
"Mohon jangan sungkan jika menyerang ku..." ujar Lian Zheng melangkupkan kedua tangannya kedepan.
Ten Pin hanya tersenyum mengejek, kemudian ia mengambil kedua pedangnya, kedua pedangnya bukan pedang biasa melainkan pedang tingkat bumi yang dimana setara dengan kualitas sedang akan tetapi pedang Ten Pin memancarkan aura negatif.
Lian Zheng pun menyadari pedang Ten Pin itu, kemudian pemuda itu membuat pedang dengan Aura Pedangnya, ia sengaja tidak langsung membuat ke tahap emas, pemuda itu berpikir untuk menyembunyikan kekuatan apapun termasuk Aura Pedang sekalipun.
Pedang berwarna ungu pun terbentuk di tangan Lian Zheng, semua kultivator atau yang mengetahui tentang kultivator tentu terkejut dengan pedang milik Lian Zheng, karena jika seseorang yang berada di tahap aura hitam saja sangat dihormati.
Lalu bagaimana jika Lian Zheng mengeluarkan aura pedang yang sebenarnya, mungkin mereka akan memasang raut wajah yang pucat, tentu aura Emas ialah tahap yang paling sulit untuk dimiliki oleh seseorang ahli pedang sekalipun, bahkan para senior yang ahli pedang hanya bisa mencapai tahap ungu saja dan itu membutuh sangat banyak waktu.
Walaupun Ten Pin mengetahui pedang milik Lian Zheng namun tetap saja ia memandang rendah Lian Zheng.
"Tetap saja jika pedang mu beradu kekuatan dengan pedangku tetaplah kalah..."
Lian Zheng pun tidak menanggapi ia hanya diam dan tenang.
"Baiklah, Siap... mulai-!"
Ten Pin dengan cepat melemparkan kedua pedangnya ke atas langit, cahaya hitam menyelimuti kedua pedangnya perlahan keluar dan membentuk seekor beruang hitam dengan sayap hitam dibelakangnya.
Kemudian Ten Pin mengambil kedua pedangnya yang sudah tidak ada energi negatif akan tetapi ada sosok baru di dalam arena, yaitu beruang dari energi negatif milik Ten Pin.
Kedua matanya memerah, sayap hitam di punggung nya dan gigi taringnya sangat tajam bagaikan pedang.
"Apa itu, bagaimana bisa?"
"Itu wujud energi, yang biasanya hanya seorang di tingkat lebih Dewa Kuning saja bisa membuatnya karena hal tersebut membutuhkan energi yang besar, jika lawannya lebih lemah dari pengguna wujud energi maka lawan tersebut akan musnah karena nanti wujud energi bisa meledakkan diri dan menyebabkan ledakan yang cukup kuat-!"
__ADS_1
"Berarti, jika kekuatan pemuda yang bernama Lian Zheng itu lebih lemah dari si pengguna wujud energi maka ia akan musnah?"
"Sepertinya begitu namun kita tidak tau apa dia mempunyai teknik yang kuat atau tidak..."
"Kuharap ada..."
Semua orang yang mengetahui jika beruang hitam itu berbahaya hanya berharap jika Lian Zheng bisa selamat nantinya.
"Serang!" teriak Ten Pin.
Beruang hitam yang ada di belakang Ten Pin dengan cepat terbang ke arah Lian Zheng, beruang hitam itu meraung dengan keras saat jarak sudah dekat sayapnya dengan cepat mengibaskan ke arah Lian Zheng menghasilkan gelombang energi yang kuat.
Lian Zheng yang menyadari itu pemuda itu pun langsung menghindar, belum sempat menghindar beruang hitam datang dari berlawanan sisi, dengan cakar yang tajam beruang hitam itu dapat menggores tangan kanan Lian Zheng.
Lian Zheng pun segera mengobati luka goresannya, namun saat selesai Ten Pin pun berlari kearah Lian Zheng dengan dua pedangnya.
'Slassh!'
Pedang ungu milik Lian Zheng menebas kepala beruang hitam dengan halus, seketika arena pun menjadi sunyi.
"Ce-cepat sekali..."
"Apa-apaan kecepatannya..."
Ten Pin melotot tak percaya padahal ia berencana untuk membuat Lian Zheng berpindah sisi sampai dekat dengan beruang hitam dan ingin meledakkan si beruang hitam itu namun dirinya malah terlambat atau mungkin Lian Zheng yang sangat cepat.
"Jika begitu terimalah..."
__ADS_1
Tidak terima jika beruang hitamnya mati sia-sia, Ten Pin terpaksa menggunakan kartu truf nya yaitu teknik terlarang yang sudah ia pelajari selama 5 tahun lebih sampai ke tahap sempurna.
'Bummm!'
Di atas arena terdapat lobang hitam yang sangat besar, beberapa saat kemudian lobang hitam tersebut mengeluarkan naga hitam yang sangat besar dan ular-ular kecil berwarna hitam.
"Naif sekali Ten Pin, yahh mungkin dirinya merasa jika lawannya itu sangat kuat..." ujar tetua Darah Iblis yang mewakili sekte Darah Iblis.
Selang beberapa waktu lubang hitam itu pun tertutup dan naga hitam milik Ten Pin bergerak ke arah Lian Zheng dan menyemburkan sebuah darah yang busuk.
Dengan sigap Lian Zheng menghindar, untung saja cepat atau tidak ia akan bernasib sama dengan sebuah papan kayu yang terkena darah busuk tersebut dan meleleh tanpa sisa.
"Jika ia energi kegelapan maka mudah melawannya dengan hukum Gonglu Cahaya." gumam Lian Zheng.
Dengan tiba-tiba tubuh Lian Zheng dipenuhi oleh cahaya putih, kemudian Lian Zheng bergerak sangat cepat ke arah naga hitam yabg masih meliuk di atas arena, pedang ungu yang ada ditangan Lian Zheng menghilang.
Keduanya pun saling bergerak, saat jarak mendekat Lian Zheng meledakkan cahaya di seluruh tubuhnya, arena pun dipenuhi cahaya putih membuat semua orang menutup matanya karena silau dengan ledakan cahaya Lian Zheng.
'Duaarr!'
Naga hitam yang tadi masih kokoh di atas langit sekarang sudah hancur berkeping-keping, Ten Pin yang terkena ledakan tersebut seketika tidak bisa bergerak disekujur tubuhnya terdapat banyak luka.
...****************...
See you in the next chapter
Jangan Lupa Vote, Like dan Rating bintang 5 nya.
__ADS_1