
Sebuah mobil berhenti di Apartemen milik Raditya.
Membawa seorang gadis yang tengah mabok berat dan berpakaian berantakan membuat nya sedikit kesal dan malu,tetapi apa mau di kata??
Keselamatan seorang gadis sedang di pertaruh kan,sebagai seorang lelaki sejati pasti tentunya rasa tanggung jawab itu ada.
Menggendong perempuan yang bukan siapa-siapa membuat dirinya agak kesal walaupun jiwa kelelakian nya membrontak,Raditya pun ber usaha menahan hasrat nya.
Tania di bawa ke kamar mandi dan di guyurkan air untuk menghilangkan rasa panas yang dia alami,dan Aditya lalu memanggil petugas hotel tentunya perampuan,untuk membersihkan dan mengganti pakaian Tania.
"Huufff... Akhir nya..."
Tania di tidurkan di kasur yang ukuran king size,sedang kan Raditya tidur di shofa,karena apartemen yang tidak terlalu besar tetapi mewah hanya memiliki satu kamar
"Gara-gara tu perempua,aku harus tidur di shofa."
*****
Pagi yang cerah kini menjelang,sedang kan Tania Masih lelap dalam tidur nya..
Raditya terbangun dan melihat perempuan yang semalam dia tolong masih saja tertidur pulas,sedangkan Raditya langsung ke kamar mandi dan membersihkan badan.
"Aduuuh kenapa kepalaku pusing ya??? Ucap Tania ketika terbangun dari tidur nya,"
"Kok aku ada di kamar ini? Batin Tania.
Tempat siapa ini?Tania lalu meng ingat-ingat .
akan kejadia semalam yg dia alami,sedikit mengingat juga ada yang terlupakan sangking mabok nya.
"Hah aaaaa...
"Kemana bajuku,kenapa aku pake pakaian pria??
"Klek".
Suara pintu kamar mandi ke buka,Tania pun melihat sosok lelaki yang tak ia kenal.Tania pun kaget dan mlongoo melihat seorang pria tampan di depan matanya dan melamun.
Tersadar akan lamunan nya,Tania pun ber ucap!
Siapa kamu??
"Apa yang kamu lakukan??
"Kenapa aku bisa memakai pakaian seperti ini??
Bla bla bla,rendetan pertanyaan meyergap
Raditya dan belom ada yang Raditya jawab.
__ADS_1
Setelah Omelan kesal terlontar di mulut Tania terhenti,barulah Raditya berucap.
"Hai nona bisakah anda berhenti berteriak??
Lebih baik kamu mandi,ganti pakaian mu mari saya antar pulang,di mana rumah mu? dan itu ambil pakaian di paperbag yang sudah saya pesankan melalui pelayan yang ada di sini.
Setelah sesaat Tania sedikit mengingat akan kejadian semalam namun juga ada yang terlupakan.
"Bodoh bodoh bodoh,"
"Kenapa aku bisa ceroboh,bikin malau diri sendiri,
bagaimana dengan Om Anton nanti?pasti dia marah.
****
Sedangkan di kediaman Anton telah terjadi percekcokan antara Suami istri.
"Papa maaf tapi aku harus kasih tau ini sama papa.
"Kenapa Sa??
"Ada apa??
"Katakan??
Dapat dari mana kamu Vidio ini Sa??
"Teman yang kirimi pa!
"Ini gara-gara salah papa terlalu memanjakan dia
sehingga dia menjadi memalukam dan se enak nya sendiri.
Salsa sendiripun merasa girang melihat reaksi sang ayah,namun ia berpura ikut panik dan tegan,seolah tidak tau apa apa.
Dengan raut muka yang kecewa akan tingkah laku sang keponakan yang sudah Membuat Anton kecewa..
Anton diam membeku.
Beberapa saat kemudian deru suara langkah kaki masuki rumah dengan perasaan yang was-was Tania memberanikan diri pulang ke rumah.
"Om!!
"Maaf ka....
"Daria mana kamu?
"Sa saya dari....belom selesai ber ucap Om Anton menyelah omongn lagi .
__ADS_1
"Apa maksud dari semua ini??
Om anton menunjukan Vidio kejadian semalam yang ia alami di club malam.
Belom sempat Tania menjelaskan,Om Anton sudah menyelah Pertanyaan.
"Apa maksud dari semua ini Tania,kenapa kamu lakukan nya hah,apa kurang nya om selama ini,membesarkan mu,mendidik mu untuk menjadi perempuan yang di hargai,perempuan yang bisa menjunjung martabat dan Marwah nya,tapi apa hah??
"Om kecewa sama kamu Tania,susah payah om membesarkan kamu tapi ini balasan kamu,bikin Om kecewa, om merasa gagal dengan diri Om sendiri yang tidak bisa membuat mu menjadi perempuan yang baik,om sendiri malu dengan almarhum orang tau mu.
"Apa kurang nya om??
pendidikan,keperluan mu,uang jajan semua om tanggung dan selalu tercukupi,tanpa ada yang kurang,tetapi inilah balasan mu??hah!!om kecewa Tania,.
Sambil meluap kan emosi Om Anton mengungkap kan isi hatinya...
Tidak pernah om semarah ini pada mu,tapi ini sunggguh keterlaluan,bener bener mengecewakan.
Tiada kesempatan untuk membela diri dan menjelaskan kejadian yang sesungguh nya.
Om Maafin Tania om,Tania bisa jelaskan apa yang sesungguh nya yang terjadi..
"Heh perempuan sialan kamu ya,bikin malu kluarga saya,kalau sampai tetangga tau bagai mana hah??
Dimana muka saya,kalau sampai ada orang lain tau,.
"Dasar waniat Ja****,pe*****"
Sebuah tamparan mendarat di pipi indah Tania,hingga membekas.
"Aku tidak mau tau,sebelum orang lain mengetahui hal ini,silah kan angkat kaki dari rumah ini.
Tania pun di usir dari rumah hanya karena kesalah pahaman semata.
"Tante, Tania bisa jelas kan semua, ini tidak seperti apa Yang ada di Vidio itu Tante!
.
Dengan mengatupkan kedua tangan ,Tania minta maaf dan mencoba menjelaskan,akan tetapi tidak di kasih kesempatan.
"Tidak ada yang perlu di jelas kan,sekarang pergi dari rumah saya dan jangan pernah kembali kesini lagi sebelum para tetangga ada yang mengetahui nya,Tante malu sama tetangga Tania..
Sedangkan Salsa beserta adek nya hanya mendengarkan di balik pintu kamar dan merasa senang,karena Tania di usir dari rumah.
"Kak,kasian kan kak Tania,masak dia SE bej** itu?
"Diam kamu dek,bukan urusan kita ,itu urusan orang tua.
Walaupu anak ke dua Paman Anton nggak suka sama Tania tetapi masih memiliki rasa iba,akan tetapi,Salsa sama sekali tiada rasa iba,padahal ini ulah Salsa,Salsa yang merencanakan semua tanpa orang tua nya tau.
__ADS_1