Pendekar Langit Yang Agung

Pendekar Langit Yang Agung
Ch-56. Kecemasan Kakek Suxian


__ADS_3

Sekte Gunung Petir


5 Menit Sebelumnya


"Ledakan apa itu?!" Ucap Tetua Agung Xim Bai.


"Serangan!!!" Ucap para penjaga gerbang.


"Tidak, itu bukan serangan." Ucap Tetua agung Xim Bai sambil bergegas keluar ruangannya.


Setelah keluar dari ruangan terlihat semua para murid sedang bergegas untuk ber evakuasi.


"Berhenti!!" Teriak Tetua agung Xim Bai.


Semua orang yang sedang bergegas seketika berhenti ketika mendengar teriakan dari tetua agung Xim Bai.


Tetua agung Xim Bai juga mengeluarkan aura yang menekan untuk menahan semua para murid sekte yang bergegas.


"Ini bukan serangan, Cepat kembali ketempat semula!" Ucap tegas tetua Xim Bai.


Semua orang langsung berjalan normal ketika tetua agung Xim Bai menarik kembali auranya.


Semua tetua langsung keluar dari ruangannya seperti tetua agung Xim Bai, Mereka semua langsung ketempat tetua agung untuk menanyakan apa yang sedang terjadi.

__ADS_1


"Apa yang terjadi tetua agung?"


"Mari ke halaman belakang." Ucap Tetua agung Xim Bai.


Semua tetua mengikuti tetua agung Xim Bai dari belakang, Sesampainya di halaman belakang terdapat kawah kecil.


Di sana juga terdapat kakek Suxian yang sedang menatap kawah kecil tersebut, Para tetua dengan segera menghampiri patriak mereka.


"Apa yang sedang terjadi patriak?" Tanya tetua agung Xim Bai.


Diam tidak ada balasan, Para tetua pun langsung menatap dalam kawah kecil tersebut, Terdapat 1 pedang kayu yang tertinggal di dalam kawah kecil tersebut.


Kakek Suxian pun langsung mengambil pedang kayu tersebut, Tentu ia mengenali pedang tersebut, Pedang tersebut biasanya dipakai oleh Koji Cen saat berlatih pedang.


Dengan segera para tetua bergegas mencari Koji Cen namun tidak dengan tetua agung yang tetap berdiri menatap kawah kecil tersebut.


"Ada apa patriak?" Ucap Tetua agung Xim Bai.


"Ini pedang kayu cucu ku." Jawabnya.


"Ada apa ini?!" Gumam Tetua agung Xim Bai.


Tetua agung Xim Bai bergegas mencari Koji Cen, dan kakek Suxian kembali keruangannya, Ia teringat jika gelang giok yang sempat untuk dipakai janji masih dipakai oleh Koji Cen.

__ADS_1


Gelang giok itu tidak mempunyai 1 kegunaan saja, Gelang giok tersebut bisa dilacak jika seseorang mempunyai batu permata hijau yaitu, Batu Im.


Batu Im sendiri hanya 1 di dunia karena batu Im sendiri terbentuk dari pecahan Gelang Giok milik kakek Suxian. Dan batu Im sendiri dimiliki kakek Suxian semenjak ia menemukan Gelang Giok.


Dengan segera kakek Suxian mengambil batu Im, Setelah menekan permata seketika itu juga keluar seperti layar hologram, Layar hologram tersebut berwarna biru dan hanya 1 titik saja, biasanya itu di artikan jika pemilik Gelang Giok tidak berada di bumi atau tempatnya tidak sama seperti batu Im berada.


"Kemana kamu Cen'er?" Gumam kakek Suxian.


Kakek Suxian sendiri terlihat pucat setelah melihat layar hologram tersebut, Tentu ia tidak bisa menutupi kecemasannya, Sebagaimana Koji Cen ialah cucu nya walaupun cucu angkat.


Kakek Suxian pun menunggu hasil dari para tetua walaupun ia tahu jawabannya, Tetapi ia tetap berfikir positif, Mungkin gelang yang dipakai Koji Cen terjatuh? pikir kakek Suxian.


...****************...


Hop...Hopp....Hoop...


Sampai sini dulu, Doa in nih tugas numpuk semoga cepet selesai, jari agak pegel, haduhh Jadi lebay kan😅.


Bye, jangan lupa


Vote


Like

__ADS_1


Rate bintang 5 nya😙👍


__ADS_2