
Selepas itu, tubuh Ji Chen sudah kembali normal. mereka pun kembali masuk ke Goa menemukan Min Yu yang masih bermeditasi dan dikelilingi oleh cahaya api, sebenarnya cahaya api itu ialah Qi asli nya yang sudah ia serap namun karena dantiannya sudah sangat penuh maka Qi itu pun otomatis keluar dengan sendiri.
Lian Zheng yang melihat itu pun segera membangunkan Min Yu agar tubuh Min Yu tidak meledak karena terlalu banyak menyerap Qi alam. setelah itu pun Min Yu membuka matanya, gadis itu seperti orang yang sehabis bangun tidur, matanya seperti panda memiliki kelopak mata yang hitam.
"Ah! ngantuk sekali rasanya..." setelah mengatakan seperti itu pun Min Yu tertidur.
Lian Zheng dengan refleks langsung mengambil tubuh Min Yu sebelum terbentuk dengan tanah, ia kemudian menaruhnya ke batu yang lebih besar sebagai gantinya ranjang.
***
Ji Chen menjelaskan apa yang ia alami saat berhadapan dengan roh Api, ia mengatakan dengan lengkap dari roh Alam sampai tubuhnya diambil alih dan mengalahkan roh Api, ekspresi Lian Zheng saat mendengar roh Alam pun terkejut.
Ia pun menyadarinya jika terbentuknya roh Alam itu karena dirinya tanpa sepengetahuan Ji Chen, alasan kenapa Lian Zheng menyadari hal itu karena ia pernah mengobati Ji Chen menggunakan Qi aslinya yang sudah tercampur oleh Surya Biru.
Dan juga ia diberitahu oleh Dewa Langit, namun seketika ia memberikan ekspresi yang buruk saat mendengar Ji Chen terkena kutukan karena resiko yang ia dapatkan.
"Roh Alam bilang kutukan ku akan aktif jika berumur 12 tahun, Paman apa tau cara untuk menghilangkan nya?" ujar Ji Chen.
"Ah itu... mungkin ada beberapa cara namun pasti membutuhkan resiko yang besar, akan tetapi jika untuk mu Ji'er itu pun tidak akan menjadi masalah." ujar Lian Zheng seraya mengusap kepala Ji Chen dnegan lembut.
__ADS_1
***
"Ketua, sebaiknya kita segerakan saja rencana kita, jika tidak mungkin akan ada beberapa masalah yang akan datang." ucap salah satu tetua yang memakai baju kemerahan.
"Ya, lebih cepat lebih bagus... baiklah siapkan 10 ribu prajurit untuk memberikan masalah, untuk selanjutnya kalian siapkan orang kepercayaan kalian untuk menjalankan tugas rahasia ini dengan serapi mungkin, dan untuk kita akan memberikan sesuatu kejutan kepada pengungsi istana dengan kekuatan kita..." ucap ketua itu.
"Baik ketua!" ucap mereka serempak.
Ketua dan beberapa orang sedang melanjutkan pembicaraan mereka di aula yang sepenuhnya telah retak dan hampir roboh jika saja ketua mereka tidak menahannya dengan perisai Qi nya mungkin mereka sudah tertimpa oleh puing-puing bangunan aula itu.
Ketua yang berumur 60 tahun itu bernama Zhi Yen, seseorang yang berwatak tegas dan memiliki akal yang sangat licik, namun begitu dihadapan rakyat Zhi Yen bersikap normal seperti layaknya bangsawan normal.
***
Wilayah Timur
Ribuan prajurit berarmor lengkap dengan senjata yang berkualitas tinggi telah berjejer rapi di tanah yang sangat luas. di depannya terdapat beberapa orang berpakaian khusus bertarung namun versi bangsawan yang terlihat elegan, ditengah-tengah seseorang sepuh berdiri.
"Baiklah, tugas kalian hanya untuk mengecoh situasi, kemungkinan Zhishu tidak akan menyadari akan hal rencana kita, pastikan jika kalian membuat penghuni istana berdiam dterus didepan istana jangan sampai ada yang masuk kedalam istana, dan sisakan beberapa ketua dan Zhishu didalamnya karena aku dan teman-teman ingin menghabisinya!" ucap Zhi Yen seraya mengepalkan tangannya.
__ADS_1
Kekuatan Zhi Yen dan beberapa tetua sangatlah kuat, namun Zhishu hanya bisa mengimbangi ketua mereka yaitu Zhi Yen, jika saja ada yang membantu lawannya maka bisa dipastikan Zhishu akan mengalami kekalahan.
Mengenai info kekuatan, mereka sebelumnya pernah mengalami ini sebelumnya namun hanya saja kekuatan Zhi Yen dan lainnya masihlah terbilang cukup lemah dan juga ada beberapa tetua kuat yang membantu Zhishu jadi Zhi Yen dibuat mundur.
Untungnya saja Zhishu saat itu mengampuni Zhi Yen namun dengan satu syarat yaitu diasingkan dari negeri ras Phoenix, jika tidak kemungkinan Zhi Yen akan dihukum sampai mati.
Para prajurit dengan sigap dan menjawab perkata Zhi Yen, "Baik Ketua!"
Setelah cukup puas dengan salah satu persiapan rencananya, Zhi Yen kembali ke ruang aula sementara dengan beberapa tetua mengikutinya dari belakang.
"Baiklah, sudah waktunya... kita duluan berangkatnya..." alasan Zhi Yen memilih duluan berangkatnya karena pikirnya akan membutuh beberapa hari untuk sampai ke kerajaan.
Oh ya, dilihat dari segi pasukan Zhi Yen ini ialah orang yang sudah bertindak kriminal namun dihukum diasingkan sama seperti Zhi Yen, memang sangatlah banyak akan tetapi ada beberapa manusia di dalam pasukan Zhi Yen itu.
See you in the next chapter
Jangan Lupa Vote, Like dan Rating bintang 5 nya.
Akan ku jelaskan mengapa ada manusia yang bisa memasuki alam Kesucian di chapter selanjutnya😉🤭
__ADS_1