Pendekar Langit Yang Agung

Pendekar Langit Yang Agung
Ch-16. Ujian Berat ( 2 )


__ADS_3

Setelah Koji Cen Memberi Hukuman Kepada Siluman Itu, Ia Menghampiri Kakek Suxian Yang Sedang Duduk di Batu Besar.


"Kek, Kurasa Aku Sudah Sehat Jadi Aku Siap Berlatih Lagi"


"Bagus, Sekarang Kamu Kelilingi Hutan Ini Sebanyak 8 Putaran, Setelah Itu Menyelam Kedalam Air Selama 1 Jam"


Koji cem Hanya Bisa Mengangguk Dan Menelan Ludah Dengan Kasar Setelah Mendengar Perintah Dari Gurunya Itu, Ia tidak Berani Membantahnya.


Siluman Yang Mendengar Itu Ia Hanya Menahan Tertawa Karena Tidak Ingin Di Hukum Lagi Oleh Tuannya.


Koji Cen Lari Mengelilingi Hutan Itu.


Ia Sudah Mengelilingi Hutan Sebanyak 6 Kali Seperti Kemarin, Sebenarnya Ia Masih Bisa Tetapi Ia Kehausan, Melihat Koji Cen Ingin Berhenti Kakek Suxian Langsung Menyuruhnya Melanjutkan nya.


Sudah Selesai Mengelilingi Hutan Sebanyak 8 Putaran, Ia Langsung Ke Sungai Terdekat Untuk Membasahi Dahaga Nya.


"Ahhh Segar Sekali" Ucap Koji Cen


"Kamu Sudah Siap Tahap Ke 2 Cen'er?"


'APAA BARU TAHAP KE 2?!' batin Koji Cen


"Tenang Tahap ke-3 Tidak Terlalu Sulit"


Kakek Suxian Seolah Tahu yang Ada Di Pikiran Koji Cen Dan Ia Mendapat Anggukan Dari Koji Cen.

__ADS_1


Koji Cen Ke Danau Yang Luas Menyerupai Laut, Ia Menyelam Selama 1 Jam, Pada Percobaan Pertama Ia Hanya Bisa Menyelam Selama 30 Menit saja.


Ketika Ia Menyelam ke-2 Kalinya, Ia Bisa Melampaui Waktu 1 Jam Itu.


Ujian Fisik Tahap 1-2 Sudah Usai, Dirinya Lega Karena Sudah Menyelesaikan nya.


Melihat Koji Cen Lemas, Kakek Suxian Memberi Istirahat Selama 10 Menit Saja, Untuk Melanjutkan Tahap ke-3.


Koji Cen Tidak Pernah Menyangka, Dirinya Akan Menanjaki Puncak Yang Tinggi Itu.


'Kakek Sialan, Katanya Tidak Terlalu Sulit'


Batin Koji Cen


"Sekarang Cepatlah Naik, Pakai Ini-!" Perintah Kakek Suxian


Tanpa Koji Cen Sadari Ia Hanya Berfikir Hanya Latihan Fisik, Padahal Ia Juga Sedang Berlatih Mental.


Koji Cen Mulai Menanjaki Puncak Tersebut, Kakek Suxian Hanya Menatap Dari Bawah, Dirinya Siap Menangkap Koji Cen Jika Terjatuh.


Disisi Lain, Koji Cen Sedang Menancapkan Palu Ke Tanah Yang Keras DiPuncak Itu.


Sayang Sekali Jika Koji Cen Ilmu Meringankan Tubuh nya Sempurna Pasti Ia Bisa Lebih Cepat.


Setelah Sampai Di Ujung Puncak, Ia Gembira Karena Telah Berhasil. Ia Bersorak-sorak Dengan Keras, Betapa Senangnya Dia.

__ADS_1


Sebenarnya Ada Jalan Untuk Ke Atas Puncak Itu, Tetapi Kakek Suxian Lebih Memilih Menanjaki Puncak Itu Untuk Latihan Koji Cen.


Koji Cen Turun Melewati Jalan Pintas.


Setelah Turun Koji Cen Menghampiri Kakek Suxian Di Gubuk Nya.


"Sangat Melelahkan" Ucap Letih Koji Cen


"Memang Sangat Lelah, Dulu Kakek Seperti Dirimu Tetapi Tanpa Bimbingan" Kata Kakek Suxian


"Kakek Sempat Mengeluh, Dan Putus Asa Untuk Melanjutkan Jalan Ke Pendekaran" Ucap Kakek Suxian


Kakek Suxian Menceritakan Tentang Dirinya Yang Dulu Sangat Sulit, Menjalani Kehidupan Dengan Kesendirian.


Setelah Kakek Suxian Selesai Menceritakan Tentang Nya, Mereka Berdua Makan Bersama.


Waktu Sudah Berlarut Menjadi Malam, Besok Mereka Berdua Ingin Ke Desa Vengse Untuk Membeli Keperluan.


Pagi Hari Menyapa, Mereka Berdua Ke Kota Vengse Sedangkan Siluman Serigala Itu Di Tinggal kan, Karena Tidak Ingin Mencari Perhatian Kepada Warga.


...****************...


YOO


KALAU KALIAN TAHU INI NOVEL TERINSPIRASI OLEH NOVEL KAK Shujinkouron DAN NOVEL YANG TERKENAL LAINNYA, Mohon Ijin Sekalian šŸ™

__ADS_1


**


Jangan Lupa Vote Dan Like nya Ya


__ADS_2