
"Guru jangan saatnya bercanda..."
"Kau tidak percaya gurumu ini!?"
"Eh, tidak... baiklah aku percaya..."
Akhirnya Lian Zheng hanya pasrah dan percaya dengan perkataan gurunya itu walaupun terdengar ada kebohongan namun Lian Zheng hanya bisa mempercayai gurunya saja.
***
Lian Zheng sudah membeli sumber daya dengan jumlah yang sangat banyak, walaupun begitu kekayaan miliknya hanya kurang seperempat dari asli kekayaan Lian Zheng, mengeluarkan belasan juta koin emas demi beberapa juta batu roh itu ialah pemborosan bagi orang akan tetapi demi kekuatan apa boleh buat.
Tentu sumber daya tersebut tidak dipakai oleh Lian Zheng sendiri, ia memperbolehkannya untuk Min Yu dan Ji Chen, karena saat nanti akan datangnya turnamen antar kultivator.
Kini, Lian Zheng bingung dengan kecepatan kultivasi Min Yu karena gadis itu setelah seminggu meningkatnya sangatlah cepat bahkan Lian Zheng tercengang dengan hal tersebut, dan juga ada rasa putus asa saat mengetahui hal itu, bagaimana tidak? Lian Zheng mati-matian untuk jalan kultivasinya cepat tapi setelah melihat Min Yu dengan mudah dan cepat gadis itu menerobos tingkatan baru membuatnya mendadak lemas.
"Jangan putus asa! kau hanya mempunyai elemen yang banyak yang membuat dantian mu itu sedikit tidak teratur, untung saja ada Junhao mungkin kultivasi mu akan melambat sangat lambat..." ujar Pecahan Jiwa.
"Junhao?"
"Jadi selama ini dia yang membuatku lancar dalam berkultivasi, pantas saja saat Junhao keluar dari tubuh ku aku merasakan dantian ku campur aduk..." gumam Lian Zheng.
__ADS_1
Lian Zheng berdiri dan keluar dari kamarnya kemudian ia melihat Min Yu dan Ji Chen sedang berkultivasi di halaman belakang dengan pohon besar yang membuat mereka tidak kepanasan sinar matahari.
"Cepatlah esok hari Min Yu akan bertanding begitu pula denganku, Ji Chen fokuskan pada Array mu suatu saat juga akan ada turnamen untuk para Ahli Formasi..."
Min Yu dan Ji Chen tidak menjawab atau mengangguk, namun Lian Zheng mengerti jika mereka bisa mendengarnya walaupun perbuatan tadi Lian Zheng rasa agak mengganggu mereka namun demi waktu Lian Zheng hanya terpaksa.
***
Ke esokan harinya, dimana turnamen akan dimulai Lian Zheng dan lainnya pun bersiap-siap, sebelum itu Lian Zheng sudah menekan aura kultivasinya seperti biasa agar tidak terlalu mencolok saat turnamen nanti, mungkin dirinya juga tidak akan mengeluarkan kekuatan yang lebih agar Kultivasinya itu tidak mudah untuk dibaca oleh orang lain.
"Min Yu kuharap kau tidak terlalu berlebih nanti saat menggunakan api Feniks mu jangan terlalu gegabah mengeluarkan api Feniks tingkat tinggi gunakan tingkat serendah mungkin agar tidak ada yang menyadarinya selain lawan mu nanti..."
Min Yu hanya menatap Lian Zheng dan mengangguk setelah mendengar perkataan Lian Zheng, kultivasi Min Yu sendiri terbilang sangatlah cepat entah apa yang membuat demikian yang terpenting sekarang kultivasi Min Yu di tingkat Master tahap coklat.
Tidak lupa saat itu Lian Zheng memperkenalkan Jinlong pada mereka berdua dan itupun diterima dengan suka cita, sekarang dengan Jinlong yang menempel dipundak Lian Zheng, mereka bertiga pun berangkat.
Lian Zheng bertanya dimana tempat turnamen kultivator yang akan diselenggarakan hari ini, setelah mendapatkan lokasi turnamen Lian Zheng, Min Yu, dan Ji Chen mereka semua segera ke tempat turnamen itu karena waktu pendaftaran turnamen sudah ingin berakhir.
Setelah sampai Lian Zheng segera ke tempat pendaftaran.
"Dari sekte mana tuan?"
__ADS_1
"Aku hanya kultivator pengelana..."
"Baiklah tuan, jika begitu ambillah ini..." petugas pendaftaran memberikan 2 lencana sesuai jumlah orang Lian Zheng ucap kan.
Lian Zheng membaca nama turnamen tersebut, "Turnamen Surgawi?" Setelah semua pendaftaran selesai, mereka semua pun segera duduk di bangku peserta, sebelum itu Ji Chen tidak diperbolehkan duduk dibangku peserta namun karena umurnya terbilang kecil ia pun diperbolehkan.
Disisi lain, seorang pria dengan tubuh gendut dan disekitarnya terdapat orang memakai pakaian yang sama ia terus melihat kelompok Lian Zheng, ia tidak melihat Lian Zheng melainkan melihat Min Yu.
"Cantik..."
"Hey kalian, setelah ini kita akan menculik perempuan itu, jika mereka melawan maka lawan lah dengan cepat karena kita tidak waktu disini yang lama..."
"Baik tuan muda ketiga."
Disisi Lian Zheng, pemuda itu merasakan ada yang mematainya dengan segera ia menoleh dan melihat seorang gendut yang menatap Min Yu dengan tatapan nafsu buruk.
Ada juga beberapa orang yang melihat Min Yu, Lian Zheng pun menyadarinya namun Lian Zheng mengabaikannya.
...****************...
See you in the next chapter
__ADS_1
Jangan Lupa Vote, Like dan Rating bintang 5 nya.