
Ke esok Harinya Mereka Berdua Berjalan Menuju Desa Vengse, Mereka Berdua Sudah Kehabisan Bahan Pokok Makanan Dan Perlengkapan Lainnya.
Seperti Sumber daya, Baju, Makanan Dan Lain-lain.
Desa Itu Terlihat Ramai Dari Kemarinnya Dan Juga Banyak Pedagang Dari Luar Desa. Hal Itu Karena Desa Mereka Akan Kedatangan Tamu Yang Spesial.
Tamu Itu Dari Keluarga Bangsawan Long Yang Bernama Win long, Tamu Itu Ialah Seorang Gadis Yang Berumur 14 Tahun Dengan Paras Cantik.
Tentu Banyak Sekali Para Lelaki Yang Langsung Cinta Padanya, Karena Parasnya Seperti Dewi.
Disisi lain, Kojo Cen Dan Kakek Suxian Sedang Makan Di Restauran Yang Sederhana, Tetapi Banyak Pelanggannya.
Restauran Tersebut Juga Mempersediakan Kamar Untuk Para Tamu Yang Membayarnya.
Koji Cen Pun Memesan 2 Kamar Dan Makanan Hangat, Karena Di Sisi Luar Sedang Hujan Lebat, Seperti Badai.
Ia Memutuskan Untuk Menginap Sementara, Sebelum Pulang Ke gubuknya Ia Juga Memutuskan Untuk Melihat Sekilas Acara Tersebut Yang Di Gelar Ke Esokan Harinya.
***
"Sepertinya Kepala Desa Sedang Terhambat Di perjalanan Karena Hujan, Tuan Putri" Ucap Pengawal Nya
"Baiklah, Sepertinya Aku Harus Beristirahat"
Jawab Win long
Pengawal Tersebut Mengangguk Mengerti.
Pengawal Pribadi Dari Tuan Putri Win Long Mempunyai Kekuatan Yang Tidak Lemah, Ia Biasa Di Panggil Sebagai Plinplan.
__ADS_1
Karena Ia Selalu Membuat Orang Menjadi Gelisah Sekaligus Plinplan, Ia Mempunyai Kekuatan Ilusi Yang Cukup Hebat.
***
Hujan Mereda, Semua Orang Kembali Dan Para Pedagang Membereskan Dagangannya Karena Hari Juga Sudah Mulai Gelap.
Ke Esokan Hari Nya, Koji Cen Memutuskan Untuk Pulang, Karena Acara Belum Dimulai Seiring Kepala Desa Yang Belum Kunjung Datang.
"Pelayan Berapa Total Semua Yang Harus Kami Bayar?" Ucap Koji Cen
"3 Keping Emas Saja Tuan"
Jawab Pelayan
*Memberikan 3 Keping Emas*
Selepas Itu , Koji Cen Dan Kakek Suxian Melangkah Menuju Keluar Akan Tetapi Hujan Kembali Mengguyur Desa Vengse.
'Mengapa Selalu Hujan Saat Hendak Aku Pergi?' Batin Koji Cen
Tak Ambil Pusing, Mereka Kembali Dan Terpaksa Untuk Menginap Lagi.
Koji Cen Juga Sangat Lapar Ketika Udara Dingin Masuk Ke Ruangannya. Ia Pun Mengajak Kakek Suxian Untuk Ke Bawah Dan Makan.
"Kek, Apa Ini Pertanda Akan Ada Masalah?"
Tanya Koji Cen
"Entahlah Cen'er, Kakek Juga Merasa Begitu"
__ADS_1
Jawab Kakek Suxian Sambil Mengambil Makanan
'ahh.., Kalau Betul Ada Masalah Aku Sangat Malas Menanganinya' Batin Koji Cen
Koji Cen Yang Melamun Tidak Menyadari Bahwa Dirinya Telah Di Lambai-lambai Oleh Kakek Suxian.
"Cen'er, Jangan Melamun ,Makan Makanan Mu Jangan Sampai Dingin Lagi" Ucap Kakek Suxian.
Mendengar Itu, Koji Cen Sadar Dari Lamunannya.
"Emm.. Iya Kek" Jawab Koji Cen.
Mereka Pun Makan Dan Kembali Ke Ruangan Masing-Masing.
"Ah.. Mengapa Aku Teringat Ibu"
Ucap Lesu Koji Cen Sambil Merebahkan Tubuhnya.
Dia Ingat Sekali, Menanam Bersama Ayah Dan Ibunya, Berenang Mandi Sungai Bersama Adiknya.
Ia Sangat Kangen Sekali Pada Keluarga, Pada Saat Itu. Jadi ia Bertekad Untuk Menghapuskan Kejahatan-Kejahatan Yang Keji Untuk Membalaskan Dendam Keluarga nya untuk dirinya bisa tenang dan lega jika semua dendamnya sudah terbalaskan.
...****************...
Yooww, Apa Kabar? Sehat Ya
Mungkin Author Hari Ini Akan Memberikan 2 bab Sekaligus Dalam Satu Hari, Itu Karena Kalian Semua.
Terimakasih atas Dukungannya Dan Yang Sudah Mengirim Cakra Kepada Author Xixixiđ
__ADS_1
Jangan Lupa Ya Beri Like dan Vote nya
Terus Jangan Lupa Beri Rating Bintang Lima xixixiđ đ