
Pagi kini tiba,Raditya bangun dengan sedikit lebih tenang hatinya,melihat kamar yang begitu berantakan namun Raditya tidak mengindah kan nya,.
Raditya masih enggan untuk berbicara dengan orang tua nya,mencoba menghindar,bukan karna marah,tapi menghindari pertanyaan yang sama.
"Bik.....
Teriakan Raditya pada sang pembantu.
Sang pembantu pun kaget,sedikit berlarian menemui sang tuan muda nya.
"Iya den??,apa yang bisa bibik bantu??
"Bersihkan kamar saya bik,begitu balik dari kantor harus bersih seperti semula.
"Iya den.
Tumben si Aden sedikit ketus hari ini,tidak seperti biasa nya.ucapan bibik dalam hati.
"Apa ada sesuatu yang terjadi,ah entah lah,bibik nggak mau ikut campur.
Sang bibik pun langsung membersihkan nya,.
Raditya pun langsung berangkat ke kantor tanpa ikut sarapan bersama,bukan maksud hari marah dengan orang tuanya,tetapi Raditya enggan untuk di tanya akan perihal semalam.
"Bik...bibik.....
"Iya nyah??
"Raditya belom bangun bik,bisa tolong bangunkan??
"Maaf nyah,den Radit sudah berangkat.
"Ohh tumben aja sudah berangkat,biasanya kita sarapan bersama.
"Kayak nya sedikit kesal nyah si Aden,tadi aja kamar berantakan,dan bibik di suruh membersihkan .
"Baiklah bik,mungkin Radit masih ngambek.,sudah lanjut kan pekerjaan nya bik,.
"Iya nyah...,"
Di sisi lain,"
Walaupun hati raditya sedikit membaik di bandingkan dengan semalam,namun ucapan mamah dan papa Raditya masih saja terngiang dalam ingatan,.
Pukul 06.30 Raditya sudah sampai di kantor,namun dia kesal nyata-nyata belom ada karyawan yang berangkat,akan tetapi sesaat kemudian Radit menyadari kalau memang waktu masih terlalu bagi untuk semua karyawan',hanya ada satpam penjaga aja,.dan sopir maupun bodi gard pribadinya.
Deru ponsel berdering,ketika Yudha melihat ternyata sang bos yang memanggil.
"Selamat pagi tuan..Sapa Yudha di balik tlpon genggam nya.
"Hallo!!!,Yud bisa ke kantor sekarang???
"Bukannya ini masih pagi tuan??
"Sudah jangan banyak tanya,.
"Baik,siap tuan.
"Tumben pagi pagi suadah di kantor???
Ucap Yudha dengan sendirinya,.Kemudian pun Yudha pun segera bergegas ke kantor.
Di jalan pun Yudha menghubungi Tania untuk segera berangkat karna pagi ini sang bos sudah ada di tempat kerja nya.
Tut...tut.... tut....
Ponsel Tania pun berdering.
"Selamat pagi pak ..
"Kekantor sekarang juga nona,karna bos kita sudah ada di kantor.
"Whatt...Iya iya pak saya segera merapat.
"Baik lah..
Kemudian sambungan tlpon pun terputus.
"Aduh bagaimna ini.....
__ADS_1
Ucapan Tania dengan begitu panik,karna harus terburu buru berangkat kerja.
"nggak seperti biasanya berangkat sepagi ini..ada ada aja ni bos,.
Tania pun segera memesan ojol yang biasa langganan dengan nya,dan sesaat ojol itupun datang.
"Pak agak cepat dikit ya,takut nya telat,dapat marah si bos.Ucapan Tania di tujukan pada si ojol itu.
Tumben mba,agak pagi,biasa nya agak siangan lagi,.
"Sudah nggak usah tanya pak,agak kencengan dikit ya pak.
"baik mb..
Beberapa menit kemudian mereka pun sampai di perusahaan,.
"Heem masih sepi ternyata,iya lah kan masih pagi sekali.
Tania ber ucap sendiri,dan di jawab dengan sendirinya.
Sesampainya pada ruangan di mana Tania bekerja,Tania pun menyapa sang bos dan sang asisten pribadi.
"Selamat pagi pak Radit pak Yudha,.
"Hemm,.Jawab sang bos.
"Pagi nona."Jawab sang asisten pribadi.
"Heem pagi pagi sudah jutek amat.batin Tania.
"Oh iya tolong koreksi semua fail fail ini,dan kalau sudah selesai, tolong serahkan ke saya lagi,.
"Baik pak.
"Jadwal hari ini apa saja Yud??
"Hari ini tidak ada pertemuan atau rapat dengan klayen tuan,namun untuk besok ada kujungan ke perusahaan cabang,untuk dua atau tiga hari kedepan tuan,sementara itu saja,jadwal yang bisa saya sampaikan.
"Baik lah,mungkin kamu saja yang menghadiri pertemuan di perusahaan cabang,saya percaya dan saya serahkan padamu.
"Baik Tuan,"
"Baik tuan,.Tania pun mengangguk kan kepala nya.
Setelah selesai menyampaikan sesuatu hal kepada ke dua asisten nya,Raditya pun kembali menyibuk kan pekerjaan nya,dengan alasan melupakan ucapan sang orang tua.
Hari menjelang siang,Tania sedang serius nya mengerjakan pekerjaan yang sudah di siapkan bos nya,kini tiba tiba di kejutkan dengan kedatangan Salsa sang ponakan,.dari resepsi mengabarkan jika ada tanya yang ingin bertemu Dangan bos mereka.
Selamat siang mb,bisa bertemu dengan pak Raditya?
"Sebentar ya mba,.Sang penjaga pun menghubungi Tania sang asisten.
Deru tlpon pada ruangan Tania pun ber bunyi,..
"Iya dengan sekretaris Tania di sini!!
"Dengan resepsionis di sini,Maaf ingin memberitahukan bahwa ada yang ingin bertemu dengan pak Direktur,.
"Maaf sampaikan pada tamu yang datang,pak direktur meninggal kan pesan,tidak 8nhin menerima tamu untuk saat ini dan sedang tidak ingin di ganggu.
"Baik trimakasih,"
Resepsionis pun menyampaikan..
"Maaf hari ini pak Radit sedang tidak ingin di ganggu dengan siapa pun.
Namun tamu yang datang pun tidak percaya dan langsung nyelonong masuk,.
"Ehh mbak mbak nggak boleh masuk..Teriak sang satpam.
ketika di kejar oleh satpam,keburu lif nya tertutup.
"Sesaat kemudian Salsa pun sampai di ruangan yang ia tuju.
"saya mau bertemu dengan pak Radit!
"Tapi maaf pak Radit sedang tidak ingin di ganggu.
"Jangan coba halangi saya ya!!
__ADS_1
"Saya sedang tidak menghalangi anda,tapi memang ini perintah,.
"Halah itu alasan kamu aja.
"Lagian kan tidak ada janji,ngapain juga kesini kan.
"Berisik ah kamu ini,awas minggir.
"Tapi nggak boleh di ganggu Sa...
Salsa pun nyelonong masuk ke ruangan Raditya.
"Maaf pak sudah saya larang tapi dia nya nekat.
"Ah nggak dia nya bilang anda boleh kok di temui.
Salsa pun mencoba mencari muka pada sang CEO.
"Nggak nggak pak,dia nya berbohong.
Raditya pun mengangkat tangan,memberi isyarat kalau Tania tidak perlu menjelaskan nya.
"Kamu boleh keluar,biarkan nona ini disini.Ucap Raditya di tunjuk kan pada Tania,Tania pun kemudian keluar dengan wajah jutek nya,.
"Dasar tidak tau malu,bisa bisa nya mengelak,par Radit juga katanya nggak boleh di ganggu eeh,malah di terima aja itu tamu nya,hahh,.
Tania pun meng Hela napas nya.
"Eeh,,,tapi kenapa saya jeles,ahh nggak ah.
Di dalam ruangan Raditya,Salsa pun memulai aksinya.
"Ada perlu apa nona Salsa??to the poin aja,.
"Emm nggak ada perlu apa apa sih,cuma pengen ketemu pak Radit aja.
Bukan nya kita tidak ada janji untuk hari ini.
Raditya pun berucap,namun enggan untuk melihat Salsa,karna Raditya tidak terlalu suka akan sifat salsa yang sok akrab itu.
"Eem mau nggak nanti siang makan bersama???,ajak Salas.
"Maaf nona tapi saya sedang ada janji dengan klayen saya.
"Satu kali ini aja plis ya pak??,supaya bisa lebih dekat dan lebih mengenal lagi,saya mau pun bapak,.
"Dasar perempuan murahan,"Dalam hati Radit berkata.
"Tapi maaf saya nggak bisa,.
"Plisss dong pak jangan menolak.
"Maaf nona Salsa yang terhormat,saya tidak ingin kasar dengan perempuan,jadi tolong hargai saya,silah kan tinggal kan tempat ini,.
"Tanpa basa basi Raditya pun enggan meladeni perempuan yang tidak tau malu itu.
Salsa pun keluar dengan muka yang sangat menahan emosi,karna dia dapat penolakan,.
"Awas aja ya Dit,aku tidak akan melepas kan mu begitu aja,aku akan berusaha merebut hati mu untuk ku.
Sesampainya di luar tatapan Tania bertemu dengan Salsa,.
"Apa Lo lihat lihat,!
"Terserah aku dong,mata aku sendri.
"Awas aja,aku tidak akan membiarkan mu dekat dengan pak Radit.
"Siapa kamu melarang aku,dekat dengan pak Radit,terserah aku dong,mau dekat dengan siapa?!
"Kamu yaa,...
Salsa pun mau menampar Tania,namun Raditya menghalangi nya,menangkap tangan yang hampir memukul Tania,dan tanpa mereka tau, perdebatan mereka di saksikan Raditya.
Seketika itu hati Tania sedikit berbunga-bunga lagi dan lagi Raditya menyelamatkan diri nya,terlebih di hadapan Salsa,.Kemudian salsa pun pergi dengan hati dan perasaan yang marah.
"Trimakasih ya pak sudah membantu saya.
"Hemm lupakan.
__ADS_1