Pendekar Langit Yang Agung

Pendekar Langit Yang Agung
Ch-72. Permintaan Ling Tin


__ADS_3

Sesampainya di ruang patriak, Lian Zheng diminta untuk duduk sementara.


"Nona Ling?"


Lian Zheng langsung menyapa saat Ling Tin memasuki ruang patriak dan dibarengi oleh Kakek Suxian.


"Cen'er nona Ling ingin bicara padamu." Setelah mengucapkan itu kakek Suxian keluar dari ruangannya.


"Nona Ling ada apa sampai jauh-jauh kesini?"


"Tuan, Assosiasi Beruang Perak sekarang menjadi obrolan pendekar, dan juga semua tempat sumber daya yang tuan berikan membuat pendekar kekaisaran Xin naik tingkatan dengan cepat dan juga ada yang menerobos tingkat Suci."


Ling Tin memberikan jeda lalu menarik napas untuk melanjutkannya.


"Dan sekarang ada yang mengancam Assosiasi Beruang Perak, Dan itu ialah Assosiasi Bulan Gerhana." Sambung Ling Tin.


"Assosiasi Bulan Gerhana?" Tanya Lian Zheng.


"Ya, Assosiasi itu seperti pasar gelap, Memakai cara curang untuk mendapatkan suatu barang, dan barang yang mereka jual hasil dari rampasan mereka." Jawab Ling Tin.


"Memangnya mereka mengancam kita atas apa?" Tanya Lian Zheng.


"Tuan, Assosiasi kita sudah meningkat dengan pesat pasti mereka mendapat kerugian banyak, dan juga mereka mengancam jika kita tidak memberikan semua harta pada mereka maka Assosiasi Beruang Perak akan dimusnahkan." Jawab Ling Tin.


Lian Zheng pun agak terbawa emosi, Karena Assosiasi Bulan Gerhana bertindak sesukanya seolah mereka raja pemasaran.


"Apa yang bisa saya bantu?"


"Tuan pasti juga tidak setuju dengan ancaman tersebut bukan maka dari itu kami tidak akan memberikan semua harta kepada mereka dan kami berinisiatif untuk menyewa pendekar dan juga aku kesini untuk tuan melindungi Assosiasi Beruang Perak."


"Baiklah, Kalian jika membutuhkan bantuan, Cepatlah nyalakan kembang api bala bantuan maka ada teman ku yang membantu saat ini aku tidak bisa membantu jadi temanku saja yang menjadi perwakilan, Tenanglah temanku ini tidak kalah hebat." Bohong Lian Zheng.


Lian Zheng sebenarnya tidak ada urusan sama sekali, hanya saja ia tidak ingin memberikan identitas nya dalam membantu tersebut.


"Baiklah Tuan, Saya permisi dulu."


Lian Zheng mengangguk dan keluar dari ruangan tersebut.


***


"Bagaimana sudah ketemu dimana letak pemuda yang membunuh bawahanku?"

__ADS_1


"Sudah yang mulia."


"Baiklah bawa pasukan khusus 10 orang saja, Dan segera bawa pemuda itu dengan hidup jika melawan matikan saja!"


Pelayan dari seseorang tersebut mengangguk dan menjalankan tugasnya.


Seseorang yang memerintahkan tersebut keluar dan melihat pasukan khususnya sudah bersiap diri.


"Yang Mulia Yanglu." ucap semua pasukan khusus.


Ya, Seseorang yang memerintahkan tersebut ialah Yanglu sang Raja Iblis.


"Semoga saja Dewa Iblis memberikan ku kekuatan saat aku membunuh pemuda itu, Hahahaha." Ucap menggema Yanglu.


Pasukan khusus itu langsung melesatenuju portal yang dimana terhubung oleh bumi, dimana Lian Zheng berada.


Tentu Yanglu mengincar Lian Zheng, Ia tidak melepaskan seseorang yang sudah membunuh bawahannya.


Disisi lain, Lian Zheng menunggu dihalaman sektenya untuk melihat kobaran kembang api berwarna perak yang bertanda membutuhkan bala bantuan.


Disisi Ling Tin berada, Ia sudah sampai di tempat pusat Assosiasi Beruang Perak, Belum ada tanda-tanda menyerang karena hari sudah malam hari.


Saat waktu ancaman sudah habis, Assosiasi Beruang Perak mendengar suara ledakan dari sisi barat.


"Serangan!" Peringatan pendekar yang disewa Ling Tin.


Ling Tin menyewa 10 pendekar dengan tingkat bergelar walaupun harga sewa pendekar tergolong mahal namun demi menjaga Assosiasi Beruang Perak Ling Tin bersedia melakukannya.


Terlihat dari kejauhan puluhan orang memakai jubah hitam dan hal tersebut membuat pendekar yang disewa agak gentar karena puluhan pendekar jubah hitam tersebut tingkat bergelar dan juga ada yang ditahap Raja.


"Tetaplah tenang." Seru senior diantara mereka.


Senior tersebut sudah ditahap akhir yang dimana akan menaiki tingkat Raja.


Puluhan pendekar berjubah hitam langsung melesat menyerang pendekar dari Assosiasi Beruang Perak.


Pertempuran tidak bisa dihindari sedangkan Ling Tin menyerang Pendekar yang masih ditahap Ahli walaupun Ling Tin perempuan namun ia memiliki kekuatan yang bisa menandingi pendekar tingkat Ahli tahap akhir.


Tanpa terduga puluhan pendekar berbaju hitam tersebut dengan mudah memojokkan pendekar dari Assosiasi Beruang Perak, Saat terpojok salah satu mereka menyalakan kembang api.


'Duaarr!'

__ADS_1


Kembang api meletus diatas langit dan mengeluarkan cahaya perak yang menyilaukan mata.


Disisi lain, Lian Zheng berdiri saat melihat kembang api tersebut, Ia dengan segera memakai topeng yang sama saat menjalankan tugas di Alam Dewa.


Ia langsung terbang dengan cepat menuju titik lokasi kembang api dinyalakan, Lian Zheng melihat puluhan pendekar berbaju hitam yang sedang mempojoki 10 pendekar.


"Percuma kau menyalakan kembang api bala bantuan."


"Hahaha, Tidak ada yang bisa menandingi kekuatan dari Aula Neraka."


Saat salah satu pendekar berbaju hitam ingin memenggal kepala dari pendekar dari Assosiasi Beruang Perak.


'Slaassh!'


Bukan kepala pendekar dari Assosiasi Beruang Perak yang terpenggal melainkan dari pendekar Aula Neraka yang terpenggal kepalanya.


Disaat itu, Semua pendekar Aula Neraka langsung memasang sikap waspada mereka langsung menatap langit yang dimana ada seseorang sedang terbang dan melihat mereka dengan tajam dibalik topengnya.


"Pasti itu teman dari tuan Lian Zheng." gumam Ling Tin.


Lian Zheng segera mengeluarkan teknik Seribu Bayangan Raja Langit, Seribu bayangan tersebut langsung terjun kebawah dengan cepat dan tajam bagaikan tombak yang dilempar dengan kuat.


Seribu Bayangan tersebut terjun dengan kaki yang menjulang kebawah, Saat ingin mengenai pendekar dari Aula Neraka, Bayangan-bayangan tersebut menghilang dan muncul dengan tangan yang siap untuk membaku hantam wajah pendekar Aula Neraka.


'Duarr!'


'Duarr!'


'Duarr!'


'Duarr!'


Semua yang terkena pukulan dari bayangan tersebut langsung terpental dan menabrak pohon dengan kasar.


Sekarang tersisa 15 pendekar dari Aula Neraka sedangkan pendekar dari Assosiasi Beruang Perak bergerak mundur untuk mengembalikan kekuatannya.


Sehabis itu semua bayangan langsung menghilang, Pendekar Aula Neraka pun bernapas lega karena sebelumnya melihat kekuatan dari bayangan yang menghantam teman mereka.


...****************...


Hehehehe....

__ADS_1


Jangan lupa Vote, Like, dan Rating bintang 5 nya 😉


__ADS_2