang sedikit cuek dan menjauh membuat hati nya resah dan tidak baik baik saja,gejolak rasa sayang yang semakin membara membuat nya berfikir keras,bagaimana cara agar bisa meyakinkan Tania.


...****************...


Dering telpon kantor berbunyi nyaring, membuyarkan Tania ketika ia sedang serius nya bekerja.


"Selamat siang dengan Tania di sini ada yang bisa kami bantu??? jawab Tania melalui sambungan telepon itu


"Iya aku membutuhkan mu saat ini,bisa keruangan saya sekarang,.jawab sang penelpon,tak lain adalah Raditya.


"Baik pak,.


Sesaat berlalu meninggalkan pekerjaan yang sedang ia kerjakan,Tania pun meninggalkan tempat dan menuju ruangan di mana bos nya ber ada.


Tok tok tok . ..bunyi ketukan pintu.


"Masuk,"


"Ada yang bisa kami bantu pak??


"Oh iya ada,silahkan duduk dulu.


Raditya pun beranjak dari tempat duduk nya,dan berjalan menuju pintu masuk,lalu mengunci pintu,bertujuan ingin menuntaskan rasa rindu yang sudah ia tahan,.


"Lo Lo kenapa pintunya di kunci pak,apa yang ingin bapak lakukan,".pertanyaan Tania lontarkan dengan sedikit kepanikan.


"Tidak perlu panik begitu,saya tidak akan melakukan apa-apa,hanya saja saya ingin memperjelas perihal kemaren,.Kenapa menghindar Hem??


Raditya mendekatkan diri pada tempat duduk Tania,dan mengungkungnya dari belakan,.


dengan posisi Tania duduk di kursi dan Raditya menunduk kan tubuh nya ke Tania,dan tangan Raditya berpeganagan pada kursi,seperti orang memeluk dari belakang namun terhalang oleh sandaran kursi,namun tak membuat Tania tenang saja,jantung Tania berdetak kencang karna berjarak dekat dengan Raditya.


"Kenapa menghindari ku hemm,.


"Sa saa saya tidak menghindari anda pak,saya biasa saja.


"Kenapa jadi gugup hehem?,Raditya berbicara dekat dengan telinga Tania hanya tinggal beberapa centi saya mungkin kulit mereka bisa bersentuhan.

__ADS_1


"Ti tidak pak,Tania pun memejamkan mata lalu menarik nafas mencoba menetralkan hati nya yang tidak baik baik saja.


"Tolong pak pliiis jangan seperti ini,.lanjut lagi Tania ber ucap.


"Memang nya kenapa ?,aku lebih suka seperti ini,aku ingin kamu merasakan detak jantung ku,beberapa hari kamu menghindari ku,rasa nya itu tidak rela,.Dengan berucap Raditya pun memutar kursi yang di duduki Tania,dan kali ini mereka berdua pun berhadapan,.


"Tania tataplah mata ku,apa ada kebohongan di diriku Tetang perasaan ku kepada mu,lihatlah dan rasakan detak jantungku,.Bak seorang pangeran yang sedang merayu sang putri raja,begitulah kiranya yang Raditya lakukan,dan sambil menarik tangan Tania untuk di letak kan di jantung nya,dan sesaat Tania terdiam dan tidak bisa berkata apa-apa.


"Pak ,terus terang saya cape dengan laki-laki,saya takut hal yang menyakitkan terulang kembali,karna saya sadar diri saya ini siapa,apa lagi pertemuan saya dengan anda begitu memalukan,.


"Semua orang pasti mempunyai masa lalu,dan seperti yang saya tau tentang mu kemaren,saya yakin itu bukan lah keinginan mu,ijin kan aku menjadi pelindung mu Tania.


Raditya mengungkapkan lagi perasaan nya,dan menggenggam tangan Tania,mereka saling memandang,Tania mencoba mencari kebohongan lewat pandangan matanya,namun Tania tak menemukan nya,dengan mengikuti kata hati dan mencoba untuk mempercayai Raditya,kini sepontan Tania mengangguk kan kepalanya,dengan tersenyum.


"Serius???


Taniap pun mengangguk kan kepala nya lagi,dan dengan senang nya Raditya memeluk erat Tania,dan mencium kening Tania.


"Terimakasih terimakasih sudah mau percaya dan menerimaku, .Ucap Raditya


"Terimakasih juga sudah memilih ku untuk menjadi kekasih mu,aku memang terpesona dengan mu,namun aku takut.


"Percayalah aku tidak akan menyakiti mu,.


"Iya aku janji,


Kemudian mereka berdua pun kembali berpelukan .


"Jadi mulai sekarang jangan panggil saya bapak lagi ok?


"Tapi mulut ku sudah terbiasa memanggil nya seperti itu,.


"Di biasakan untuk membuang panggilan itu,.


"Terus aku panggil nya apa dong??


"Terserah,panggil sayang juga boleh,Raditya berucap sambil tersenyum gembira.


"Nanti kalau karyawan dengar bagaimana kan aku jadi nya malu.

__ADS_1


"Kenapa harus malu.


"Nanti di kiranya saya ganjen lagi,aku belom siap semua orang mengetahui nya.


"Ya sudah panggil sayang ketika kita sedang ber dugaan dan di luar kantor, mengerti?


"Ok baiklah saaaayang,dengan ragu Tania memanggil nya sayang,dan dengan berbunga bunga nya Raditya mendengarkan panggilan itu.


Setelah sesaat mereka asyik ngobrol dan Tania yang lupa akan pekerjaan nya,mereka di kagetkan dengan suara ketukan pintu,.


Tok tok tok


"Aduh saya lupa lagi kesayikan di sini,ada yang ketuk pintu bagai mana ini,".Tania kepanikan


"Biasa kali sayang,sudah jangan panik,tarik nafas,tenang,anggap biasa aja,kalau memang kamu tidak ingi orang mengetahui nya,ok ucap Raditya,.


Sedangkan di luar asisten Yudha kembali mengetuk pintu.


Tok tok tok


Tumben bos lama tidak bersuara, di mana lagi ini tania.batin Yudha.


Tak lama kemudia Tania pun membuka pintu dan permisi untuk keluar,.


Maaf saya ada perlu denga bos,jadi menunggu agak lama,silah kan,.Tania pun mempersilah kan Yudha dan tamu yang datang dan Yudha pun kaget,dengan ekspresi mereka masing-masing dan Yudha pun menerka neraka di hati nya sendiri


ada apa yang sebenarnya terjadi,nggak seperti biasa nya kalau sekretaris atau karyawan lain ada perlu di ruang bos nya,dan tidak perlu mengunci pintu,ah entah lah.


Setelah mereka ber dua masuk,dan Tania kembali di tempat duduk nya namun Tania tak merasa asing pada wanita yang bertamu ini,.


Tania pun mencoba mengingat ingat dan ternyata perempuan yang datang itu wanita yang mereka temui di pesta waktu itu,.


"Bukan nya itu kekasih Radit,ah mungkin mantan,tapi untuk apa dia kemari,ahh sudah lah,bukan urusan saya,.Tania pun kembali melakukan pekerjaan nya.


"Permisi Tuan ada yang ingin bertemu dengan anda,.


"Yah silah kan masuk,jawab Raditya kemudian mendongak kan kepala,ia kaget kenapa perempuan ini bisa tau kantor nya berada.


"Bisa tinggalkan kami Yud?ucap Raditya,.

__ADS_1


"Iya tuan saya permisi,.


Ketika Yudha sudah pergi dan kini Raditya mulai membuka percakapan.


__ADS_2