
Satu tetes penawar racun masuk ke dalam mulut anak tersebut.
Dalam 3 detik keadaan mulai membaik, Wajah yang tadi pucat pasi sekarang mulai segar bugar dan pernapasan teratur.
"Tunggu beberapa jam, Nona Ling setiap jamnya mohon beri minum air hangat"
Ling Tin dan Kakaknya yaitu Ling Fei hanya tercengang karena anak yang terbaring racun kini mulai sehat bugar seperti sebelumnya.
"Nona Ling?"
"Ah, Iya baik Tuan Koji Cen"
Koji Cen pun keluar dari ruangan tersebut ia kembali menunggu Ling Tin yang sedang berbicara kembali pada Kakaknya.
Sesaat Ling Tin keluar dari ruangan tersebut, ia mengajak Koji Cen keruang kerjanya karena ada yang ingin ia bicarakan.
Sesampainya di ruang kerja, Baru lah mulai berbicara.
"Atas nama keluarga saya, Saya berterimakasih kepada Tuan Koji Cen, Jadi apa yang ingin Tuan minta?"
"Saya ingin 5 persen saham dari Assosiasi Beruang Perak"
Mendengar itu Ling Tin hanya bisa diam.
"Maaf saya tidak bisa Tuan, jika berkenan saya bersedia memberikan saham saya hanya 2 persen saja"
Bahkan Ling Tin saja hanya memegang 10 persen saham dari Assosiasi Beruang Perak.
"Bukan saya menolak tapi saya harus mendapatkan izin dari pihak keluar saya, Tuan." Ucap Ling Tin.
__ADS_1
"Saya bisa memberi tahu letak dimana sumber daya, sebagai bayarannya 5 persen saham untuk saya."
"Maaf Tuan, Saya harus membicarakan kepada keluarga saya dulu"
"Baik saya tunggu di penginapan."
Setelah berbincang ini dan itu, Koji Cen pulang ke penginapan untuk beristirahat.
Malam berlarut tergantikan Oleh pagi yang cerah. Disaat sinar matahari menyentuh wajah Koji Cen terpaksa dirinya bangun dari tidurnya.
Setelah mandi dengan air hangat dan makan Ia beranjak ke kamarnya untuk memulihkan tenaga dalam nya.
Ia pun bertapa di dalam kamarnya, Setelah 2 jam bertapa terdengar pintu kamar Koji Cen diketuk oleh seseorang.
Koji Cen pun membuka pintu tersebut, terlihat wajah cantik Ling Tin di depan pintu nya.
"baik"
Mereka berdua pun ke tempat pertemuan Assosiasi Beruang Perak Terlihat meja panjang yang berukuran beruang di tengah-tengah meja tersebut.
Meja panjang tersebut di isi oleh orang-orang yang berpakaian bangsawan. Koji Cen pun dipersilahkan duduk.
Setelah semua orang berbincang-bincang kecuali Koji Cen akhirnya salah satu dari mereka angkat bicara dan bertanya kepada Koji Cen.
"Saya Ling Wei, Tuan bisa jelaskan dimana letak sumber daya tersebut?"
"Tidak bisa, Asal para Tuan-tuan memberikan saya 5 persen saham dari Assosiasi ini"
Ucap Koji Cen.
__ADS_1
"Tidak bisa! Saya juga tidak mengizinkan anda memegang Assosiasi keluarga Ling ini"
Ucap tegas salah satu dari Assosiasi Beruang Perak.
"Ling Xin mana sopan santun mu!, Maaf Tuan Koji Cen saya bersedia untuk memberikan 3 persen kepada Anda" Ucap Ling Fei
"Fei-Gege, kenapa memberikan saham Fei-Gege sendiri?" Ucap Ling Wei
"Tuan ini sudah menyelamatkan saya dan anak Fei-Gege." Ucap Ling Tin
"Maksudnya?"
"Semua pasti sudah tahu kalau saya dirampok kan? dan ada yang menyelamatkan saya, Tuan Koji Cen ini sudah menyelamatkan saya. "
"Dan satu lagi Tuan Koji Cen ini sudah menyelamatkan anak Fei-Gege dari Racun Kalajengking Merah, Dan saya hanya bisa memberikan 2 persen saham kepada Tuan Koji Cen."
Semua orang yang ada diruangan itu langsung menatap Koji Cen dengan curiga, dipikiran mereka hanya merasa jika Koji Cen itu ialah dalang dari semua kejadian itu.
Koji Cen yang seolah tahu dipikiran mereka , ia langsung angkat bicara.
"Maaf Tuan-Nona Sekalian, Saya bukan dalang dari semua itu, dan saya juga kesini hanya memberikan penawaran kepada kalian semua" Ucap Koji Cen sambil bersenyum ramah.
"Saya hanya membutuhkan 5 persen saham dari Assosiasi ini, maka jika itu di berikan saya akan memberikan dimana letak sumber daya tersebut." sambung Koji Cen
...****************...
Jangan lupa vote, like di setiap ch nya, dan rating bintang 5 nya, heheheš .
Terimakasihš
__ADS_1