
Rian Ye langsung lari mengarah Lian Zheng berdiri, Rian Ye menatap sekilas mayat kedua pria kekar itu lalu kembali menatap Lian Zheng.
"Saudara Lian apa kau tidak tau siapa mereka?"
Lian Zheng yang lagi fokus menatap mayat kedua pria kekar itu ia langsung menatap Rian Ye dengan tatapan bingung dan tidak peduli.
"Aku tidak tau..." jawab Lian Zheng seraya mengangkat kedua bahunya.
Rian Ye menepuk dahinya lalu ia kembali berbicara, "Mereka dari Organisasi Lin, organisasi gelap yang terkenal dengan kesadisannya."
Lian Zheng seolah tidak peduli, bahkan jika mereka seorang iblis pun Lian Zheng tak menghiraukannya, kemudian Lian Zheng berbicara, "Jika begitu pergilah kalau kau mau selamat, dan terimakasih atas semuanya Saudara Ye."
Tampak Rian Ye kebingungan, ada benarnya juga yang dikatakan Lian Zheng, jika ingin selamat maka hindari Lian Zheng tapi Rian Ye tidak seperti itu, ia berfikir jika seorang teman harus senantiasa membantunya walaupun dalam keadaan sulit sekalipun.
Kemudian Rian Ye menggelengkan kepalanya kemudian berkata, "Aku tidak akan meninggalkanmu, aku butuh seorang teman!"
Lian Zheng berfikir jika kehidupan Rian Ye itu penuh dengan kesepian, Lian Zheng kemudian berjalan meninggalkan Rian Ye yang masih berdiam diri ditempatnya.
***
"Tuan, dua anggota kita sudah mati..."
"Siapa pelakunya?"
"Seorang pemuda."
"Bagaimana bisa? mereka sudah ku beri sumber daya yang cukup untuk kekuatan mereka bagaimana bisa mereka dikalahkan oleh seorang pemuda, Tidak bisa diandalkan!"
"Apa kita harus bertindak Tuan?"
__ADS_1
"Ya, cari pelakunya sampai dapat dan juga cari keluarganya bunuh mereka semua, Tidak ku biarkan mereka bisa lepas begitu saja setelah membunuh anggota ku!"
Tampak salah satu dari mereka itu sedang duduk dengan membelakangi bawahannya yang berbicara padanya, orang tersebut tentu marah jika ada yang bertindak sesukanya di Organisasi nya.
Padahal mereka yang sering bertindak sesuka, mereka biasa mendapatkan barang jual mereka dengan cara yang sadis, bahkan jika seorang anak kecil pun mereka tidak segan untuk membunuhnya, Organisasi ini berbeda dari yang lain, yang mana orang akan menjadi budak tapi di organisasi ini akan menjadi mayat yang dibekukan setelah itu mereka mengirim organ dari korban tersebut untuk dijual dengan harga yang murah.
Tentu itu membuat organisasi nya terkenal dengan cara buruk, Organisasi ini tidak lah lain ialah Organisasi Lin, Organisasi Lin ini mempunyai pasukan yang cukup hebat dan terkenal, mereka menggunakan pasukan tersebut untuk memangsa korban mereka.
Sampai sekarang semua orang tidak tau menahu dimana letak Organisasi Lin berada, bahkan sekalipun seorang penguntit yang handal tidak bisa menemukannya.
Mereka juga sudah mencuci otak dari anggota organisasi nya sehingga tidak ada yang sembarang berbicara pada orang umum, Dengan ketua mereka yang mengirim sumber daya yang banyak itu membuat anggota organisasi mereka kuat.
Yang Lian Zheng lawan ialah anggota yang terendah, masih banyak hal lagi yang kuat di Organisasi Lin.
Balik kesisi Lian Zheng berada, pemuda itu kembali ke penginapannya untuk membersihkan diri, ia berencana untuk menunggu korbannya yaitu Organisasi Lin, pemuda itu mempunyai teknik yang dimana ia banyak membunuh maka kekuatannya akan menambah.
Teknik ini ialah teknik terlarang, sebelumnya Lian Zheng meminta teknik tersebut pada Pecahan Jiwa, dan hal itu di tolak oleh Pecahan Jiwa karena ada resiko tertentu saat lama-kelamaan menggunakan teknik tersebut.
Karena Iblis Hati bisa membuat roh Lian Zheng lenyap dari tubuh Lian Zheng dan tergantikan oleh Roh Iblis Hati, cara mengatasi itu ialah Lian Zheng harus melawan Iblis Hati seorang diri nantinya.
Lian Zheng juga sebelumnya sudah memantapkan diri, walaupun caranya agak kotor namun demi melindungi orang yang tidak bersalah Lian Zheng rela melakukannya.
Pecahan Jiwa juga pasrah karena ia sudah menyadari sebelumnya jika Lian Zheng sudah punya Iblis Hati saat Lian Zheng mempunyai dendam mendalam di hatinya.
Lian Zheng kemudian membuka segel dari teknik terlarang itu, saat segel tersebut pikiran kuno terlintas di otak Lian Zheng, tampak pemuda itu bertambah haus darah sedikit karena terkena energi negatif dari teknik tersebut, akan tetapi dengan tubuh dewa langit Lian Zheng bisa menghilangkan rasa nafsu haus darah tersebut agar tidak kehilangan kesadarannya.
Saat ini Lian Zheng sudah siap untuk menunggu kedatangan musuh, Lian Zheng juga berfikir jika Organisasi Lin bisa menemukannya dimana pun, jadi sebelum itu Lian Zheng mengamankan Rian Ye terlebih dahulu.
Rian Ye yang sedang tidur tidak menyadari jika kamarnya itu di pasang dengan Array Formasi oleh Lian Zheng.
__ADS_1
Kemudian itu Lian Zheng bergegas kehutan agar menghindari warga kota terkena efek dari pertarungan Lian Zheng nanti.
Setelah merasa cukup jauh dari lokasi perkotaan, kemudian Lian Zheng menyerap energi Qi Murni tersebut, hal itu untuk menerobos tahapan baru.
Lian Zheng sudah 3 jam ia berkultivasi dibawah pohon, dengan alas batu besar pemuda itu duduk bersila disana, sampai akhirnya pemuda itu mendengar banyak derap kaki yang menuju ke arahnya.
Sekitar ratusan orang bergerak kepadanya, sepertinya Organisasi Lin sangat menilai tinggi pada kedua anggota Lian Zheng bunuh tadi sampai-sampai mengirim pasukannya yang banyak pada Lian Zheng.
"Kalian ke arah kanan, biar kelompok lainnya ke kiri, saat pemuda itu bingung untuk menyerang kemana, aku dan yang lainnya menyerang dari arah belakang, oke?"
"Baik!"
Mereka membagi 3 kelompok untuk mengecoh Lian Zheng, walaupun suara dari bisikin itu kecil tetap saja Lian Zheng mempunyai pendengaran yang tajam.
Sudah tau rencana musuh, giliran Lian Zheng merencanakan sesuatu agar dirinya menikmati pertarungan ini, dirinya akan berdiam diri memasang tenkin Baja Dewa Langit, dengan itu dirinya kebal terhadap senjata apapun.
Melihat pemuda itu tetap berdiam diri di tempatnya membuat pasukan Organisasi Lin ingin segera menangkap atau membunuhnya, namun mereka menahannya karena ketua mereka belum memberi tanda menyerang.
Lian Zheng pun juga bosan karena lawannya tidak segera menyerangnya, rencana pun berubah Lian Zheng langsung bergerak cepat seperti angin terhempas begitu saja, pasukan Organisasi Lin pun kebingungan karena baru sekilas saja musuhnya sudah menghilang.
Sampai akhirnya jeritan kesakitan mulai bersahutan, semua langsung menoleh ke arah jeritan-jeritan kesakitan tersebut, semakin keras dan banyak juga yang berjerit.
Kini Lian Zheng menggunakan Teknik bernama Totok Seribu Naga Langit, yang terkena totokan tersebut akan menjadi putih seperti patuh dan hancur berkeping-keping.
...****************...
See you in the next chapter
Jangan Lupa Vote, Like dan Rating bintang 5 nya.
__ADS_1
4 chap crazy up gk?