
Tibalah pada waktu di mana Tania dan Raditya menghadiri pesta undangan pernikahan anak dari rekan bisnis Raditya,Tania di ajak kesebuah butik untuk mencoba gaun yang ada di situ,untuk memilih mana yang pas dan cocok untuk tubuh nya,pilihan jatuh pada warna biru Wardah dan ber kombinasi silfer,begitu juga dengan sang bos,Raditya juga memakai kemeja dan jas dengan warna senada,mereka berdua pun kelihatan serasi,dan seperti sepasang kekasih yang sesungguh nya,.
"Duh .....mbak nya cantik banget pakai gaun ini, apa lagi di tambah makeup waaahhh pastinya tambah luar biasa,"
Pujian di berikan pada karyawan butik yang melayani nya.dan Raditya pun mendengar pujian itu.Raditya sedikit mengulas senyum,namun tidak ada yang melihat nya.
"Tapi mbak,ini terlalu bagus,mana cukup uang ku untuk membayar gaun ini,ini kan mahal sekali,gajiku satu bulan aja nggak cukup untuk mbayar nya.Ucap Tania pada pelayan butik itu.
"Maaf mbak,tapi ini sudah jadi pilihan kekasih anda.
Ketika Tania mendengar ucapan pelayan itu,mata Tania pun reflek melotot,nggak percaya apa kata karyawan tersebut.
"Maaf mbak tapi saya bukan....
Belom selesai Tania bicara sudah di potong pembicaraan nya sama Raditya.
"Essttt,jangan banyak bicara,diam dan ikuti aja apa kata mereka.
"Tapi pak???
"Tidak ada tapi tapian,mengerti???
Tegas Raditya.
*Baik pak.
"Mbak bungkus gaun ini dan sama pasangan nya ya,.
Ucap Raditya pada sang pelayan.
"Baik Tuan.
Sang pelayan menyiapkan pesanan yang mereka pesan dengan membayar dengan Simcart Anlimited.
"Sang pelayan pun sedikit terpesona akan ke tampanan Raditya,sedangkan Tania malu hati pada sang bos nya.
Setelah selesai dari butik,kemudian lanjut ke salon,untuk perawatan sebentar dan makeup Tania,begitupun juga dengan Raditya.
Sesanpainya mereka di Salon,beberapa karyawan menawarkan semua pelayanan yang ada di salon itu.
"Ada yang bisa kami bantu tuan dan nona??,.Tanya salah satu pegawai salon itu.
"Berikan perawatan terbaik yang ada di sini dan setelah itu makeup dia.
"Siap tuan.Sahut sang pegawai tersebut.
Setelah hampir sejam mereka berada di salon,Raditya juga membersihkan diri dan mengganti pakaian yang mereka beli tadi,dan sambil menunggu Tania selesai.
__ADS_1
Setelah sesaat taniapun sudah selesai di makeup dan berganti gaun yang ia beli tadi,sungguh pemandangan yang sangat luar biasa,.
Raditya terpakau akan kecantikan Tania,yang biasa nya gadis itu memakai pakaian sederhana dan polesan makeup yang minim,kini sang gadis berubah menjadi wanita cantik yang luarniasa,tentunya bisa menjadi daya tarik pada setiap lelaki yang melihat nya.
Raditya yang sudah selesai duluan,menunggu di sofa yang sudah di sediakan pemilik salon dan membaca baca majalah,sesaat kemudian di panggil lah sama Tania kalau ia sudah selesai .
"Wow cantik sekali nona ini,seperti prinses"Ucap salah satu pegawai salon itu.
"Biasa aja kali mb,jangan gitu ah,nanti saya GR.
"Betulan nona kami nggak bohong,apa lagi nona jarang berdandan,jadi hasil makeup kita jadi pangling,dan terlihat sangat sempurna.
"Iya iya mbak, trimakasih.
Kemudian Tania pun pergi menghampiri Raditya.
"Maaf permisi pak Radit,saya sudah selesai"
"Sepontan Raditya menaruh buku majalah yang ia pegang,dan sungguh Raditya terkagum akan penampilan Tania,Raditya terbengong melihat nya,sampai beberapa kali Tania memanggilnya .
"Maaf pak ada yang salah ya dengan penampilan saya??,Pak...pak....
Raditya pun kaget dan tentunya salah tingkah .
"Oh tidak tidak,sudah selesai??
"Baik lah kita berangkat sekarang.
Di dalam mobil Raditya berpesan kepada Tania.
"Nanti di sana diam aja dan ikuti apa kataku oke,dan satu lagi jangan panggil saya dengan sebutan pak,mengerti??
"Tapi pak,anda kan memang Atasan saya.
"Panggil itu berlaku kalau kita berada di kantor saja,ok.
"Tapi pak??
"Bisa di rubah panggilan nya??
"Baik pak,ehh Radit.
"Bagus,aku suka.
Percakapan pun kemudian berhenti,dalam hati Tania berkata
"Apa apa an sih pak Radit ini,bikin aku jadi GR deh.
__ADS_1
Setelah beberapa menit dalam perjalanan,keduanya pun sampai di gedung,dimana tempat pelaksanaan acar yang mereka tuju,mereka berdua pun turun dari mobil,sebelum Tania turun di cegah Raditya,sebelum Raditya membukakan pintu mobil.
"Raditya pun buru buru turun dan kemudian membukakan pintu mobil itu,bak seorang putri yang di perlakukan spesial oleh seorang raja,
"Apaan sih prilaku pak Radit ini,kan bikin aku jadi baper,ucapan Tania dalam hati.
Taniapun nggak berani membantah,hanya mengikuti apa kata sang atasan saja.
Lalu mereka pun masuk menuju gedung itu,tak lupa Raditya menyalurkan tangan nya,pertanda agar Tania menggandeng tangan nya,dengan ragu ragu Tania pun menuruti perintah.
Suasana yang begitu meriah dan banyak nya tamu undangan membuat Tania minder menghadiri pesta undangan ini,namun apa daya Tania,dia hanya mengikuti perintah sang atasan.
Raditya menjumpai beberapa kolega nya yang menghadiri pesta tersebut,memberikan salam dan mengobrol ala kadar nya.
"Wah ternyata kekasih pak Radit cantik juga ya.Ucap salah satu rekan bisnis Raditya.
"Ooh ini kekasih pak Raditya ya,wah saya kira masih sendiri,rencana mau ku jodoh kan dengan putriku jadi gagal deh.Ucap partnernya yang lain .
Tania yang mendengar akan bahasa yang terlontar pada sang atasan membuat nya tak enak hati,namun hal itu tak membuat Raditya minder,Raditya hanya menanggapi nya dengan senyuman.
Mereka asyik ngobrol,hingga menemui banyak partner dan rekan bisnis mereka,dan ketika mereka sedang asyik berbicara Raditya pun bertemu dengan sahabat sahabat nya,Chiko,Andree,Samuel,dan tentunya dengan pasangan mereka masing-masing,beda dengan Sam yang datang hanya sendiri.
"Hai brow,wow sudah ada yang baru nih cantik pula,sapa Samuel sahabat Raditya.
"Hai brow,...sapaan dan.salam peluk Andree dan Chiko pada Raditya.
Samuel Chiko dan Andree mengulurkan tangan nya pada Tania dan mengajak nya kenalan,begitu juga denga pasangan mereka masing-masing,istri Andree bernama Maya dan kekasih Chiko bernama Laura.
"Tania....balas jabatan tangan Tania berikan.
"Ternyata sobat kita sudah bisa Muf on brow,ucap Andree,
"Iya nih brow.
Namun tatapan genit Samuel tujuk kan pada Tania,hingga Raditya menyadari hal itu,namun Raditya tak begitu mempermasalahkan karna tau sahabat yang satunya ini memang suka berganti perempuan.
"Awas,,jaga tu pandangan,gue tonjok nanti,candaan Raditya.
"Nggak papa lah brow sebelum janur kuning melengkung,sahut Samuel.
"Mana cewek loo??ucap Chiko.
"Ah lagi malas gandeng cewek brow.
"Gaya Lo brow,jawab Raditya.
Kemudian mereka pun ber canda ria dan tak lupa ke tiga wanita yang berada situ pun sama saling meng akrabkan diri dan saling bertukar nomor WhatsApp.
__ADS_1