Pendekar Langit Yang Agung

Pendekar Langit Yang Agung
Ch-54. 'Kaisar Langit'


__ADS_3

1 Bulan Kemudian


Sudah 1 bulan Koji Cen berlatih tanpa henti dari mulai berlatih kitab gerakan kilat , Kitab Langit keabadian dan Teknik pedang.


Sekarang Koji Cen sudah sepenuhnya mempelajari kitab gerakan kilat dengan sempurna.


Pemuda itu selama 1 bulan juga diajarkan oleh kakek Suxian cara membangkitkan aura pedang.


Sekarang aura pedang Koji Cen sudah di tingkat aura ungu, Dimana aura tersebut termasuk aura terkuat ke 3.


Tingkat Aura pedang antara lain ;


Aura Kuning (Tingkat keberhasilan 10%)


Aura Hijau (Tingkat keberhasilan 25%)


Aura Biru (Tingkat keberhasilan 35%)


Aura Merah (Tingkat keberhasilan 45%)


Aura Hitam (Tingkat keberhasilan 55%)


Aura Ungu (Tingkat keberhasilan 75%)


Aura Perak (Tingkat keberhasilan 90%)


Aura Emas (Tingkat keberhasilan 99%)

__ADS_1


Sungguh pencapaian luar biasa jika selama sebulan sudah mempunyai aura pedang ungu, Aura pedang sendiri membuat pengguna bisa meningkatkan ketajaman, Membuat pedang dengan Aura Pedang, dan menambahkan Aura positif pada penggunanya.


Kakek Suxian sendiri kagum oleh Koji Cen karena hasil belajar nya selama sebulan dan rahasianya, Padahal Koji Cen juga terbantu oleh Patung Ular Mahkota Hitam karena patung ular tersebut juga membantu saat Koji Cen berkultivasi.


Dan sekarang Koji Cen sudah pendekar tingkat raja tahap 1 , hal tersebut sudah di ketahui oleh kakek angkatnya sendiri.


Patung Ular Mahkota Hitam juga berpesan untuk membangkitkan darah binatang tuhan yang lainnya, Karena jika terlalu lama membangkitkan nya maka Koji Cen akan terkena kutukan dengan sendirinya.


Memang resikonya mempunyai darah binatang tuhan seperti itu namun dengan adanya bantuan patung Ular Mahkota Hitam maka akan cepat membangkitkan nya.


Sekarang Koji Cen sedang dihalaman belakang, Pemuda tersebut melatih aura pedang untuk ke tingkat akhir yaitu, Aura Emas. Karena semakin tinggi tingkat Aura pedangnya maka akan semakin kuat persentase keberhasilan nya.


"Tuan, Percuma tuan melatih lagi aura pedang lagi karena jika tuan tidak membangkitkan darah binatang tuhan yang lainnya maka akan tersumbat aliran aura pedang." Ucap Patung Ular Mahkota Hitam lewat telapati.


"Hah, Aku tidak ada waktu untuk itu." Jawab Koji Cen.


"Tentu ada waktu, Kaisar Langit."


"Siapa kau?!" Tanya Koji Cen.


"Hamba, Dewa Laut, Yang mulia kaisar langit." Jawab Dewa Laut.


"Apa maksud mu?" Tanya Koji Cen.


"Benar tuan, Yang didepan mu itu ialah Dewa tuan, Aku merasakan Aura Dewa." Ucap Patung Ular Mahkota Hitam.


Koji Cen merasa pusing dengan pernyataan tersebut,Dan seketika Koji Cen dialiri seperti ingatan-ingatan masa lalu,Lalu Koji Cen pun pingsan.

__ADS_1


***


"Apa benar dia kaisar langit ,Dewa Laut?." Tanya Dewa Semesta


"Hamba yakin." Jawab Dewa Laut sambil menunjukan salam hormat.


"Arghhh, Kepala ku."


"Salam Kaisar Langit!" Salam hormat Dewa Semesta dan dewa laut.


Koji Cen pun terdiam, dan berkata, "Aku masih tidak mengerti namun... sekarang aku tahu jati diri ku sebenarnya." Ucap Koji Cen.


Dewa Semesta dan Dewa Laut mengangguk mengerti.


"Dewa Laut, Ajak Kaisar langit mengelilingi Alam Dewa setelah itu tunjukan tempat khusus Dewa Langit." Bisik Dewa Semesta.


Dewa Laut mengangguk mengerti.


...****************...


Maaf Sampai sini dulu ya, Mungkin jika bisa Jam 11 saya up lagi hari ini. Saya baru bisa sedikit mengetik karena kemarin jari saya pegel-pegel hehehe.


Yaudah jangan lupa


Vote


Like

__ADS_1


Rate bintang 5 nya😉👍


__ADS_2