Pendekar Langit Yang Agung

Pendekar Langit Yang Agung
Ch-152. Memulai Kembali Kekuatan


__ADS_3

Di alam yang tidak diketahui, hutan yang hijau penuh dengan ketenangan terdapat suatu bangunan yang sangat megah seperti istana kekaisaran namun terlihat berbeda, istana itu penuh dengan permata yang membuatnya sangat indah dipandang.


Phoenix Api dan Es berterbangan ke arah istana megah, dihalaman istana yang sangat luas banyak sekali burung Phoenix Api dan Es berlutut mengarah ke suatu ranjang yang sangat mewah, di ranjang mewah itu terdapat pemuda yang sedang tergeletak lemah, disampingnya terdapat seseorang pemuda tampan dan ditemani oleh seseorang perempuan.


"Bagaimana keadaannya?"


"Sebentar lagi yang mulia akan pulih dan sadar."


"Baiklah."


Pemuda disebelah ranjang itu ialah Zhishu, burung Phoenix yang menyelamatkan Lian Zheng saat itu, Zhishu maju kedepan mimbar besar, kemudian para Phoenix bertambah tunduk kepalanya.


"Kalian jangan tunduk padaku!" Zhishu melepaskan energi besar membuat para Phoenix terpaksa mendongakkan kepala padanya.


"Kalian akan mendapatkan pemimpin sejati, pemimpin dari segala pemimpin, aku tidak begitu pasti namun ku yakin suatu saat tuan akan mendapatkan kekuatan yang sebenarnya, Garis Suci yang pernah ia lakukan hanyalah untuk membuka gerbang potensi kekuatan saja namun tidak dengan kekuatan sejati nya! kalian para ras Phoenix harus tunduk padanya bagaimana pun kekuatannya lemah daripada kalian!" ujar Zhishu dengan tegas.


Disisi ranjang yang mewah terdapat Lian Zheng, pemuda itu tampaknya sudah mulai siuman dari pingsannya, ia mulai menggerakkan jarinya.


"Arrggh! perut ku!" Lian Zheng memegang perut nya.


Walaupun ia sudah di obati secara keseluruhan namun tetap saja efek samping nya masih belum reda membuatnya meringis kesakitan.


"Aku dimana?" Lian Zheng mencoba memahami dirinya berada, matanya masih buram, kepalanya masih terasa pusing.

__ADS_1


Setelah beberapa saat, ia menggeleng kan kepalanya mencoba menyadarkan diri sepenuhnya saat kesadaran nya mulai terkumpul kembali pemuda itu pun tersentak kaget dengan pemandangan yang ia lihat.


"P-Phoenix!? dimana ini..."


Zhishu yang mendengar suara dibelakangnya seketika berlutut hormat, melihat Zhishu tunduk hormat pada pemuda didepannya semua di istana pun mengikuti Zhishu yaitu tunduk hormat.


"Yang Mulia dari ras Phoenix yang Agung, kami para rendahan ras Phoenix akan tunduk pada Yang Mulia mulai detik ini-! berikan kami izin untuk tunduk pada Yang Mulia!" Zhishu berseru lantang.


"Mohon Yang Mulia!" semua Phoenix pun berseru dan tunduk tidak terkecuali dengan ras Elang Emas yang sebelumnya.


Lian Zheng pun duduk di ranjang nya kemudian ia berdiri.


'Baiklah ini kesempatan ku untuk membangun prajurit tak terkalahkan!' batin Lian Zheng.


"Aku beri izin kalian semua yang ada disini untuk tunduk pada ku, namun berikan aku 100 tahun untuk mengumpulkan kekuatan ku!"


***


Lian Zheng ke kamar khusus untuk dirinya, dari design sampai barang-barang yang ada di kamarnya sangat lah mewah, ia tidak tahu jika ras Phoenix penuh dengan kemewahan dan juga dirinya tidak tahu ia berada di alam mana saat ini.


Tiba-tiba di pojok sudut kamar Lian Zheng terdapat asap putih mengepul disana dan saat itu pula Dewa Laut menampakkan dirinya, Lian Zheng pun tersentak kaget dengan hal itu.


"Dewa Laut?"

__ADS_1


"Kau tersesat ya?" tanya Dewa Laut seraya melihat sekeliling nya.


"Ah itu... oh ya Dewa Laut apa aku sudah bisa pulang ke alam Dewa?"


Lian Zheng mencoba mengalihkan pembicaraan ia malu dengan kejadian sebelumnya dimana ia dikalahkan dengan mudah oleh seseorang.


"Belum, kau belum pantas pulang ke alam Dewa, namun gunakanlah waktu sekarang untuk mengumpulkan kekuatan karena Qi disini sangatlah tebal dan kuberi tahu di sisi selatan terdapat hutan yang sangat lebat, disana banyak Qi murni yang sangat tebal dan Qi murni itu bisa membuat perkembangan kekuatan binatang Tuhan dengan cepat, dan satu lagi kau tidak lupa dengan janji mu dengan Naga Abadi bukan?"


"Baiklah-baiklah aku mengingat janji itu, namun bisakah kau memberi petunjuk menemukan kekasih Naga Abadi?"


"Ku beri tahu, kau sedang berada di alam Kesucian, dahulu alam ini ialah alam yang lebih tinggi dari Nirwana Agung akan tetapi karena perang yang terjadi pada abad sebelumnya yaitu perang antara ras Dewa Dan ras Iblis alam Kesucian ini menjadi alam yang tandus karena terkena energi yang besar dari Dewa Langit, kalau kau ingin menemui roh kekasih Naga Abadi kau perlu naik ke alam tertinggi yaitu Alam Warna Surga, disana tidak ada penghuni apapun karena ada energi yang sangat besar menjaga alam itu, dan juga kau akan bertemu Dewa Warna.. orang nya sedikit gila dan jangan macam-macam padanya." Dewa Laut agak sedikit mengecilkan suaranya diakhir kalimatnya.


"Ah, begitu lalu bagaimana cara kesana."


"Aku akan memberi tahumu ketika kau sudah selesai memecahkan patung Binatang Tuhan yang ada di dantian mu..."


Setelah itu Dewa Laut langsung hilang begitu saja tanpa memberikan Lian Zheng penjelasan lebih lanjut.


"Baiklah saatnya memulai kembali kekuatan ku."


...****************...


See you in the next chapter

__ADS_1


Jangan Lupa Vote, Like dan Rating bintang 5 nya.


Heyyo!✨


__ADS_2