
Lian Zheng dengan segera membuka gembok kurungan besi tersebut, dengan sekali hentakan gembok kurungan besi tersebut hancur, kemudian ia menggendong Min Yu yang masih tak sadarkan diri, pemuda itu terbang dengan cepat ke Goanya, kemungkinan ia akan berpindah tempat persembunyian karena tempatnya sudah diketahui.
Setelah sampai di dalam goa, pemuda itu dengan segera mengalirkan tenaga dalam namun sesaat tidak ada perubahan apapun.
"Kenapa belum sadarkan diri, guru?"
"Coba kau periksa lebih lanjut..."
Lian Zheng memeriksa seluruh tubuh Min Yu sampai akhirnya ia menyimpulkan terdapat racun yang sedang aktif di bagian perut bagian bawah, kemudian setelah itu Lian Zheng keluar, ia mengambil beberapa jamur hitam dan satu lagi yang ada di cincin Samudra Langit, ia mengambil Apple perak, dan Ginseng berwarna merah.
Ia kembali lagi di depan Min Yu terbaring, kemudian Lian Zheng membuat api murni ditangannya, lalu memasukan Apple Perak dan Ginseng merah secara bersamaan setelah 1 menit pemuda itu memasukan jamur liar yang tadi ia ambil di luar goa, aroma pil tersebar luas di dalam Goa, sesaat muncul lah 3 pil di tangan Lian Zheng.
Kemudian ia memasukan dua pil kedalam mulut Min Yu, dan secara ajaib pil tersebut bekerja dengan cepat, beberapa saat cairan hitam keluar di tubuh Min Yu, bau yang tidak sedap pun keluar pertanda jika racun yang ada di tubuh Min Yu sudah di netralkan oleh pil yang Lian Zheng buat tadi.
***
Berita tentang kematian Huo Long dan pendekar S yang menyerang Lian Zheng sudah menyebar di istana kekaisaran, sekarang ini berita itu harus dipastikan oleh kaisar Jiang untuk tidak menyebar luas kekaisaran lain, ia takutnya akan ada yang berani menentang kekaisarannya nanti walaupun banyak sekte yang ada di wilayah kekaisarannya.
__ADS_1
"Ini tidak mungkin, pastikan berita ini tidak menyebar luas, dan juga panggil Pendekar S untuk menjaga ketat Istana, aku takutnya pemuda yang membunuh Huo Long dan lainnya akan membalas dendam..." ujar Kaisar Jiang.
Ia mendapatkan info jika Huo Long mati dari prajurit yang berhasil lolos, dan juga ia menceritakan secara rinci dari awal rencana dimana mereka meracuni Min Yu dan berencana untuk menjadi ancaman sampai Huo Long mati.
Disisi lain, Min Yu sudah kembali sadarkan diri, gadis tersebut juga sudah membersihkan diri dari sejak awal bangun dirinya merasa jika ada cairan hitam yang ada ditubuhnya dan juga bau tak sedap dibadannya.
Walaupun ketakutan masih ada di hati Min Yu namun sebaik mungkin ia merasakan ketenangan, agar dirinya tidak terlalu trauma dengan kejadian sebelumnya.
Sekarang Lian Zheng sedang membakar dua ikan di depan Goa, esok hari ia berencana untuk berpindah tempat persembunyian, dan nanti juga ia akan mengeluarkan Ji Chen, agar Min Yu dan Ji Chen berlatih bersama.
Setelah ikan bakar sudah matang, mereka berdua menyantapnya, keadaan hening tercipta tidak ada yang memulai pembicaraan, mereka berdua larut dalam pikiran masing-masing.
Esok harinya sesuai dengan rencana Lian Zheng, pemuda itu membawa Min Yu untuk mencari tempat tinggal, namun Min Yu mengusulkan untuk menginap di penginapan, Lian Zheng mengerti jika Min Yu belum sepenuhnya sembuh mental, Akhirnya Lian Zheng pasrah karena juga dirinya juga tidak masalah jika harus di penginapan.
Pemuda itu berjalan berlawanan arah dari kekaisaran Jiang, tidak bisa dipungkiri jika ia menaruh dendam pada kaisar Jiang, namun ia berusaha mungkin untuk tidak bertindak keras kepala.
Akhirnya ia menemukan benteng tebing yang besar, seperti tebing perbatasan, dan juga terdapat gerbang yang besar, Lian Zheng dan Min Yu pun antri untuk memasuki kawasan tersebut.
__ADS_1
Saat giliran mereka berdua, penjaga gerbang pun bisa menyimpulkan jika Lian Zheng dan Min Yu tidak mempunyai lencana.
"Yasudah bayar 200 koin emas per orang..."
Lian Zheng mengeluarkan buntelan kantong kecil didalamnya terdapat 400 koin emas.
Penjaga itu pun memperbolehkannya, Lian Zheng pikir nantinya ia akan di peras seperti sebelumnya, mereka pun sampai di penginapan yang paling terdekat dengan gerbang perbatasan.
"Penginapan Rui..." Lian Zheng membaca tulisan yang tertera di papan penginapan tersebut.
Mereka pun masuk, seperti biasa penginapan selalu berisik di lantai bawah itu dikarenakan lantai bawah dikhususkan untuk menjadi kedai umum, mereka berdua pun memesan dua kamar sebelum akhirnya mereka makan terlebih dahulu.
Setelah memakan makanannya mereka berdua hendak memasuki kamarnya masing-masing namun sesuatu yang terjadi di lantai bawah, seperti kegaduhan namun mereka membawa beberapa orang yang tingkatnya cukup tinggi.
...****************...
See you in the next chapter
__ADS_1
Jangan Lupa Vote, Like dan Rating bintang 5 nya.
Kayaknya author bakal ganti jadwal up nya seperti dulu yaitu 19:30,😁