Pendekar Langit Yang Agung

Pendekar Langit Yang Agung
Ch-172. Pelantikan Tahta ( 3 )


__ADS_3

Lian Zheng lebih dahulu keluar sebelum ia memberitahu jika akan ada pelayan yang mengantarkan mereka berdua pada Min Yu. kemudian Lian Zheng diantar oleh pelayan sebelum ke ruangan terakhir pelayan tersebut menghilang.


Lian Zheng pun teringat dengan perkataan Jendral Fang Xuan yang dipesan oleh Zhishu, ia kemudian mengeluarkan sayapnya saja tidak dengan Auranya namun tiba-tiba ada aura berbeda dari sayap yang dikeluarkan oleh Lian Zheng, tidak seperti biasanya.


Lian Zheng berpikir jika itu adalah salah satu akibat God's Dantian dan ia pun mengabaikannya saat ia keluar dari ruangan tersebut betapa terkejutnya ia melihat semua orang telah berbaris rapih menghadapnya, Lian Zheng melihat ke kanan dan kiri melihat Zhishu dan jendral lainnya sedang berbaris rapih juga.


Namun beberapa saat semuanya bertekuk lutut seperti nya mereka sedang di serang Aura yang dikeluarkan dari sayap Lian Zheng, sedangkan pemuda itu kebingungan namun dengan segera ia tersadar dan menghilangkan sayapnya.


Setelah sayap itu menghilang begitu pun Auranya semua orang bernapas lega, namun mereka menggantinya dengan bertekuk hormat.


"Hormat pada Raja Phoenix!'" Akhirnya semua orang mengakui jika Lian Zheng berhak menjadi raja ras Phoenix mereka.


Namun tentu Lian Zheng tidak diam saja ia kemudian mengeluarkan apa yang diperintahkan oleh gurunya sebelum ke Istana Phoenix.


Sebuah Crystal lonjong di terbangkan ke udara oleh Lian Zheng kemudian Lian Zheng mengucapkan, "Ucapkan Kami berjanji akan setia pada raja Phoenix yang baru!"


Sejenak semua orang terdiam namun mereka segera mengucapkan apa yang diperintahkan oleh Lian Zheng.


"Kami berjanji akan setia pada raja Phoenix yang baru!"

__ADS_1


Setelah itu sebuah pecahan jiwa dari semua orang terbagi menjadi dua namun tidak mengurangi kekuatan jiwa nya, akan tetapi 1 pecahan jiwa dari semua orang itu masuk ke Crystal lonjong yang terbang di udara itu.


Setelah semua orang melakukan apa yang diperintahkan olehnya, Lian Zheng menarik kembali Crystal lonjong itu dan melayang didepannya. Kemudian ia menyerapnya seperti metode biasa yang ia lakukan untuk menyerap Qi.


Setelah penyerapan beberapa detik langit pun bergemuruh awan hitam menyelimuti Istana Phoenix tiba-tiba suara asing keluar dan menyampaikan sesuatu, namun tidak dengan Lian Zheng ia merasa suara itu tidak asing di telinganya.


"DENGAN INI KU NYATAKAN RAJA YANG BARU BAGI RAS PHOENIX!"


Setelah itu sebuah mahkota berwarna merah api keluar dari gumpalan awan hitam dan menempel begitu saja pada kepala Lian Zheng.


***


Ternyata yang barusan menyampai kan sesuatu di Istana Phoenix pada awan hitam adalah Dewa Semesta. Ya, itu adalah tugasnya saat ada tugas baru untuknya ia sangat terkejut karena sudah sangat langka ia dipanggil untuk bertugas.


Dewa Semesta sudah sangat jarang dirinya di tugaskan kembali semenjak hilangnya pemimpin atau ras-ras Binatang Tuhan, semenjak itu ia hanya mengatur Kuil Suci yang bertanggung jawab olehnya.


Di sisi Lian Zheng, setelah hilangnya awan hitam tersebut pemuda itu pun mundur dan memasuki ruangan yang sebelumnya, dan disana pun sudah ada Min Yu dan Ji Chen yang sudah memakai pakaian yang sangat indah dan menawan.


Mereka pun kembali keluar sedangkan Ji Chen diarahkan oleh pelayan ke tempat duduknya.

__ADS_1


"Baiklah aku akan menyampaikan jika hari ini ku nyatakan gadis di depan ku ini menjadi istri ku! lalu untuk anak yang disana dia adalah adik ku yang ku sayangi..."


Setelah itu sorak dan tepuk tangan terdengar, Zhishu dan jendral lainnya mengucapkan selamat pada Lian Zheng.


Namun sebelum duduk ke kursi tahta Lian Zheng berbalik arah dan berkata pada semua orang, "Pasti kalian bertanya-tanya apa yang kulakukan dengan kalian dan Crystal yang ku keluarkan tadi itu. itu adalah pengikat jiwa perjanjian dimana jika kalian melanggar aturan ku maka kalian akan menerima konsekuensi nya. dan kalian jangan macam-macam dengan orang yang ku sayangi-!"


"Baik Yang Mulia!" ujar semua orang yang ada disana.


Dan akhirnya pun mereka semua berpesta sedangkan Lian Zheng dan lainnya masuk ke dalam Istana karena hari mulai gelap dan saat sekarang mereka sedang makan malam yang hanya dihadiri oleh keluarga Lian Zheng dan juga Zhishu sedangkan jenderal-jenderal, mereka berjaga di luar ruangan itu dan memerintahkan setiap pasukannya berjaga pada malam ini.


"Baiklah Zhishu ada yang ingin ku sampaikan..."


Lian Zheng menjelaskan apa yang ingin ia sampaikan secara 4 mata pada Zhishu, Zhishu pun menuruti tuannya itu.


See you in the next chapter


Jangan Lupa Vote, Like dan Rating bintang 5 nya.


Hayooo apa ya?

__ADS_1


__ADS_2