Pendekar Langit Yang Agung

Pendekar Langit Yang Agung
Ch-119. Serangan Dua Kelompok ( 2 )


__ADS_3

Semakin lama semakin terpojok posisi Lian Zheng, ia sengaja menghemat energi karena telah mengeluarkan kloningan yang cukup banyak, masing-masing kloningan tersebut setiap detik membutuhkan Qi yang cukup banyak maka dari itu setiap detik Qi Lian Zheng terkuras.


50 orang yang menyerang Lian Zheng tadi memisahkan diri menyisakan 30 orang dan 20 lagi menyerang Lian Zheng asli, Lian Zheng yang melihat lawannya berlari ke arahnya, pemuda itu langsung memputarkan tubuhnya sampai menjauh pada lawannya setelah itu ia membuat Array ditangannya lalu kemudian melemparkan ke lawannya.


'Wusshh!'


Array terpasang pada 20 lawan Lian Zheng, Lian Zheng pun tersenyum seringai.


"Dasar satu-Hujan Petir Naga Langit tahap 2!"


Seketika langit bergemuruh, petir-petir besar bermunculan menyambar tanah hingga retak, yang melihat itu pasti akan mengigil ketakutan karena sakit hebat nya daya hancur yang dihasilkan oleh petir besar tersebut.


Tiba-tiba sebuah naga transparan turun dari langit, dengan itu Lian Zheng menggerakkan jarinya dan naga itu pun bergerak sesuai Lian Zheng perintahkan, Naga transparan tersebut meliuk-liuk di atas langit.


Para lawannya pun menjadi lemas saat melihat naga transparan menyerang teman-temannya sekali terkam saja, Lian Zheng pun terkejut dengan hal tersebut ia kira tidak akan terjadi seperti ini karena teknik ini tidak terlalu banyak menggunakan Qi hanya saja dalam pengendalian naga tersebut sangat susah, walaupun begitu Lian Zheng cukup mampu mengendalikan naga transparan tersebut.


Dari kejauhan 20 siluet merah turun dari tanah, mereka melihat Min Yu dan kurungan serta dikelilingi oleh orang berpakaian hitam yang mereka tidak ketahui, saat itu mereka dapat menyimpulkan jika mereka ingin menculik Permaisuri.

__ADS_1


Gun Bai melihat Lian Zheng yang sedang menggerakkan naga dengan jarinya, saat ia lihat naganya seketika ia terkesiap dan terkejut.


"Naga langit, Naga legenda yang dibuat oleh Dewa Langit, bagaimana bisa!"


Tentu Gun Bai mengetahui naga yang sedang dikendalikan oleh Lian Zheng, berwarna transparan namun berkekuatan tinggi, naga itu hanya bisa dipanggil oleh seseorang yang mempunyai waris keturunan Dewa Langit, karena jika yang mengendalikan naga tersebut tidak memiliki kekuatan sang Dewa Langit maka ia akan dikuras tenaganya dan menyerap energi kehidupan, dan berakhir nyawa jika berlebihan memakainya.


Namun tidak jika yang mengendalikan memiliki waris kekuatan sang Dewa Langit, dengan mudah mengendalikan jika sudah terlatih dan juga tidak terlalu banyak menggunakan Qi bahkan energi Kehidupan tidak akan diserap oleh naga Langit, karena naga Langit bisa mengetahui mana tuan mana lawan.


Naga Langit terus meliuk di atas langit di iringi oleh petir-petir besar yang turun dan menyambar lawan Lian Zheng.


Langit yang bergumuruh hebat nyatanya membuat perhatian yang sangat banyak, bahkan diluar rumah Lian Zheng terjadi sebuah pertarungan sejenak berhenti setelah melihat langit bergumuruh hebat, bahkan beberapa mereka melihat naga langit yang meliuk diatas langit membuat bulu kuduk mereka seketika berdiri karena saking takutnya.


"Apa langit sedang murka?"


"Aku tidak tau, tapi bisa disimpulkan seperti itu, karena jarang sekali langit bergemuruh kencang seperti ini."


"Kalian benar, sepertinya ada penyebab dari langit yang bergemuruh kencang seperti ini..."

__ADS_1


Orang-orang menyimpulkan langit sedang murka, itu sebabnya jarang sekali langit bergemuruh hebat bahkan menyebabkan gempa susulan beberapa kali.


Seseorang bertudung hitam menatap langit dengan tatapan serius, lalu ia bergumam, "Seperti kejadian 1000 tahun yang lalu, Naga Langit turun dari bumi namun ini agak berbeda, jika Naga Langit sudah mencapai kekuatan aslinya maka gunung sekalipun bisa hancur, sepertinya ini Naga Langit yang sepenuhnya belum pulih dari kekuatan aslinya..."


Seseorang tersebut bertudung, berdiri di tengah kerumunan orang berlalu lalang dengan bantuan tongkatnya, kemudian menghilang dalam sekejap.


Disisi Lian Zheng, pemuda itu melihat Gun Bai dan lainnya datang, saat tatapan mereka bertemu Gun Bai mengangguk dikit kemudian Lian Zheng membalasnya dengan senyuman kecil, Lian Zheng tau jika Gun Bai pasti bisa merasakan apa yang sedang Min Yu rasakan seperti kondisi Min yu dan sebagainya, namun tentunya Gun Bai tidak sepenuhnya bisa, bisa saja Min Yu memutuskan tali batin antaranya dan Gun Bai namun tentu saja Min Yu belum mengetahui diri sebenarnya.


Lian Zheng, Gun Bai dan lainnya menyelesaikannya dengan cepat, Naga Langit yang terus meliuk, Gun Bai dan lainnya mengeluarkan api Feniks nya mampu membuat siapa yang menyentuhnya atau mengenai api Feniks tersebut bisa meleleh atau hancur karena daya ledaknya.


Dihalaman belakang, kloningan Lian Zheng ternyata mampu memenangkan pertempuran, namun tuan muda Long sudah melarikan terlebih dahulu dengan bantuan 5 pengawalnya.


Setelah semua beres kloningan Lian Zheng menjadi cahaya putih kemudian masuk kedalam tubuh Lian Zheng, Lian Zheng langsung menyimpan pedang Kematian agar aura pembunuh dari pedang tersebut tidak menyebar luas.


Lian Zheng melangkah ke arah Gun Bai dan pasukannya yang sedang membuka kurungan besi yang didalamnya terdapat Min Yu, setelah terbuka Min Yu pun langsung di angkat oleh Lian Zheng setelah itu Lian Zheng menaruhnya di kamar Min Yu karena kondisi Min Yu sangat lah lemah.


...****************...

__ADS_1


See you in the next chapter


Jangan Lupa Vote, Like dan Rating bintang 5 nya ✌️


__ADS_2