Pendekar Langit Yang Agung

Pendekar Langit Yang Agung
Ch-123. Penyatuan Tubuh Min Yu


__ADS_3

Setelah membersihkan bekas dari pertarungan Lian Zheng kembali masuk kerumah nya untuk mengistirahatkan tubuhnya, ia begitu lelah hingga tidur pun sangat nyenyak.


Ke esokan harinya, Lian Zheng bangun di siang hari, perut yang terasa lapar membuatnya berjalan ke area dapur, ia mengedarkan pandangannya ke setiap sudut rumah namun tidak ada Ji Chen dan Min Yu bahkan suara pun tidak ada.


"Sepertinya mereka diluar..." ujar Lian Zheng.


Sesudah makan ikan, Lian Zheng ke halaman belakang namun tidak ada lagi Ji Chen dan Min Yu membuat dirinya sedikit panik, kemudian pemuda keluar rumah dengan langkah yang buru-buru.


"Huh, ternyata mereka sedang disana, eh ada apa?"


Lian Zheng melihat kerumunan orang di suatu tempat yang disana juga ada Min Yu dan Ji Chen, pemuda itu pun langsung menghampiri Min Yu dan Ji Chen.


"Ada apa?" tanya pada Min Yu.


Lian Zheng seraya menatap apa yang dikerumuni orang.


"Astaga! kukira siapa, itu ada informasi yang menyatakan akan adanya kompetisi kultivator..." dengan Ji Chen yang ada di punggung nya Min Yu menjawab pertanyaan Lian Zheng.


"Baiklah, ini saatnya kalian bertanding begitu pula dengan ku..."


"Eh, Lian Gege bukankah terlalu cepat untuk membawa kita ke kompetisi? begitu pula Ji Chen hanya Ahli Formasi dan disana juga tidak ada kompetisi antar Ahli Formasi."


"Emm... Yasudah kau saja Yu'er... Ji'er hanya menonton saja ya..."


"Baik paman!"


Min Yu hanya mengangguk kecil, setelah itu Lian Zheng menarik tangan Min Yu, mereka bertiga berjalan-jalan di alun-alun desa itu.

__ADS_1


"Lihat itu cantik bukan?" tanya Min Yu.


Lian Zheng melihat apa yang ditunjuk kan Min Yu, ia melihat pakaian yang berwarna merah muda dengan motif yang sangat mengesankan, dilihat dari design nya sepertinya pakaian tersebut sangat mahal.


"Apa kau mau membelinya?"


Min Yu langsung menatap Lian Zheng, matanya penuh berharap pada Lian Zheng.


"Baiklah ayo..."


Min Yu tersenyum kegirangan, kemudian ia memasuki toko pakaian dan mengambil pakaian yang ia ingin beli, Lian Zheng hanya menatap Min Yu dengan polos seraya menggandeng Ji Chen di tangannya.


Setelah membeli pakaian, mereka bertiga keluar dari toko, sedangkan Min Yu ia terus melihat pakaian yang tadi ia beli dengan tersenyum manisnya, Lian Zheng menatap wajah Min Yu dan tersenyum kecil.


Setelah puas berjalan-jalan, mereka kembali ke rumah.


***


Lian Zheng yang sedang menatap langit langsung menoleh ke arah Min Yu dan mengangkat satu alisnya.


"Terimakasih atas pengobatan nya selama ini, juga maaf telah merepotkan Lian Gege."


"Eh, kamu tidak merepotkan sama sekali, dan malah aku yang merasa bersalah karena sekarang posisi mu ini akan selalu menjadi incaran bagi musuhku..."


Lian Zheng kembali menoleh ke arah langit yang biru, namun sesuatu yang terjadi ia tidak menyadarinya.


"Lian... Gege... to-long..."

__ADS_1


Lian Zheng langsung menoleh ke arah Min Yu, saat itu tubuh Min Yu diselimuti dengan aura panas dan diliputi oleh bola berwarna warni, Lian Zheng pun terkejut kemudian ia menggendong tubuh Min Yu dan melupakan rasa sakit yang panas di seluruh tubuhnya, kemudian ia menidurkan ke batu yang besar karena ia pikir percuma membawa masuk karena nantinya peralatan rumah akan terbakar habis dengan aura yang dikeluarkan dari tubuh Min Yu.


Setelah itu ia mengaktifkan darah Phoenix nya, sebelum itu Lian Zheng tidak kembali mengisi Qi nya lagi, karena ia tidak mempunyai waktu yang tepat dan ia pikir pasti akan lama namun jika mengaktifkan darah Phoenix saja ia rasa cukup dengan kondisinya yang sekarang.


Min Yu terus kejang-kejang dan diselimuti aura yang panas, disisi Lian Zheng, pemuda itu sudah tidak merasakan aura panas yang dikeluarkan dari tubuh Min Yu saat ia mengaktifkan darah Phoenix nya.


"Hukum Gonglu Cahaya pengobatan tahap 1-!"


Tangan Lian Zheng langsung diselimuti bola cahaya setelah itu, Lian Zheng menyalurkan hukum Gonglu cahayanya.


Setelah 10 menit Lian Zheng menyalurkan hukum Gonglu cahayanya tidak ada reaksi terhadap Min Yu sekalipun, bahkan Min Yu bertambah kejang-kejang nya.


"Sepertinya tidak ada yang bisa di obati, apa sebenarnya dengan tubuh Min Yu, guru?" ujar Lian Zheng sedikit panik saat melihat raut wajah Min Yu yang kesakitan.


"Tubuhnya sedang di tahap penyatuan dengan darah Feniks, tenanglah dan tugasmu hanya membantu memperlancar penyatuan dengan Qi mu yang tersisa..."


"Baik guru..."


Lian Zheng menyalurkan Qi yang tersisa dengan perlahan ke tubuh Min Yu, ia dengan iba menatap Min Yu karena ia pernah merasakan seperti ini apa lagi ia langsung 6 sekaligus bahkan itu Binatang Tuhan, sedangkan Min Yu hanyalah binatang Surgawi.


Walaupun Lian Zheng tidak mengisi kembali Qi nya namun bagi seseorang kultivator biasa Qi milik Lian Zheng sangatlah banyak, itu dikarenakan dantian milik Lian Zheng berbeda dengan kultivator biasa, dantian milik Lian Zheng sudah tercampur dengan darah binatang Tuhan, juga sudah tercampur oleh Surya Biru yang bisa membuat Qi bertambah netral.


2 Jam telah berlalu, Qi milik Lian Zheng tinggal sedikit lagi, raut wajah pemuda tersebut sudah pucat pasi, sedangkan Min Yu, gadis itu secara perlahan kejang-kejang yang dialaminya berkurang, sampai akhirnya Min Yu berhenti kejang-kejang bertepatan dengan Lian Zheng pingsan karena kehabisan Qi.


...****************...


See you in the next chapter

__ADS_1


Jangan Lupa Vote, Like dan Rating bintang 5 nya.


Ayo para readers beri dukungan nya ya, sankyu 👋🏼


__ADS_2