Pendekar Langit Yang Agung

Pendekar Langit Yang Agung
Ch-52. Konflik Sementara


__ADS_3

Setelah pertandingan Chao Guo dan Zairoh selesai, Chao Guo balik ke tempat duduk peserta.


'Semoga kau lolos seleksi saudara Cen.' Batin Chao Guo sambil melihat Koji Cen yang sudah ingin menaiki panggung.


Setelah dipanggil namanya, Koji Cen naik ke atas panggung dan disusul oleh wanita cantik dengan gaya genitnya, Wanita tersebut ialah Nim Wu'a.


"Wah lihat itu, Postur tubuhnya sangat sempurna." Ucap penonton sambil melihat Nim Wu'a.


"Ya kau benar, Fisik nya saja sudah sempurna apa lagi kekuatannya, Aku rasa cucunya patriak akan kalah dengan tinju andalannya." Balas salah satu penonton yang lain.


"Ya, Kau benar tetapi bagaimana kita taruhan saja, Akan lebih menarik jika taruhan bagaimana?"


Mereka semua yang berbincang itu langsung taruhan, dua diantaranya memilih Nim Wu'a sedangkan satunya lagi mendukung Koji Cen walau dipikirnya Koji Cen akan kalah.


"Siap, Mulai-!"


Nim Wu'a langsung melesat maju tanpa menggunakan senjata kecil yang ada di punggungnya.


Melihat hal itu Koji Cen tidak bergeming sama sekali dari tempat berdirinya.


"Lihat itu mungkin dia sudah pasrah."


"Betul, Lihat kultivasi nya saja dia di tingkat 2 pemula, Jika dibandingkan dengan Nim Wu'a sangat beda jauh."


Duaarrrr


Suara tinjuan Nim Wu'a ketika menyentuh Koji Cen, Seketika asap mengepul pertandingan dan menghalangi penonton yang sedang melihatnya.


Saat asap menipis, Penonton seketika melotot tidak percaya karena yang dihadapannya ialah Koji Cen menahan tinjuan Nim Wu'a dengan satu jari.


"Ba... bagaimana bisa?." Ucap Nim Wu'a padahal ia sudah mengalirkan tenaganya 50 persen ke tangannya.

__ADS_1


Koji Cen yang melihat keterkejutan Nim Wu'a dan penonton hanya tersenyum lalu menghilang begitu saja.


"Kemana dia pergi." Tanya penonton.


"Itu dia." Ucap salah satu penonton sambil menunjuk ke arah Koji Cen yang sedang ingin meluncurkan serangan nya.


Nim Wu'a yang melihat Koji Cen ingin melepaskan tinjuan terhadapnya hanya bisa menangkis karena kecepatan Koji Cen sungguh sangat cepat.


Duaaarrrr


Sebelumnya Nim Wu'a sudah percaya jika dinding pertahannya yang ia buat bisa menahan serangan dari Koji Cen namun tiada sangka Koji Cen dengan mudah menghancurkannya dan meng tinju Nim Wu'a sampai keluar arena.


Sebenarnya Koji Cen juga agak tidak tega dengan prilakunya karena melawan perempuan namun ia tidak bisa menahan perkataan jelek dari penonton terhadap dirinya.


Setelah itu wasit menyatakan Koji Cen menang setelah memeriksa keadaan Nim Wu'a yang terluka parah.


Koji Cen yang sedang ingin balik ketempat duduknya seketika ditahan dan dipukul mundur oleh seseorang dan jatuh dengan kasar ke tanah.


"Apa-apaan Yao Ming beraninya dia memukul cucu ku." Ucap kakek Suxian yang melihat kejadian tersebut.


Yao Ming dengan ekspresi marah langsung melesat maju menyerang ke arah Koji Cen yang sedang memulihkan dirinya.


Koji Cen yang sedang sibuk dengan dirinya, Ia tidak sempat melihat Yao Ming Melesat maju ke arahnya.


Duaarrrrr


Yao Ming terpental jauh karena di pukul oleh kakek Suxian.


"Jangan membuatku bertindak lebih jauh Yao Ming." Ucap kakek Suxian.


"Tetua Yao Ming apa yang kau lakukan." Ucap tetua yang lainnya.

__ADS_1


"Aku tidak Terima jika murid ku terluka parah, Apa lagi dengan pemuda itu." Ucap Yao Ming sambil menunjuk Koji Cen.


"Tetapi kan bisa dengan Baik-baik Yao ming."


Ucap salah satu tetua.


Mendengar perkataan dari tetua tersebut para tetua yang lainnya mengangguk.


"Benar dengan perkataan Tetua Dong." Ucap kakek Suxian.


"Huftt, Baiklah aku mengaku salah." Ucap Yao MingMing dengan nada tidak terima.


Setelah itu mereka semua balik ke tempat duduk mereka masing-masing dan melanjutkan pertandingannya.


Setelah selesai semua pertandingan tersisa 10 murid yang akan melanjutkan pertandingan kedua.


Memang sangat cepat dikarenakan yang mengikuti seleksi tersebut pada awalnya hanya 20 murid saja yang mendaftarkan diri.


Dan karena yang akan dibawa perwakilan sekte hanya 5 orang, Maka pertandingan akan berlanjut untuk menyisakan 5 orang murid.


Yao Ming melihat Koji Cen dengan tatapan benci dan marah, Ia bergumam, "Akan ku balas kau, Koji Cen."


...****************...


Jangan lupa


Vote


Like


Rate bintang 5 nya.

__ADS_1


Salam semua.


__ADS_2