
Ketika semalaman Raditya tidak kunjung bisa memejamkan mata,karna ia tidur tidak hanya sendiri kini ada seorang gadis yang entah beberapa waktu silam ini selalu membuat hati nya gelisah,ia menimang nimang hati nya untuk memantapkan hati,apa ia harus mencoba mengutarakan perasaan yang tiap hari kian mengganggu,sebuah perasaan yang selalu membuat nya tidak bisa konsentrasi,dan sebuah perasaan yang ia dulu hilang ketika sang kekasih pergi untuk selama nya,dan perasaan yang sama pun itu muncul kembali,...
Ya Raditya harus menuntaskan perasaan yang kian mengganjal,hingga keputusan sudah ia dapat kan,ia harus mengutarakan niat nya untuk menjalin hubungan lebih dekat lagi,bukan hanya seorang bos dan sekretaris,melainkan lebih dari itu,tepat menjelang fajar barulah Raditya bisa memejamkan mata,tekat nya sudah bulat,masalah di terima atau tidak itu urusan belakang.
******
Setelah selesai makan dan Tania pun membersihkan piring kotor atau pun sisa makanan yang tadi ia makan,.
"Nggak usah di bereskan nanti ada yang beres kan sendiri,sudah duduk di sini aja.
"Nggak papa pak, ehh Radit,sudah menjadi hal biasa mengerjakan pekerjaan rumah.
"Tania pun berlalu membersikan yang kotor tadi dan Raditya pun jantungnya berdebar menyiap kan apa yang mau ia katakan,sedangkan Tania juga merasa jantung nya tidak beres selalu merasa berdebar lebih kencang,tidak seperti biasa nya,.
"Apa yang mau di bicarakan pak Radit ya??
kok saya jadi deg degan begini,ah jangan GR Tania,ingat Lo itu siapa??Tania pun tak mengindahkan apa yang ia rasakan mencoba menepis hal yang belom tentu itu terjadi.
Setelah selesai membersihkan beberapa piring atau gelas yang kotor tadi,beka ias dan sang bos makan,lalu Tania kembali duduk di sofa,dan memain kan ponsel nya,sedangkan Raditya mulai berjalan mendekati nya,dengan perasaan yang entah tidak bisa di jelas kan kedua insan itu, menerka neraka perasaan masing masing.
"Ehemmm,boleh duduk di sebelah kamu??
"Ehh silahkan,iii iya nggak papa,.Duhh kenapa aku yang jadi gugup begini,jangan GR Tania,Tania pun menykinkan hati nya sendiri.
"Emm Tania ada yang ingin aku sampaikan,dan saya harap kamu jangan berfikir yang negatif dulu .
"Iya, silahkan mau mengatakan apa... Dit?
"Eemmm Tentang ucapan ku semalam,saya minta maaf ya,sudah lancang,.
"Iya nggak papa,kan tadi malam sudah di bahas.
"Dan ada yang ingin aku sampaikan lagi,apa boleh saya mengenal kamu lebih dekat lagi,dan maukah kamu menjadi kekasih ku???
"Maksud bapak apa??
"Iya,mau kah kamu menjadi kekasih ku,dan aku mengenal mu lebih jauh lagi.
"Tapi pak,,kita kan hanya sebagai bos dan karyawan saja,mana pantas saya dekat dengan anda,Saya juga bukan orang yang pantas untuk berada di posisi yang lebih jauh dari seorang sekretaris,maaf pak,bukan nya saya nggak menghargai atau menghina anda,tapi saya memang merasa nggak pantas dan ngga bisa,dengan keadaan saya seperti ini.
__ADS_1
"Kenapa harus nggak bisa,keadaan kamu yang seperti apa???
"Mungkin bapak lupa saya ini perempuan seperti apa,dan pertemuan pertama kita juga seperti apa mungkin bapak lupa,.maaf terus terang saya memendam malu,dan maaf sekali lagi saya permisi,tidak sepantas saya berlama-lama di sini.
Tania pun bergegas mencari tas yang semalam ia pakai dan ia pun bergegas pulang,ia sadar diri memang tak sepantas nya ia menaruh harapan pada seorang bos,walau pun rasa kagum terhadap bos nya itu ada.
Raditya pun menarik tangan Tania untuk tidak meninggal kan apartemen milik nya,ia merasa harus meyakin kan Tania,.
"Mau kemana Tania??kita belom selesai bicara.
"Maaf pak mungkin jawapan saya tadi bisa di fahami.
"Tapi aku belom memahaminya,.
Raditya mencoba mengulur waktu,dan Tania pun juga memaksa pergi dari apartemen,namun apa yang Tania dapat,ia tidak bisa membuka pintu apartemen itu,karna ia tidak mengetahui password nya .
"Bisa minta tolong buka kan pintunya pak??
"Buka lah kalau kamu bisa,Saya tidak akan membukakan pintu itu,sebelum kita membicarakan hal ini dengan baik dan santai.
"Huuuffff.
"Nggak,...
Tania pun sedikit sebel dengan bosnya,si bos tidak mau membukakan pintu itu.
"Ayo duduk lah di sofa nanti kamu capek.
Dan terpaksa Tania mengikuti perintah bos nya,dan kembali duduk di sofa.
Raditya pun berlalu meninggalkan Tania,dan kini kembali dengan membawa segelas air minum.
"Minumlah supaya hatimu sedikit tenang.
Raditya mengulurkan minum itu pada Tania dan Tania pun menerimanya dan setelah selesai menengguk minuman itu,lalu Raditya mengambil gelas itu kbali dan meletak kan nya di meja dan Raditya kembali mendekati Tania lagi dengan bertanya.
"Bagai mana??
"Apa nya??
__ADS_1
"Tadi yang aku katakan??boleh saya mengenal kamu lebih dekat dan jauh lagi???
"Tapi kan pak saya tadi kan sudah jelas kan,.
"Itu bukan sebuah alasan untuk sebuah penolakan.
Tania pun terdiam ....
"Saya tau kamu juga menyimpan rasa pada saya??
"Jangan sok tau deh pak???
Bukan sok tau tapi memang itulah yang sesungguh nya kamu dan aku rasakan.
Hati Tania mulai tak baik-baik saja,ia pon tak menampik atas tuduhan yang Raditya lontarkan,dan Kenapa sulit memanggil say dengan sebutan nama saja???
"Karna sebutan itu lebih nyaman,karna saya bawahan Anda.
"Tahan Tania tahan,ingat siapa kamu dan siapa pak Radit,jangan kejebak dalam suasana."Dalam hati taniapun meyakin kan dirinya.
Raditya pun kemudian menjongkok kan diri dan mulai memegang tangan tanai.
"Pak jangan seperti ini".Reflek Tania pun di buat kaget akan tingkah bos nya.
"Saya tau mungkin terlalu cepat saya mengutarakan nya,tapi percayalah semua itu tidak lah main-main,semua yang saya ucapkan itulah bentuk keseriusan saya,dan dalam beberapa bulan terakhir ini saya selalu memperhatikan kamu,dan saya mohon yakin lah akan ucapan saya,saya tidak akan memaksa untuk menjawab nya sekaran,tapi saya mohon pertimbangkan lah.
Raditya yang memang bisa di bilang seorang bos yang mengemis cinta pada sang sekretaris,tak apa sebutan itu pantas ia dapat kan,toh keyataan nya memang itu terjadi padanya.dan Raditya menggenggam erat tangan Tania,setelah nya ia lepas kan.
"Pak jangan seperti ini,saya tidak enak hati pada anda,.
"Sstttttt jangan banyak bicara,cukup kamu pertimbangkan ucapan saya tadi,dan saya akan menunggu jawaban kamu.
Tanai pun jadi resah akan perlakuan bos nya yang sangat manis,tapi ia juga ingat pada mantan mantan nya,yang ia juga di perlakukan manis,namun pada akhir nya ia di campak kan juga .
"Jangan bengong,ayo bersiap dan mari saya antar pulang.
Ucapan Raditya memudarkan lamunan Tania yang seketika ia merasa sakit hati akan perlakuan mantan kekasih yang begitu manis dan kemudian mereka hancurkan.
"Eh iya pak maaf,.
__ADS_1
Dengan jalann yang sudah lebih membaik di bandingkan semalam yang sesaat setelah jatuh,Tania pun berjalan ber iringan dengan Raditya menuju besmen di mana mobil Raditya terletak.