Pendekar Langit Yang Agung

Pendekar Langit Yang Agung
Ch-29. Menuju Kota Gun-Gao


__ADS_3

"Kau mau kemana?" Tanya Yuan Xia


"Menuju Kota Gun-Gao, Memang nya Kenapa?"


"Aku ikut padamu"


"Tidak, Lagi pula kau harus pulang kerumahmu"


Diam, Sunyi hanya tapak kaki para warga desa.


"Hey, Kau ini kenapa?" Tanya Koji Cen


"Emm... Ah tidak, Namun aku tidak memiliki Rumah" Jawab Yuan Xia


"Lalu Kau tinggal bersama Siapa?" Tanya Koji Cen


"Aku sebenarnya tinggal bersama paman ku, Tapi ia Ada di kota Gun-Gao" Jawab Yuan Xia.


"Ah.. Benarkah? Ya sudah Ayo berangkat"


Mereka Berdua pun berangkat menuju kota Gun-Gao.


"Sebenarnya Dimana Orang tua mu Xiaxia?"


"Orang tua-ku sudah tiada" Merenung Yuan Xia


"Ah.. Maafkan Aku"


"Tidak pa-pa, Lalu bagaimana dengan Cen-gege?"

__ADS_1


"Hmm.. Sama Seperti mu Xiaxia"


Lalu Yuan Xia meminta maaf ia berduka cita atas orang tuanya Koji Cen.


Mereka berdua pun melewati hutan yang bisa dibilang sangat gelap hanya menyisakan tapak kaki kuda sebagai petunjuk arah keluar hutan.


namun ditengah-tengah perjalanan hutan Koji Cen mendengar jeritan seseorang dari sebelah timur.


"Kau mendengarnya 'Xiaxia?"


"Hah aku tidak mendengar apapun"


Memang selama berlatih dan mempelajari Kitab Langit Keabadian dirinya berkembang pesat seperti menjadi Gagah, penglihatan tajam dan pendengaran nya pun tajam.


"Kau tunggu sini, Jika ada sesuatu yang mengancam berteriak lah" Ujar Koji Cen


Yuan Xia mengangguk mengerti lalu ia bersembunyi di belakang pohon yang tertutup semak-semak.


Melihat hal itu Koji Cen mengambil kerikil kecil lalu ia mengalirkan tenaga dalamnya dan melemparkan ke salah satu orang sekelompok tadi.


*Wushh*


"Argghh"


Mendengar jeritan temannya, Semua orang dari sekelompok itu langsung memasang sigap waspada.


"Keluar, Jangan jadi pengecut-!"


Koji Cen pun keluar dari Semak-semak yang menutupinya lalu ia mendekat ke arah sekelompok orang tadi.

__ADS_1


Tanpa basa basi sekelompok orang tadi langsung menyerang Koji Cen yang sedang lengah melihat seorang gadis di dalam kereta kuda.


Merasa ada sesuatu yang mendekat dirinya , pemuda itu langsung mengeluarkan jurus Gerakan Ilusi.


Gerakan yang sangat gesit dan cepat itu membuat lawan nya lengah.


"Kemana pemuda itu?!" Histeris Salah satu orang dari kelompok itu.


"Aku disini-!"


Mendengar itu, semua orang langsung menengok ke arah sumber suara itu.


"Langit Keabadian-Hujan Petir Naga Langit"


Seketika awan gelap mengepung sekelompok orang tadi dan menyambar kan petir-petir yang bisa mematikan pendekar tahap 2 sedangkan yang berada di tahap 3 hanya pingsan saja.


Namun ada 1 orang yang tidak bergeming dari tempat dan tidak berpengaruh terhadap petir yang menyambar dirinya.


"Boleh juga anak muda" Ucap sinis nya


Koji Cen pun memberhentikan Hujan petirnya, Lalu ia menatap orang yang kebal dengan jurusnya. Orang itu berumuran 40 tahunan, Ia bernama Feng Yun yang terkenal dengan badan kerasnya.


Lalu Feng Yun berlari kencang Dan ingin menerjang Koji Cen namun Sebelum menyentuh nya Pemuda itu hilang dari tempatnya.


...****************...


Yosh, Ini Sempet-sempet Nya Aja Saya nulis, udh jam 1 mata dh lelah.


Jangan Lupa Di Vote, Like setiap Ch nya Dan Rating nya.

__ADS_1


Oh ya Follow Akun Author Juga ya hehehe😅


Salam bebek penyet🦆Uwek, Bye-Bye


__ADS_2