
Sekejab Mata Terlihat Bahan-bahan Keluar Dari Ruang Hampa Saat Kakek Mengarahkan Tangannya Ke bawah.
Melihat Reaksi Koji cen, Kakek Suxian Hanya Bisa Tersenyum.
Kakek Suxian Bersusah Payah Meracik Racun-racun yang untuk Bahan Berlatih Koji cen.
"Cen'er Kamu Nanti Akan Belajar Mental Terlebih Dahulu"
Koji cen pun Menganggukkan Perkataan Gurunya Tersebut. Setelah Meracik Semua Racun, Kakek Suxian Membawa ke suatu Tempat.
Koji Cen Hanya Bisa mengikuti Gurunya Tersebut. Setelah Sampai Di tempat Tujuannya Kakek Suxian Langsung Meninggalkan Tempat Itu.
Koji Cen Bingung sekaligus Ketakutan Karena Ia Tidak Mengetahui Dirinya Berasa Dimana.
"Sial Kenapa Kakek itu Pergi Begitu Saja, Lalu Apa Ujiannya?"
***
"Kamu Pasti Bisa Cen'er" Ucap Kakek Suxian Yang Ternyata Dari Tadi Melihat Koji cen.
disisi Koji cen, ia Sedang Melawan Siluman Kuda Dengan Mata merah, Bertubuh Manusia Dan Ekor Kalajengking.
Koji cen Berhasil Melukai Siluman Tersebut Tetapi Sebagai Gantinya Ia kehilangan Banyak Darah Dari Siluman Tersebut.
Perlahan Koji cen Merasa Lemas Dan akhirnya Ia pingsan.
Melihat Koji cen pingsan Kakek Suxian Langsung Mematikan Siluman tersebut Dengan Racunnya Dan Membawa Pulang Ke rumahnya.
__ADS_1
Sesampai Goa Tersebut Kakek Suxian Langsung Memberhentikan Pendarahan Di sekujur Tubuh Koji cen.
4 Jam Berlalu, Koji cen Siuman Dari Pingsannya Hal Pertama ia Lihat Adalah Kakek Suxian Yang Sedang Menatap nya Dengan Cara Heran.
"Kek Apa Yang Terjadi Dengan Ku Dan Mana Siluman Tadi?" Tanya Koji cen
"Cen'er pingsan dan Siluman tadi Kakek Bunuh" Jawab Kakek Suxian
"Terimakasih Kek" Ucap Koji cen
"Cen'er Pulihkan Dulu Diri mu itu, Selepas itu Kamu Makan!" Ucap Kakek
"Baik Kek" Jawab Koji cen
Setelah Makan Daging Siluman, Koji cen Merasa Dirinya Harus Mengumpulkan Tenaga Dalam Sebanyak 200 Lingkaran.
"Baik Kek"
2 Jam Koji Cen Bertapa Dan Mengumpulkan tenaga dalam Dengan Bantuan Pernapasan Naga langit, Ia Berhasil Mengumpulkan tenaga dalam sebanyak 200 Lingkaran, Itu Juga Dengan Bantuan Daging Siluman.
Koji Cen Menunggu Gurunya Itu Yang Belum Pulang. Setelah 1 Jam Koji cen Menunggu dan Akhirnya Kakek Suxian Pulang.
Lagi-lagi yang Koji cen lihat Kakek Suxian Pulang Tidak Membawa apa-apa.
"Kek Kenapa.. " Tanya Koji cen
"Nanti Kakek Jelaskan Jika Kamu Sudah Berlatih semuanya Pada Kakek" Potong Kakek Suxian.
__ADS_1
"Baik Kek" Jawab Koji cen
"Hari sudah Gelap, Kita Lanjutkan Saja Berlatih nya besok Pagi" Ucap Kakek
Pagi Hari Sudah Tiba, Koji cen Bangun dan Melihat Kakek Yang Sedang Sarapan.
"Cen'er, Ayo makan Dulu Sebelum latihan"
Setelah Sarapan, Mereka Berdua Ketempat Yang Berbeda Dari Tempat Kemarin. Ditempat Itu Banyak Sekali Sarang Lebah Dengan Ukuran Jumbo Dan Penghuninya Berukuran Ibu Jari Dewasa.
"Cen'er Semoga Kamu Bisa"
Kali ini Kakek Suxian Pamit dengan Bicara Tetapi Sebenarnya Ia Tidak Benar-benar Pulang, Ia Terus Mengamati Koji cen dari kejauhan.
"Aku Harus Bisa" Gumam kecil Koji cen
Koji Cen Mengambil Barang Kayu Yang Menyerupai Tombak Berukuran Besar.
Lebah Tersebut Ialah Siluman Yang Menjadi Tantangan Koji Cen. Semua Lebah Langsung Menyerang Koji Cen Ketika Melihat Ada Sebuah Ancaman Baginya.
Koji cen Langsung Menumbangkan Beberapa Lebah, Ratu Lebah Yang Melihat Anggotanya Mati, Ia langsung Memberi Aba-aba Kepada Seluruh Anggotanya Menyerang Koji Cen.
...****************...
ADUH MAAF YA SEMUA KARENA MINGGU ITU JADWAL SAYA ISTIRAHAT JADI G BISA UPLOAD.
Pemberitahuan: Kalo ******Hari****** Minggu Saya Libur ya.
__ADS_1
JANGAN LUPA LIKE DAN VOTENYA KAKAKšš