Pendekar Langit Yang Agung

Pendekar Langit Yang Agung
Ch-105. Melawan Iblis Hati


__ADS_3

"Tapi tidak mungkin jika harus sekarang, sedangkan iblis didalamnya masih terbilang muda." Sejenak Pecahan Jiwa berhentikan pikirannya, "Apa mungkin, tidak-tidak..."


Dan semua yang dipikirkan Pecahan Jiwa tidak meleset, perlahan keluar cairan hitam disekujur Lian Zheng, energi kegelapan masuk begitu saja ke tubuh Lian Zheng.


Di alam pikiran Lian Zheng.


"Aku dimana?"


"Hahaha, aku kagum dengan pencapaian mu bocah, hahaha..."


Gelegar suara menekan mengisi ruangan Lian Zheng pijaki itu, suara yang terdengar berat terdengar kembali.


"Namun, kau memilih jalan yang salah!"


"Siapa kau, apa maksudmu?!"


"Aku adalah tujuan gelapmu!"


"Aku tidak mengerti, tunjukan dirimu!"


Setetes darah berjatuhan dari langit, Lian Zheng sangat terkejut dengan kejadian tersebut, siluet hitam jatuh dari langit dengan keras membuat tanah berguncang hebat.


"Iblis?!"


"Ya, aku adalah Iblis yang dilahirkan oleh dendammu, Anak muda!"


"Tapi, tidak mungkin, ini terlalu cepat-!"


"Berhentilah, dan terima saja kenyataan ini, serahkan jati dirimu maka kita akan menguasai dunia ini."


Lian Zheng menatap tajam Iblis tersebut, "Aku tidak sudi, jika kau mau mengambil jati diriku, lewati aku dulu!"


"Kau keras kepala anak muda, kau tidak perlu repot-repot untuk mengumpulkan kekuatan, kekuatan? itu gampang jika kau bersatu dengan ku!"


"Ya, memang jika aku bergabung dengan mu itu mudah mengumpulkan kekuatan namun tidak mudah untuk menciptakan perdamaian!" Lian Zheng meninggikan nada suaranya.


"Bersatulah!" Iblis itu melakukan gerakan aneh.


Setelah itu, Lian Zheng dengan tiba-tiba mendekati Iblis tersebut.


"Ya, bersatulah..." ujar Iblis dengan senyum seringai.


Tangan Lian Zheng mulai mendekati tangan iblis itu, dengan tiba-tiba Lian Zheng tersadar dan menarik tangannya lalu menjauhkan diri dari Iblis Hati tersebut.


"Bagaimana bisa..." ujar Iblis dengan tatapan tak percaya.


"Aku tidak akan terpengaruh dengan tipu muslihat mu Iblis jelek..."

__ADS_1


Iblis Hati pun terpancing emosi, karena Lian Zheng sangat keras kepala, sehingga bisa melepaskan diri dari tipu muslihat nya, ditambah lagi ia di ledek seperti itu.


"Keras kepala! Terimalah kemusnahan mu!"


Cahaya hitan meluap di luar tubuh Iblis tersebut, tangan iblis Hati terbuka membuat gumpalan energi kegelapan yang sangat kuat, Iblis Hati itu melemparkan enegi kegelapan dengan kuat kearah Lian Zheng.


'Wusshh!'


'Duaarr!'


Ledakan demi ledakan tercipta, namun Lian Zheng menghindarkannya dengan gesit.


"Mau adu kecepatan dengan ku ternyata!" Iblis Hati mengikuti pergerakan Lian Zheng dengan lebih cepat dari Lian Zheng.


Dengan mudah Iblis Hati menangkap pakaian Lian Zheng dan melemparkannya dengan kuat.


'Duum!"


Pakaian Lian Zheng terkoyak habis, membuat tubuh kekarnya terlihat, Lian Zheng pun segera bangun, pemuda itu langsung mengerahkan jurusnya namun semua serangannya dengan mudah di terima oleh Iblis Hati tanpa sakit sekalipun.


"Bagaimana bisa?!" terkejut Lian Zheng, padahal ia sudah melayangkan jurus-jurusnya dengan banyak.


"Kenapa, terkejut? menyerahlah percuma kau melayangkan jurus-jurus tapi tidak berefek padaku."


'Tidak mungkin, pasti ia mempunyai kelemahan...' batin Lian Zheng.


"Keras kepala!!"


Iblis Hati kali ini tidak akan mengasihini Lian Zheng lagi, ia benar-benar sudah muak dengan keras kepala Lian Zheng, Iblis Hati melancarkan jurus dengan kuat membuat Lian Zheng terhempas dengan mudah dan menerima luka yang cukup parah.


Namun anehnya luka Lian Zheng tertutup dengan sendirinya, dan juga Lian Zheng tidak pernah merasa kehabisan Qi sedikitpun.


"Aneh namun menguntungkan untuk ku, baiklah kali ini aku akan memanfaatkannya!" gumam Lian Zheng yang melihat koyakan luka tertutup sendiri.


Mereka berdua sudah melayangkan ratusan jurus, namun tidak ada tanda-tanda dari mereka yang akan kalah, Lian Zheng selalu melihat luapan energi kegelapan yang ditubuh Iblis Hati.


Energi kegelapan tersebut mengobati luka Iblis Hati di sekujur tubuhnya, Lian Zheng pun pada akhirnya menemui letak kelemahan Iblis Hati tersebut.


"Saat tadi aku tidak menyadarinya namun kali ini aku sudah tau kelemahanmu!" Lian Zheng membuat Hukum Gonglu Cahaya, Hukum Gonglu tersebut terus membesar membentuk bola yang besar.


Kali ini Lian Zheng mengangkat tangan kirinya, ia mengalirkan Hukum Gonglu Es dan kedua Hukum Gonglu tersebut menyatu dengan cepat membuat seisi ruangan menjadi beku dan dingin.


Iblis Hati pun menjadi pucat pasi, ia tidak percaya jika pemuda yang ia lawan terlalu pintar, sehingga bisa menyadari kelemahannya dengan cepat.


Saat hendak Lian Zheng melayangkan serangannya tiba-tiba Iblis Hati tersebut berbicara.


"Tunggu, jika kau melenyapkan ku, itu berarti kau bunuh diri karena aku adalah bagian dari dirimu."

__ADS_1


Lian Zheng menghentikan dan menatap Iblis Hati dengan tajam, Lian Zheng melihat jika Iblis Hati itu tidak berbohong.


"Lalu apa jika kau bagian dari ku?"


"Aku adalah hawa nafsu mu, tanpa hawa nafsu kau akan bisa menjadi gila, mungkin kau nantinya akan berbeda dengan manusia normal."


"Lalu?"


"Aku menyerah, aku siap untuk menerima kau sebagai tuanku!" ujar Iblis Hati.


Lian Zheng sejenak mencerna yang diucapkan Iblis Hati, memang ia merasa benar dengan ucapan Iblis Hati, jika ia melenyapkan Iblis Hati maka ia tidak akan mempunyai nafsu.


Nafsu yang akan membuatnya makan, nafsu membunuh, nafsu kebaikan, dan sebagainya, jika itu semua lenyap dalam dirinya maka ia akan menjadi manusia yang tidak normal.


"Baiklah..."


Setelah itu Iblis Hati berubah menjadi cahaya putih dan masuk begitu saja dalam diri Lian Zheng, Lian Zheng pun melenyapkan serangan yang ia buat tadi.


***


"Aduh, rasanya perutku ingin terbelah..." keluh Lian Zheng yang tiba-tiba tersadar.


"Kau?! ternyata sudah sadar..."


Pecahan Jiwa tidak percaya dengan pemuda itu, bagaimana tidak, biasanya seseorang yang mempunyai Iblis Hati hanya bisa mengalahkannya dengan jangka waktu yang lama, namun pemuda ini hanya menyelesaikan 3 bulan saja.


"Guru, rasanya perutku lapar sekali-!"


"Bagaimana tidak kau tidak sadar selama tiga bulan, pantas lah jika kau merasakan lapar..."


"Apa! tiga bulan..." pekik Lian Zheng.


Lian Zheng merasa jika ia bertarung dengan Iblis Hati hanya sehari saja namun ia tidak percaya jika dirinya terbaring selama tiga bulan.


"Aih kenapa banyak sekali tulang-tulang disini?"


"Hey apa kau tidak mencium bau badan mu itu, aku hanya melihat lelucon selama kau terbaring disini, saat itu beberapa siluman mendekati tubuh mu yang terbaring karena mereka kira itu ialah santapan namun kejadian selanjutnya mereka mati dalam sekejap karena bau badanmu itu yang terlalu busuk, mungkin mereka tidak tahan dengan bau badanmu itu."


Lian Zheng mengendus badannya, seketika ia membual, bau badannya sangat terlalu busuk.


Lalu Lian Zheng menggunakan Qi nya untuk dijadikan nutrisi agar tubuhnya memiliki tenaga, setelah itu Lian Zheng membersihkan diri di sungai terdekat.


...****************...


See you in the next chapter


Jangan Lupa Vote, Like dan Rating bintang 5 nya.

__ADS_1


__ADS_2